THR Cair Setahun Sekali, Simak 4 Strategi Investasi Emas yang Cerdas!
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Bisnis kuliner memang sangat menjanjikan di Indonesia, khususnya di Jakarta. Riset Jakarta Dining Index oleh Qraved menyatakan bahwa warga Jakarta setiap tahunnya mengunjungi restoran hingga 380 juta kali dan merogoh kocek hingga US$1,5 miliar atau kisaran Rp21,4 triliun. Fakta ini ditopang dengan pertumbuhan restoran kelas menengah sepanjang lima tahun terakhir yang meningkat hingga 250% menurut data Market Access Secretariat Global Analysis Report. Tak heran bila Jakarta memiliki banyak sekali pilihan restoran.
Di sisi lain, gaya hidup sehat juga tengah marak di Indonesia. Sayangnya, jumlah restoran yang menawarkan menu makanan sehat selain masih sangat terbatas, harganya pun terkadang tidak pas untuk kantong. Seakan-akan, bisnis kuliner di Indonesia memfokuskan diri dalam menawarkan gaya hidup yang tidak sehat melalui junk food. Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa di tahun 2016, penduduk Jakarta menempati posisi pertama untuk angka obesitas dengan persentase sekitar 39,7%. Angka ini 2,5 kali lebih besar daripada persentase tingkat obesitas terendah, yaitu Nusa Tenggara Timur yang hanya 15,2%.
“Obesitas disebabkan oleh kebiasaan dan pola makan orang Jakarta yang hobi mengkonsumsi junk food, stress serta kurangnya aktivitas fisik,” kata Dr. Mahesa Paranadipa, M.H., Ketua bidang Organisasi dan Sistem Informasi Kelembagaan PB IDI.
Baca juga:
https://digination.id/updates/bekraf-adakan-kompetisi-startup-kuliner
Tren healthy lifestyle akan makin berkembang, peluang usaha makanan sehat juga makin besar. Nah, jika Kamu tertarik membidik segmen ini, kamu bisa mencontoh apa yang dilakukan oleh Lemonilo. Bekerja sama dengan ratusan UKM di berbagai wilayah Indonesia sebagai mitra produsen, Lemonilo mengisi celah pasar makanan sehat melalui “Gerakan Cafe dan Ropang Sehat” yang menggandeng puluhan pengusaha kuliner Ibukota.
Gerakan ini menawarkan menu mie berbahan alami dengan harga terjangkau yang bebas dari bahan pengawet, pewarna, serta tanpa tambahan MSG sebagai salah satu menu di berbagai restoran dan café di Jakarta. Shinta Nurfauzia, CEO Lemonilo, mengungkapkan gerakan ini digagas untuk membangun Indonesia yang lebih sehat. Caranya sangat mudah, mulai dari menawarkan pilihan menu yang lebih sehat dengan harga yang terjangkau.
“Harapan kami, dengan adanya pilihan menu yang lebih sehat di tempat-tempat yang sebelumnya tidak menawarkan menu sehat, bisa membantu masyarakat Indonesia untuk memulai pola hidup yang lebih sehat secepatnya. Harga menu di berbagai tempat ini juga sangat terjangkau, mulai dari 18 ribu sehingga siapapun bisa menikmatinya,” ujar Shinta. Lewat menu yang lebih sehat dan terjangkau, diharapkan masyarakat Indonesia terbantu untuk menjaga kesehatan tubuh mereka. Selain itu, nongkrong di café pun bisa dilakukan dengan cara yang sehat dan tidak merusak tubuh. Bagaimana, Kamu tertarik mencoba bisnis kuliner sehat?
Baca juga:
Go-Jek Bantu Majukan Bisnis UMKM Kuliner, Bagaimana Caranya?
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB