
60 Persen Kekuatan Ekonomi Indonesia Ada di Sektor UMKM
Tahun 2018 diprediksi akan menjadi puncak pertumbuhan ekonomi kreatif
Minggu, 14 Januari 2018 | 02:15 WIBSebagai salah satu ujung tombak perekonomian Indonesia yang menyumbang sekitar 60% pertumbuhan domestik bruto nasional, UMKM perlu didorong agar terus bertumbuh. Apalagi dalam menjual produk secara online.
Sayangnya, dari 60 juta UMKM di Indonesia, baru 5% yang go digital. Melihat situasi ini, Halosis, platform social commerce yang menyediakan asisten visual untuk menerima order, pencatatan order, manajemen stok dan pesanan secara resmi diluncurkan pada Selasa, 12 Maret 2019 di Jakarta dalam versi 2.0.
Dalam versi terbaru ini, Helosis menggunakan teknologi Artifical Intelligence dengan teknologi Natural Languange Processing (NLP) dari Kata.ai. Hana, sang asisten virtual yang bertugas untuk membantu mengelola orderan selama 24 jam.
"Mengatasi masalah apapun jika dibantu dengan teknologi bisa lebih efisien dan optimal. Inilah yang Halosis lakukan untuk memajukan UMKM " kata Andrew Darmadi, Founder dan CEO Halosis.
Co-Founder dan CTO Halosis, Adi Kurniadi mengklaim dalam satu tahun beroperasinya Halosis berhasil mengubah 199.200 chats menjadi 40.236 orders dengan nilai transaksi sekitar USD 1 juta.
Baca juga: Sst... Ini Dia Tren Artificial Intelligence Tahun 2019!
"Solusi kita membangun teknologi dengan personality untuk mengembangkan sistem jual beli yang cepat, simpel dan personal," ujar Adi.
Mendorong semakin banyak UMKM yang go online, Halosis terhubung dengan berbagai industri terkait yakni pengiriman, aplikasi massaging, e-wallet dan perbankan guna mengakomodasi seluruh transaksi online.
Tidak seperti aplikasi lainnya, layanan Halosis tidak perlu diunduh karena semuanya berbasis situs. Para pemilik UMKM hanya perlu mencantumkan link Halosis yang telah terkoneksi dengan toko untuk bisa berkomunikasi dengan Hana.
Andrew mengklaim layanannya dapat memangkas banyak waktu secara efisien. Pada tahun lalu tercatat Halosis membantu mitranya meringkas waktu sampai dengan 500 ribu hingga 1 juta jam.
Baca juga: Artificial Intelligence Bantu Jaringan Ritel
Setelah dua tahun berjalan, platform social commerce yang telah memperoleh pendanaan Pre series A dari Angel investor ini menargetkan akan menambah 30 ribu UKM tahun 2019 ini dan 1 juta pengguna pada 2022 mendatang.
Dari segi teknologi, CTO Halosis Sonya Johar menjelaskan bahwa ke depannya Halosis akan mengembangkan teknologi AI yang dipakai untuk dapat menyimpan lebih banyak data dan mengelola data user untuk memberikan personalisasi yang maksimal.
"Dari data yang kita kumpulkan dari user, akan kita kelola kedepannya untuk memberikan rekomendasi produk dan mengolah data tersebut dengan AI," tutup Sonya.
Sudah coba?
Baca juga: Benarkah Artificial Intelligence Akan Menggantikan Tenaga Marketing?
Tahun 2018 diprediksi akan menjadi puncak pertumbuhan ekonomi kreatif
Minggu, 14 Januari 2018 | 02:15 WIBKalau bisnis kamu semakin berkembang, jangan sampai salah pilih karyawan. Risikonya, kehilangan data-data penting.
Senin, 5 November 2018 | 08:25 WIBPasti bisa, kok buat startup yang punya pengaruh besar untuk masyarakat! Contohnya Titipku yang baru aja dapat penghargaan...
Senin, 11 Maret 2019 | 16:00 WIBDiperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIBDoug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIBJika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIBJika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIBDi tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIBIHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIBPolri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIBBerikut Daftar Password Paling Umum Dibobol Hacker:
Senin, 30 Juni 2025 | 10:25 WIBPelanggan Apple Music dapat mulai mentransfer lagu atau playlist dari Spotify untuk iPhone, iPad, atau Android. Bagaimana caranya?
Minggu, 18 Mei 2025 | 16:12 WIBDua dari lima lulusan baru mengaku lebih pilih mengurungkan niat untuk melanjutkan proses rekrutmen jika tidak ada transparansi soal gaji.
Rabu, 30 April 2025 | 11:13 WIBSiap-siap ada beasiswa belajar data gratis!
Jumat, 25 April 2025 | 17:36 WIBSelain tanpa antre, berikut beberapa manfaat membeli emas digital:
Rabu, 16 April 2025 | 14:46 WIBBerikut 4 kontribusi open-source yang bisa mengubah lanskap bisnis di Indonesia:
Senin, 7 April 2025 | 21:04 WIBUntuk pertama kalinya di dunia, deteksi kanker kulit dapat dilakukan dalam waktu kilat menggunakan teknologi AI.
Senin, 7 April 2025 | 10:00 WIBDalam sepuluh tahun ke depan, AI akan semakin mengubah cara kita bekerja dan berinteraksi. Beberapa pekerjaan akan hilang, tetapi yang lain akan muncul.
Jumat, 28 Maret 2025 | 14:58 WIB