Cara Bikin “Caricature of Me and My Job” Pakai ChatGPT, Sudah Coba?
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Untuk mencapai kesuksesan, kita biasanya akan mengikuti jalan orang-orang luar biasa yang mampu membangun sesuatu dengan cepat dan sangat besar.
Namun, kita juga dapat melihat di sisi sebaliknya, melihat orang-orang biasa yang mampu bertahan meskipun telah gagal berulang kali, seperti Bryan Long.
Dalam membangun kariernya, Long telah mengalami kegagalan. Tidak hanya sekali atau dua kali, tetapi berulang-ulang kali.
Bagi mahasiswa straight-A dengan IPK 4.0, hal tersebut mungkin akan menjadi pukulan yang sangat telak, yang cukup untuk membuatnya menyerah dan kembali ke pekerjaannya.
Tapi apa yang dipikirkan Long berbanding terbalik dengan hal tersebut. Menurutnya, hal tersebut mengajarkannya untuk mengubah pandangan dalam melihat kegagalan.
Kegagalan ini bermula saat Long membangun startup pertamanya Big Life Treats di usianya yang ke-32 pada tahun 2010.
Dua tahun berjalan, Long harus menyuntikan SGD 120,000 dari tabungannya untuk mempertahankan perusahaan tersebut dan membangun tim dengan cepat.
Namun, berhadapan dengan co-founder yang berbeda jalan dan persaingan sengit di Groupon, bisnis tersebut pun harus menuai kegagalan.
Long bahkan sempat berpikir bahwa dirinya akan putus asa, tetapi setelah meminta saran kepada “Aunt Google” dan menemukan sebuah buku "The Lean Startup" karangan Eric Ries, yakni sebuah panduan berbisnis yang menganjurkan analisis diri dan adaptasi berkelanjutan, sikapnya pun berubah.
Baca Juga:
Alasan Utama Kenapa Bisnis Bisa Gagal
Long sadar bahwa kegagalan bukan waktu untuk menyerah, tetapi waktu untuk mengevaluasi apa yang membuatnya gagal dan apa yang perlu diubah.
Dia bahkan menegaskan bahwa kesuksesan dan kegagalan hanya sebuah titik data, yang tidak akan berguna jika kita tidak dapat mengevaluasinya.
Di tahap selanjutnya, alih-alih menyuntikan dana yang besar untuk mempertahankan perusahaannya, Long memilih mengikuti pendekatan “membangun, mengukur, belajar” dari Ries.
Dia kemudian membangun sebuah situs web dasar, dan kemudian menghubungi penggunanya untuk mendapatkan umpan balik.
Namun dalam waktu kurang dari dua bulan, Long menyadari bahwa produknya tersebut tidak memiliki pasar di Singapura, oleh karena itu dia pun berhenti.
Lalu pada tahun 2015, dia pun membangun bisnis ketiganya Stacck, yakni sistem komunikasi restoran. Di bisnis ketiganya ini, Long berhasil mengumpulkan SGD 1,7 juta, membangun tim, dan mengambil gaji pertamanya.
Mekipun pada akhirnya harus menjual Stacck, proses ini yang membuat Long mendapatkan jawaban dari satu pertanyaan besarnya mengenai wirausahawan. Menurut Long, jawaban dari “apa rahasia dari bisnis yang sukses?” adalah tim dan waktu.
Dia menyebutkan, banyak orang berharap dapat membangun usahanya dan langsung booming, tetapi kenyataannya tidak seperti itu.
Long menegaskan, dia menyadari bahwa butuh waktu untuk membangun keterampilan dan juga hal-hal yang berkaitan tentang tim bisnis.
Menurut Long, banyak orang melihat kegagalan sebagai titik akhir, tetapi sebenarnya hal itu membawa kita ke pintu yang sama sebagai pintu menuju kesuksesan.
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB