
Bitcoin Melambung Tinggi, Produk Cryptocurrency Bisa Jadi Opsi Koleksi di Masa Krisis
Berinvestasi mata uang berbasis teknologi
Selasa, 28 Juli 2020 | 16:24 WIB
Dua pekan ini harga Bitcoin kembali meroket hal tersebut tentu membawa uang kripto lain juga mengalami kenaikan. Tidak heran, beberapa orang mungkin akan tergiur ketika menemukan aplikasi yang berkaitan dengan cryptocurrency dan mengambil keuntungan lebih dari aplikasi mining atau penambangan uang crypto.
Namun beberapa kasus ditemukan, menurut laporan keamanan siber TrendMicro, aplikasi mining ini membawa program berbahaya (malware) berjenis "AndroidOS_FakeMinerPay" dan "AndroidOS_FakeMinerAd".
Kedua malware tersebut menipu pengguna untuk membayar 15 dolar AS atau sekitar Rp 215 ribuan per bulan untuk layanan berlangganan dan meningkatkan kemampuan penambangan yang nantinya akan berlipat ganda.
Padahal, berdasarkan penelusuran TrendMicro, keuntungan tersebut tidak akan pernah didapatkan pengguna. Artinya, pelaku kejahatan siber tersebut menggunakan aplikasi ini hanya untuk melakukan penipuan.
Menariknya, salahsatu aplikasi yang diblokir adalah BitFunds - Crypto Cloud Mining. Ini adalah salah satu aplikasi yang cukup populer lantaran sudah diunduh lebih dari 100.000 kali.
Setelah ditetapkan sebagai aplikasi berbahaya oleh TrendMicro, Google menghapus beberapa aplikasi penambangan mata uang kripto dari Google Play Store. Dilansir dari Merdeka, setidaknya ada delapan aplikasi yang di blokir dari Google Play Store, antara lain:
Baca juga : Ingin Terjun ke Dunia Crytocurrency? Kenali Dulu Resikonya
Meski telah dihapus dari Play Store, beragam aplikasi berbahaya ini dikira masih bisa menjalankan aksinya apabila terpasang di ponsel pengguna. Sehingga, ada baiknya untuk menghapus deretan aplikasi tersebut sesegera mungkin bagi pengguna yang telah mengunduh aplikasi tersebut.
Untuk terhindar dari aplikasi penipuan TrendMicro menyertakan beberapa ciri-ciri aplikasi yang memiliki indikasi penipuan, berikut aksi penipuan yang dilakukan Bitcoin (BTC) – Pool Mining Cloud Wallet dan Bitcoin 2021 :
Data Trend Micro Mobile App Reputation Service (MARS) mengungkapkan bahwa lebih dari 120 aplikasi cryptocurrency palsu masih online.
Baca juga : Peluang Crypto Art, Berikut Alasan dan Marketplace untuk Menjual Karya Mu!
Untuk membantu menemukan aplikasi palsu berikut yang harus dilakukan. Pertama, periksa komentar yang ditinggalkan oleh pengguna. Satu ulasan untuk aplikasi penambangan palsu mengatakan, "Aplikasi ini scam. Mudah digunakan dan tidak memanaskan ponsel Kamu, karena tidak melakukan apa-apa."
Cara lain untuk menemukan yang palsu adalah dengan memulai ulang aplikasi atau telepon saat sedang dalam proses "menambang". Sebagian besar aplikasi penambangan palsu memiliki penghitung palsu yang akan dimulai ulang dari nol jika dimatikan di tengah proses "penambangan".
Pengguna juga dapat memasukkan alamat dompet cryptocurrency palsu atau tidak valid. Jika aplikasi menerimanya dan memungkinkan untuk terus melakukan operasi, kemungkinan besar aplikasi tersebut palsu.
Dan jika tidak ada biaya yang dikenakan untuk penarikan cryptocurrency, kecurigaan Kamu harus dimunculkan. Mentransfer cryptocurrency biasanya disertai dengan biaya penanganan yang tinggi yang berarti penarikan gratis mencurigakan.
Berinvestasi mata uang berbasis teknologi
Selasa, 28 Juli 2020 | 16:24 WIBBicara aset, cryptocurrency, dan pom-pom, sebenarnya apa sih itu? Ini dia pengertian cryptocurrency dan istilah lainnya.
Kamis, 4 Maret 2021 | 07:17 WIBIndodax memberi hadiah bebas biaya persentase penarikan mulai tanggal 2 Agustus, untuk semua member
Senin, 2 Agustus 2021 | 15:57 WIBDiperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIBDoug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIBJika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIBJika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIBDi tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIBIHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIBPolri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIBBerikut Daftar Password Paling Umum Dibobol Hacker:
Senin, 30 Juni 2025 | 10:25 WIBPelanggan Apple Music dapat mulai mentransfer lagu atau playlist dari Spotify untuk iPhone, iPad, atau Android. Bagaimana caranya?
Minggu, 18 Mei 2025 | 16:12 WIBDua dari lima lulusan baru mengaku lebih pilih mengurungkan niat untuk melanjutkan proses rekrutmen jika tidak ada transparansi soal gaji.
Rabu, 30 April 2025 | 11:13 WIBSiap-siap ada beasiswa belajar data gratis!
Jumat, 25 April 2025 | 17:36 WIBSelain tanpa antre, berikut beberapa manfaat membeli emas digital:
Rabu, 16 April 2025 | 14:46 WIBBerikut 4 kontribusi open-source yang bisa mengubah lanskap bisnis di Indonesia:
Senin, 7 April 2025 | 21:04 WIBUntuk pertama kalinya di dunia, deteksi kanker kulit dapat dilakukan dalam waktu kilat menggunakan teknologi AI.
Senin, 7 April 2025 | 10:00 WIBDalam sepuluh tahun ke depan, AI akan semakin mengubah cara kita bekerja dan berinteraksi. Beberapa pekerjaan akan hilang, tetapi yang lain akan muncul.
Jumat, 28 Maret 2025 | 14:58 WIB