LogoDIGINATION LOGO

Samsung Investasi 300 Juta dolar AS untuk Teknologi Mobil Tanpa Awak

author Oleh Ana Fauziyah Senin, 18 September 2017 | 04:37 WIB
Share
Raksasa teknologi Samsung diberitakan telah menyiapkan dana 300 juta dolar AS atau sekitar 4
Share

Raksasa teknologi Samsung diberitakan telah menyiapkan dana 300 juta dolar AS atau sekitar 4.000 triliun rupiah untuk berinvestasi pada teknologi mobil tanpa awak dan mobil yang terhubung pada sensor cerdas, machine vision, sistem keamanan dan komputasi berperforma tinggi.

Dilansir dari ZDnet (Senin, 18/9), Samsung akan melakukan investasi pertama dana tersebut sebesar 75 juta dolar AS sekitar 1 triliun rupiah di TTTech, sebuah perusahaan pengontrol jaringan dan keamanan yang bekerja pada integrasi perangkat lunak yang kompleks untuk platform penggerak otomatis.

Samsung sebelumnya juga telah melakukan investasi di startup otomotif lainnya, termasuk AImotive dan Renovo untuk pengembangan automatisasi mengemudi, TetraVue, dan Oculii untuk sensor, Autotalks dan Valens untuk konektivitas dan Graphcore untuk komputasi berperforma tinggi.

Perusahaan asal Korea Selatan tersebut dengan jelas memberi isyarat ketertarikannya pada bidang ini dengan mengakuisisi perusahaan teknologi mobil yang terhubung Harman seharga 8 miliar dolar AS setara dengan 106 triliun rupiah. Samsung mengatakan bahwa Harman kini telah mendirikan unit bisnis baru yang bekerja pada  sistem autonomous and advanced driver assistance.

Samsung juga telah mendapatkan lisensi untuk pengujian mobil tak berawak yang sedang dikembangkan di Korea Selatan dan California Amerika Serikat. Meskipun begitu, perusahaan tersebut menyatakan tidak akan memasuki bisnis manufaktur mobil, namun hanya berinvestasi dan bekerja sama dengan pembuat mobil untuk proyek mereka tersebut.

  • Editor: Wicak Hidayat
  • Sumber: ZDnet
TAGS
LATEST ARTICLE

Penerapan Artificial Intelligence di Tokopedia

Artificial Intelligence menjadi salah satu hal yang akan terus menjadi tren pada tahun ini. Bagaimana penerapan AI pada salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, Tokopedia?

Kamis, 6 Februari 2020 | 14:47 WIB

Digitalisasi UKM

99,2% pelaku usaha berskala UKM, membangun perekonomian berarti memberikan dukungan bagi UKM; yang salah satunya dengan Digitalisasi UKM

Jumat, 31 Januari 2020 | 14:31 WIB

Trend Teknologi 2020

Kemana arah perkembangan teknologi? Inilah trend teknologi yang akan berkembang pesat pada 2020

Selasa, 28 Januari 2020 | 13:05 WIB

Mau Mulai Bisnis? Keluarlah dari Zona Nyaman!

Zona nyaman memang membuat kita sulit beranjak. Tetapi, untuk memulai bisnis kita harus keluar dari zona nyaman tersebut. Yuk, simak cerita CEO dan Co-Founder Logisly tentang bagaimana ia keluar dari zona nyaman dan memulai bisnisnya.

Senin, 19 Agustus 2019 | 14:28 WIB