LogoDIGINATION LOGO

Difabel Juga Bisa Sukses Bisnis Online

author Oleh Desy Yuliastuti Selasa, 17 Juli 2018 | 09:13 WIB
Share
Masyarakat berkebutuhan khusus atau difabel sering menghadapi banyak tantangan dalam persaingan kerja
Share

Masyarakat berkebutuhan khusus atau difabel sering menghadapi banyak tantangan dalam persaingan kerja.

Namun, sebuah kelompok usaha di daerah Bojong Menteng, Bekasi, bernama Kelompok Usaha Penduduk Disabilitas (KUBE PANDA) membuktikan bahwa kaum difabel mampu berbisnis mandiri, tanpa terhalang oleh keterbatasan yang dimiliki.

Kaum difabel KUBE PANDA memproduksi berbagai jenis makanan ringan dan tradisional, seperti onde-onde betawi, stik bawang ,akar kelapa, singkong, gadung hingga sambel pecel, dengan harga jual di kisaran Rp20-40 ribu.

Produk produk tersebut juga telah terdaftar di DEPKES, BPOM, dan Dirjen Hak Kekayaan Intelektual, yang kemudian dipasarkan melalui berbagai pameran di sekitar Bekasi dan Jakarta.

Melihat besarnya peluang perkembangan bisnis dari kelompok usaha ini, Komunitas Tokopedia atau TopCommunity Bekasi, melalui program Community Hero, mengajak para penghuni KUBE PANDA untuk mengoptimalkan pemasaran produknya secara online

-

Ketua Komunitas TopCommunity Bekasi, Fajar Fathurrahman, menjelaskan program ini fokus mengedukasi masyarakat sekitar yang sudah memiliki usaha, tetapi belum mengetahui cara berjualan secara online, khususnya di platform Tokopedia.

Para difabel diajarkan membuka toko, menambah produk, menerima pemesanan, dan sebagainya. Setelah itu, semua peserta langsung mempraktikkannya.

“Saya tidak hanya kagum dengan variasi produk KUBE PANDA yang tergolong lengkap, tetapi juga packaging-nya yang sangat bagus. Akan lebih baik lagi jika jangkauan pemasarannya diperluas melalui platform online. Semoga edukasi yang diberikan dapat menambah semangat mereka dalam berkarya sekaligus membantu meningkatkan penghasilannya,” kata Fajar.

Sementara itu, Pendiri KUBE PANDA, Paini mengapresiasi dan berterima kasih. “Terlihat semangat dan antusiasme tinggi dari anak - anak di sini untuk mengembangkan bisnis ke ranah online. Semoga semangat wirausaha bisa semakin terpupuk di dalam diri mereka,” ujarnya optimis.

TopCommunity Bekasi sudah terbentuk selama 2 tahun tahun sejak 2016. Sebagai wadah pemersatu Toppers Bekasi, TopCommunity juga fokus melakukan berbagai inisiatif pengembangan UMKM di wilayah Kota Bekasi. Saat ini, Komunitas TopCommunity sendiri sudah ada di puluhan kota di seluruh Indonesia.

Baca juga: 6 Tips Memulai Bisnis Online Sebagai Penghasilan Tambahan

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Mau Mulai Bisnis? Keluarlah dari Zona Nyaman!

Zona nyaman memang membuat kita sulit beranjak. Tetapi, untuk memulai bisnis kita harus keluar dari zona nyaman tersebut. Yuk, simak cerita CEO dan Co-Founder Logisly tentang bagaimana ia keluar dari zona nyaman dan memulai bisnisnya.

Senin, 19 Agustus 2019 | 14:28 WIB

Ini Dia Konsep Smart City ala TIBCO!

Konsep smart city banyak ditawarkan oleh beberapa perusahaan, salah satunya TIBCO Software Inc. Seperti apa sih konsepnya?

Selasa, 30 Juli 2019 | 11:15 WIB