LogoDIGINATION LOGO

Luncurkan Fitur Tambahan, Instagram Berikan Fleksibilitas Lebih Bagi Pengiklan

Oleh Ana Fauziyah Jumat, 15 September 2017 | 03:11 WIB
Share
Instagram Stories yang diluncurkan pada bulan Agustus 2016 dan diikuti dengan iklan dalam Stories pada bulan Maret 2017 telah memberikan baru bagi pengguna dan segera menyesuaikannya dengan strategi bisnis mereka
Share

Instagram Stories yang diluncurkan pada bulan Agustus 2016 dan diikuti dengan iklan dalam Stories pada bulan Maret 2017 telah memberikan baru bagi pengguna dan segera menyesuaikannya dengan strategi bisnis mereka.

Saat ini lebih dari 50% bisnis telah membuat Stories dalam jangka waktu satu bulan terakhir. Instagram Stories kini telah menjadi platform yang semakin kuat bagi brand untuk tampil menonjol dengan 250 juta pengguna di seluruh dunia aktif menonton dan membuat Stories setiap harinya.

Hanya dalam jangka waktu satu tahun sejak diluncurkannya, format Stories telah mengubah cara brand terhubung dengan pelanggan serta menginspirasi mereka. Demi memberikan lebih banyak fleksibilitas bagi para pengiklan tentang bagaimana mereka membuat dan membeli iklan dalam Stories, Instagram menambag beberapa kapabilitas tambahan antara lain:

  1. Integrasi dengan Facebook Canvas, yang menawarkan extension lebih mudah untuk pengalaman menonton Instagram Stories dalam layar penuh (full screen).
  1. Pilihan mengunggah yang memungkinkan pebisnis untuk menggunakan Stories organik mereka sebagai iklan di Power Editor dan Ads Manager, dan membuka kesempatan bagi mereka untuk memanfaatkan berbagai peralatan kreatif yang terdapat dalam kamera Instagram Stories.
  1. Optimasi placement untuk menjalankan kampanye di Facebook, Instagram dan Audience Network sekaligus.
  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Kuliner Passionmu? Ikutan Ini, Nyok!

Permasalahan dalam Industri kuliner di Indonesia cukup rumit. Tapi, jangan khawatir! Yuk, tengok potensi dan peluangnya.

Senin, 22 April 2019 | 17:13 WIB

Masih Berharap Uang Tunai Dalam Dompet Konsumen?

Semakin praktis dan populernya layanan dompet digital sedikit-banyak akan mendorong konsumen untuk ganti dompet. Masih berharap ada uang tunai dalam dompet konsumen?

Jumat, 5 April 2019 | 10:47 WIB