Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Menjalankan sebuah usaha tidaklah semudah membalik telapak tangan. Butuh kerja keras dan modal yang cukup untuk membangun bisnis yang besar. Bicara mengenai modal, hampir semua startup di indonesia tumbuh dengan bantuan Venture Capital atau jasa penyedia modal usaha. Contoh, unicorn Indonesia, Gojek yang tahun lalu berhasil mencatatkan pendanaan sebesar US$2 miliar dari Venture Capital.
Startup terbilang telah menumbuhkan angka pendapatan negara, sejak lahirnya ekosistem bisnis digital. Pertumbuhan tersebut didukung oleh investasi tanpa akhir, termasuk pendanaan untuk unicorn Indonesia, yang nilainya mencapai US$2,5 miliar US$5,5 miliar pada tahun 2018.
Dilansir dari e-Conomy Asean 2019, ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan tumbuh mencapai US$ 130 miliar pada tahun 2025. Melihat pertumbuhan yang signifikan, tentu sangat berpeluang bagi startup yang ingin ikut mengembangkan bisnisnya dengan perusahaan unicorn. Lalu bagaimana mengembangkan bisnis dengan modal yang rendah? Yuk kenali dulu perusahaan modal ventura yang aktif mengucurkan dana ke startup-startup indonesia versi Dailysocial.
East Ventures
Perusahaan pemodal yang satu ini menjadi investor teraktif pertama versi Dailysocial. Sejak hadir pada 2009, east venture mampu berkembang menjadi salah satu pemodal terbaik di dunia dan konsisten berikan IRR (Internal Rate Of Return) yang tinggi. East Ventures menyediakan dana untuk startup dari mulai awal, hingga startup berkembang
Ada sekitar 170 startup di Asia Tenggara, yang didanai oleh perusahaan ini. Melalui investasi ke seluruh startup tersebut, 130 di antaranya lahir dan beroperasi di Indonesia. Salah satunya startup yang sukses berkat bantuan East Ventures, seperti Tokopedia dan Traveloka, bahkan mereka sukses dengan unicorn Indonesia.
East Venture kemudian mengembangkan aktivitas investasinya dengan mendukung startup dari beragam industri seperti industri penunjang e-commerce Waresix (logistik),
Xendit (pembayaran), Kudo (offline to online), Sirclo dan Shopback (pendukung e-commerce), dan Sociolla (new retail produk kecantikan).
SMDV
SMDV merupakan singkatan dari Sinar Mas Digital Verture, yang bukan lain merupakan gubahan dari perusahaan Sinar Mas Group. Perusahaan pemodal ini menjadi pemodal aktif nomor dua versi Dailysocial, SMDV juga sudah berinvestasi di fintech, peer to peer landing, Modalku.
Khusus fintech, SMDV menempuh tiga strategi untuk menjajalnya. Pertama, dengan menelurkan berbagai inovasi yang potensial; kedua, dengan berinvestasi di berbagai startup yang menggeluti fintech, dan terakhir, dengan bekerja sama.
Tidak hanya fintech, SMDV juga berinvestasi di startup bidang lain seperti e-commerce, logistik dan gaming. Salah satu startup yang telah didanai yaitu Warung pintar, dan HappyFresh.
Alpha JWS Ventures
Perusahaan pemodal teraktif nomor tiga diduduki oleh Alpha JWS Ventures. Perusahaan yang fokus berinvestasi pada startup berbasis teknologi di Indonesia ini didirikan oleh Chandra Tjan bersama Jefrey Joe dan Will Ongkowidjaja pada awal 2015. Walau terbilang masih seumur jagung, namun perusahaan Venture Capital ini mampu membesarkan startup seperti Kopi Kenangan, Sorabel, Kredivo dan Tanihub.
Tidak hanya itu JWC Venture juga telah berinvestasi sekitar 30 startup lainnya. Termasuk usaha Gibran Rakabuming, Goola, yang menerima suntikan dana sebesar US$5 juta atau setara dengan Rp71 miliar.
Agaeti Ventures
Siapa yang tak mengenal Fore? Kopi susu yang sering menemani dikala penat ini, lahir dari dana investasi Ageti Ventures. Perusahaan pemodal ini, juga mendonorkan dana pada Kargo Technologies, Bobobox, CoHive dan Yummy Corp.
Agaeti Ventures berfokus pada perusahaan baru yang mendukung teknologi Pra-Seri A dan Seri A, atau yang baru berkembang di Indonesia dan fokus ekspansi ke Asia Tenggara. Dengan dipercayanya, perusahaan pemodal ini, Agaeti Venture masuk ke dalam urutan ke 4, pemodal paling aktif versi Dailysocial.
Golden Gate Venture
Golden Gate Venture merupakan perusahaan modal ventura tahap awal yang berdiri sejak 2011. Perusahaan ini telah berinvestasi lebih dari 25 perusahaan di Asia Tenggara dengan market yang berada pada tahap Seed, Series A, dan Bridge.
Dengan menggandeng startup yang ingin berkembang pesat dengan memanfaatkan teknologi dan internet, Golden Gate Venture mampu melahirkan Startup hebat seperti, Gojek, Carousell, Alodokter, Indotrading.com, dan lain sebagainya.
Perusahaan modal ventura yang aktif mengucurkan dana lainnya yaitu, Skystar Capital, Convergence Ventures, GDP Venture, Gobi Partners, Growth dan Intudo Venture. Pada 2019, ada 113 pengumuman pendanaan yang diungkapkan. Dari 59 transaksi, dana yang terkumpul mencapai US$ 2,9 miliar. Jumlah transaksi tersebut meningkat, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, meskipun nilainya cukup dinamis.
Melihat prediksi pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan mencapai US$130 miliar pada 2025, membuka gambaran bahwa perusahaan startup akan terus bermunculan pada beberapa tahun ini. Ingat, perusahaan startup perlu penopang agar bisa berdiri tegak. Jadi, bagi perusahaan startup yang ingin merintis bersama unicorn lainnya, pintu perusahaan Venture Capital akan terbuka lebar bagi kalian semua.
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pengelolaan sampah organik lebih mudah karena lebih mudah terurai, lantas bagaimana dengan sampah plastik?
Kamis, 8 Januari 2026 | 16:38 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB