3 Cara Menghidupkan Bisnis
Bagi sebagian orang, musik tidak hanya seni tapi juga bisnis
Senin, 16 April 2018 | 05:02 WIB
Bagi para founder startup yang sedang berusaha mengembangkan perusahaannya, mengikuti program akselerator atau inkubator menjadi salah satu cara. Penelitian Harvard Business Review 2017 menunjukkan bahwa program akselerator terbukti bisa membantu startup untuk berkembang.
Istilah akselerator dan inkubator masih sering dianggap memiliki makna yang sama, padahal berbeda, lho. Keduanya memang memfasilitasi startup dari mulai tempat kerja, pelatihan bisnis, mentoring serta pendanaan awal (seed funding). Namun ada beberapa perbedaan utama yang harus diperhatikan oleh para founder startup sebelum mendaftar. Apa saja perbedaanya? Yuk kita bahas satu persatu.
Baca juga: Apakah IPO untuk Startup Masih Worth It?
Akselerator
Akselerator bertujuan ''mempercepat'' pertumbuhan perusahaan. Program ini biasanya berjangka waktu tertentu, dari beberapa minggu hingga bulanan. Para founder nantinya akan bekerja dengan mentor untuk membangun bisnis dan mencari solusi permasalahan yang ada. Y Combinator, Techstars, dan Brandery adalah beberapa akselerator yang paling populer di dunia.
Tahap akselerator dimulai dengan seleksi berkas yang ketat. Y Combinator misalnya hanya menerima 2% dari berkas yang diajukan, sementara Techstars hanya memberikan 10 tempat dari sekitar 1.000 berkas yang diterimanya.
Awalnya para stratup terpilih diberikan investasi awal dan akses ke jaringan mentor yang terdiri dari para eksekutif startup, pemodal ventura, ahli bisnis dan investor. Jaringan mentor yang ditawarkan tidak sedikit, Techstars misalnya memiliki raturan mentor dalam program akseleratornya.
Pada akhir program, semua startup akan melakukan presentasi atau demo day yang dihadiri oleh para investor dan media. Pada tahap ini, diharapkan bisnis startup yang dibangun dapat berkembang. "Tujuan akselerator adalah membantu startup mempersingkat waktu membangun bisnis yang biasanya butuh waktu hingga 2 tahun menjadi hanya beberapa bulan saja," kata Mike Bott, General Manager Brandery.
Baca juga: Butuh Modal? Kamu Bisa Pinjam ke Startup
Inkubator
Berbeda dengan akselerator, inkubator membantu "menetaskan" ide-ide seputar konsep, model bisnis hingga pembuatan produk awal. Program inkubator bisa diikuti oleh perusahaan atau bahkan entrepreneur perorangan sekalipun. Jangka waktu yang dibutuhkan biasanya 6 hingga 18 bulan dengan tujuan utama mempersiapkan startup ke fase accelerator atau pendanaan tahap lanjut.
Tidak semua inkubator mengawali programnya dengan seleksi berkas, ada beberapa inkubator yang hanya memilih startup tertentu untuk bisa masuk ke dalam program. Dalam inkubator, startup akan menyempurnakan ide, membangun rencana bisnis, mengidentifikasi masalah dan berjejaring dalam ekosistem startup.
Karakteristik inkubator adalah memiliki co-working space untuk bekerja, mempunyai banyak mentor, dan terhubung dengan komunitas lokal. Contoh inkubator yang terkenal di dunia adalah idealab.
Jika diibaratkan, akselerator adalah rumah kaca bagi bibit-bibit tanaman untuk mendapatkan kondisi yang bagus untuk tumbuh, sedangkan inkubator lebih pada mencocokkan benih berkualitas dengan tanah terbaik untuk bertumbuh. Baik inkubator dan akselerator menawarkan peluang besar membantu startup agar dapat berkembang, tetapi tergantung pilihanmu, dimana kamu harus memulai?
Siap?
Baca juga: Startup, Jangan Buang Waktu untuk Sesuatu yang Nggak Jelas!
Bagi sebagian orang, musik tidak hanya seni tapi juga bisnis
Senin, 16 April 2018 | 05:02 WIB
Budget minimal tapi ingin branding terbaik. Berikut 10 tipsnya!
Senin, 20 Agustus 2018 | 15:55 WIB
Bagaimana cara membuat proposal yang meyakinkan investor? Simak tips dari Direktur Angkasa Pura II berikut ini..
Selasa, 21 Agustus 2018 | 11:50 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB