LogoDIGINATION LOGO

13 Startup Terpilih Ikuti Program Akselerator Plug and Play

Oleh Ana Fauziyah Jumat, 12 Januari 2018 | 05:56 WIB
Share
Setelah berhasil mengadakan program akselerator batch pertama di Indonesia pada bulan September 2017 lalu, Plug and Play bekerja sama dengan perusahaan investasi Indonesia Gan Konsulindo (GK) kembali menyelenggarakan program serupa di awal tahun ini
Share

Setelah berhasil mengadakan program akselerator batch pertama di Indonesia pada bulan September 2017 lalu, Plug and Play bekerja sama dengan perusahaan investasi Indonesia Gan Konsulindo (GK) kembali menyelenggarakan program serupa di awal tahun ini.

Lebih dari 300 startup dari berbagai bidang seperti fintech, IoT, pertanian, mobile, dan hiburan telah mengikuti seleksi sejak Oktober 2017. Namun hanya 13 startup lokal dan luar negeri yang terpilih melaju ke babak selanjutnya. Ajang tersebut memang dikhususkan bagi para startup lokal dan internasional yang berencana memasuki pasar Indonesia.

Ketiga belas startup itu akan menerima banyak fasilitas dan keuntungan, antara lain pendanaan tahap awal, workshop, bimbingan, dan akses di co-working gratis di daerah Kuningan Jakarta, juga kesempatan bekerja sama dengan mitra perusahaan GK dan Plug and Play.

“Kami akan menghubungkan startup di batch kedua ini dengan mitra perusahaan kami. Dengan kolaborasi seperti itu, tentu startups akan tumbuh lebih cepat. Tidak hanya itu, kami juga akan menghubungkan mereka dengan regulator, media, dan investor, “ kata Presiden Direktur Plug and Play Indonesia Wesley Harjono, mengutip Digital News Asia (Jumat, 12/01).

Setelah mengikuti program ini selama tiga bulan, para startup ini akan dijadwalkan untuk mempresentasikan bisnis mereka di GK-Plug and Play Expo di hadapan para investor, pemerintah, eksekutif perusahaan, dan media pada bulan April 2018.

  • Editor: Wicak Hidayat
  • Sumber: Digital News Asia
TAGS
LATEST ARTICLE

Mudahnya Berbisnis di Uni Eropa Lewat Estonia...

Era digital yang semakin terbuka tanpa memandang batas membuat peluang berbisnis juga ikut terbuka lebar. Salah satunya melalui program asal Estonia ini. Yuk, cari tahu lebih lengkap!

Selasa, 18 Juni 2019 | 08:15 WIB

Memata-matai Karyawan, Boleh Nggak Sih?

Penting mengetahui apa yang sebenarnya dilakukan tenaga kerja Anda, namun banyak karyawan menolak untuk dipantau. Tetapi jika pemantauan dilakukan dengan benar, karyawanlah yang mendapat manfaatnya

Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:30 WIB