Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Kata orang pernikahan tidak seindah saat masa pacaran. Jika ketika pacaran pacarmu rajin antar jemput, traktir dan rela berkorban demi kamu. Tapi ketika menikah, tiba-tiba semua berubah total, termasuk soal keuangan. Kenapa ya alasannya?
Ketika seorang sudah menikah, tentu semua harus dipikirkan bersama, seperti kebutuhan pokok rumah tangga, biaya pendidikan anak, dana darurat, termasuk cicilan KPR rumah. Maka adakalanya, kita merasa pasangan kita mulai pelit.
Namun disisi lain, pelit yang dimaksud ini bukan seperti yang kamu pikirkan. Tentu pasanganmu sudah mulai memikirkan biaya pokok sehari-sehari, biaya sekolah, cicilan KPR dan dana darurat. Hal ini dilakukan untuk kesejahteraan dan stabilitas hubungan rumah tangga.
Karena itulah, kamu sebaiknya menyadari sekecil apapun permasalahan keuangan rumah tangga yang tengah di hadapi, sehingga akan:
Tapi, bagaimana jika ternyata terjadi sebaliknya, malah pasangan kamu yang tidak peduli dengan keuangan keluarga? Nah ini yang patut kamu waspadai karena hal ini menjadi salah satu red flag keuangan rumah tangga.
Baca juga: Rencanakan Keuangan dengan Bijak, Berikut ini 4 Langkah Mempersiapkan Dana Darurat
Apa Saja Tanda-tanda (Red Flags) Keuangan Rumah Tangga?
Setiap keluarga baiknya dapat mengidentifikasi tanda-tanda yang akan menjadi masalah keuangan rumah tangga atau red flags agar bisa mengatasi permasalahan keuangan sesuai dengan akar masalahnya. Berikut adalah red flags dalam keuangan berumah tangga yang dikutip dari Finansialku!
1. Pengeluaran Tidak Terkendali
Tanda pertama yang dirasakan adalah pengeluaran lebih tinggi dari penghasilan dengan anggaran yang tidak jelas. Arus kas menjadi negatif sehingga akan menimbulkan tanda-tanda masalah lainnya.
2. Bermasalah dengan Utang
Arus kas negatif akan menjurus penggunaan utang terus menerus. Gali lubang tutup lubang menjadi strategi penggunaan utang yang ternyata hanya menimbulkan masalah lebih besar.
3. Aset yang Terus Menyusut
Kesulitan keuangan akan menimbulkan cara untuk menutupi masalah dengan menjual aset yang dimiliki hingga habis. Penurunan kepemilikan aset perlu diwaspadai adanya kesulitan finansial.
4. Tidak Memiliki Tabungan dan Investasi
Tanda red flags lainnya adalah tidak adanya saldo tabungan bahkan tidak memiliki investasi untuk tujuan keuangan. Bahayanya adalah dana pendidikan anak, dana pensiun, dan dana darurat yang tidak dipersiapkan, akan muncul masalah baru di kemudian hari. Nah, jika kamu dan pasangan ingin menghindari masalah ini, yuk, tentukan instrumen investasi yang tepat sesuai kebutuhan dan tujuan keuangan.
5. Abai Terhadap Tujuan Keuangan Jangka Panjang
Sulitnya kehidupan keuangan di masa sekarang akan berdampak pada tujuan keuangan jangka panjang yang cenderung diabaikan. Kesulitan saat ini biasanya membuat suatu keluarga hanya terpaku pada masalah yang sedang dihadapinya, alih-alih memikirkan masa depan.
Perencanaan keuangan adalah kunci penting dalam menghindari masalah keuangan dan potensi konflik dalam pernikahan. Perencanaan keuangan yang baik membantu mengidentifikasi dan mengatasi potensi konflik sebelum mereka menjadi masalah serius.
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi masalah keuangan keluarga.
Baca juga: Perilaku Masyarakat dalam Menggunakan Pinjol
1. Komunikasi Secara Transparan
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menjalin komunikasi secara terbuka dengan pasangan. Komunikasi yang jujur dan terbuka adalah kunci untuk mengatasi permasalahan keuangan keluarga, agar mencapai kesepakatan bersama.
2. Evaluasi Keuangan Keluarga Terutama pada Utang
Evaluasi keuangan keluarga, terutama pada utang, adalah langkah penting untuk memahami dan mengelola situasi keuangan keluarga dengan lebih baik. Tinjau anggaran arus kas rumah tangga beserta aset dan kewajiban yang dimiliki.
3. Membuat Prioritas Bersama
Identifikasi dan tentukan prioritas keuangan keluarga secara bersama-sama. Urutkan prioritas dari yang paling penting dan mendesak terlebih dahulu. Buatlah timeline dan uraikan cara yang memungkinkan untuk mencapai prioritas-prioritas tersebut.
4. Buat Perencanaan Keuangan
Buatlah rencana keuangan keluarga secara spesifik berdasarkan prioritas-prioritas yang telah ditentukan. Tentukan alokasi untuk setiap pos pengeluaran yang mendukung tujuan bersama agar tidak menghasilkan arus kas yang negatif. Tentukan juga bagaimana cara mencapai tujuan keuangan keluarga dengan kondisi sulit yang sedang dialami.
5. Konsisten dan Disiplin
Mengatasi masalah keuangan keluarga memerlukan waktu, usaha, dan kerja sama antar anggota keluarga. Perlu kedisiplinan untuk mencapai kesejahteraan finansial. Tindakan yang konsisten akan membuahkan hasil yang kamu inginkan.
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pengelolaan sampah organik lebih mudah karena lebih mudah terurai, lantas bagaimana dengan sampah plastik?
Kamis, 8 Januari 2026 | 16:38 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB