Sinergi Go-Jek dan Pemkab Banyuwangi Dukung Gerakan Menuju 100 Smart City

author Oleh Desy Yuliastuti Senin, 18 Desember 2017 | 11:06 WIB
Share
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Go-Jek bersinergi untuk meningkatkan pelayanan melalui program pengembangan UMKM, pelayanan kesehatan dalam bentuk pengantaran obat untuk warga kurang mampu, dan penyediaan sarana transportasi publik Rangkaian program tersebut diharapkan dapat mendukung Gerakan Menuju 100 Smart City yang dicanangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Bappenas, dan Kantor Staf Kepresidenan
Share

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Go-Jek bersinergi untuk meningkatkan pelayanan melalui program pengembangan UMKM, pelayanan kesehatan dalam bentuk pengantaran obat untuk warga kurang mampu, dan penyediaan sarana transportasi publik

Rangkaian program tersebut diharapkan dapat mendukung Gerakan Menuju 100 Smart City yang dicanangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Bappenas, dan Kantor Staf Kepresidenan.

“Banyuwangi adalah salah satu kota pertama di Indonesia yang mendapatkan peran sebagai Smart City. Kami meyakini bahwa pelayanan publik dapat berkembang dengan baik bila menggunakan teknologi. Oleh karena itu, pemerintah kota dan kabupaten tidak bisa bergerak sendiri. Perlu kolaborasi-kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk salah satunya dengan Go-Jek, untuk memanfaatkan berbagai platform-nya demi kepuasan masyarakat,” ujar Azwar Anas, Bupati Banyuwangi, dalam siaran pers yang diterima Digination.id, Senin (18/12).

Nadiem Makarim, CEO Go-Jek mengutarakan rasa bangganya bisa mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi kepada program peningkatan pelayanan publik Pemkab Banyuwangi.

“Kami sangat antusias karena Pemkab Banyuwangi dapat melihat bagaimana teknologi bisa mendorong pelayanan publik yang sudah baik, menjadi jauh lebih baik dan menyentuh jauh lebih banyak lapisan masyarakat,” kata Nadiem.

-

Beberapa kerja sama di anataranya, MoU layanan Go-Car dengan Taksi Bosowa dan Taksi Banyuwangi, sehingga kini pengguna Go-Car bisa menikmati layanan taksi lokal. Selain itu, Go-Jek juga mendukung UMKM kuliner lokal untuk bisa memanfaatkan teknologi Go-Food dalam pemasaran produk. 

Lewat program Pesta Kuliner Go-Food, masyarakat Banyuwangi bisa mengenal merchant-merchant yang tersedia di aplikasi Go-Food, sehingga nantinya masyarakat bisa memesan makanan dengan mudah lewat aplikasi dan membayar menggunakan Go-Pay.

Pemkab Banyuwangi dan Go-Jek juga meresmikan shelter Go-Jek Gancang Aron di RSUD Blambangan Banyuwangi. Peresmian shelter ini sekaligus menandai dimulainya layanan pengantaran obat untuk pasien warga miskin secara gratis.

“Sebelumnya, pasien harus mengantre lama untuk mendapatkan obat. Lalu, kami membuat program Gancang Aron sehingga mereka tidak perlu menunggu dan obat akan diantarkan. Namun, petugas kami sedikit. Dengan kerja sama bersama Go-Jek, artinya kami bisa lebih cepat mengantarkan obat melalui mitra-mitra pengemudi Go-Jek, menggunakan jasa Go-Send,” pungkas Azwar Anas.

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Mau Mulai Bisnis? Keluarlah dari Zona Nyaman!

Zona nyaman memang membuat kita sulit beranjak. Tetapi, untuk memulai bisnis kita harus keluar dari zona nyaman tersebut. Yuk, simak cerita CEO dan Co-Founder Logisly tentang bagaimana ia keluar dari zona nyaman dan memulai bisnisnya.

Senin, 19 Agustus 2019 | 14:28 WIB