LogoDIGINATION LOGO

Bangun Layanannya Bersama Mitra, Grab Kenalkan GrabPlatform

Oleh Sukindar Rabu, 11 Juli 2018 | 04:20 WIB
Share
Membawa strategi platform terbuka untuk membangun superapp (aplikasi super) harian pertama di Asia tenggara, Grab mengumumkan GrabPlatform sebagai bagian di dalamnya
Share

Membawa strategi platform terbuka untuk membangun superapp (aplikasi super) harian pertama di Asia tenggara, Grab mengumumkan GrabPlatform sebagai bagian di dalamnya.

GrabPlatform merupakan serangkaian API (Application Programming Interface) atau Antarmuka Pemrograman Aplikasi, yang akan memberikan akses kepada para mitra untuk menjangkau komponen utama teknologi Grab, termasuk transportasi, logistik, pembayaran, otentikasi pengguna, perpesanan, wawasan, dan pemetaan.

Dengan menggunakan GrabPlatform, Grab berencana menambahkan lebih banyak layanan harian dalam aplikasi Grab bekerja sama dengan mitra terbaik di kelasnya, melalui integrasi layanan.

Di sisi lain, para mitra akan memperoleh kesempatan berkembang lebih efisien dengan memanfaatkan basis pengguna dan saluran distribusi terbesar Grab di Asia Tenggara.

Baca Juga:
Kemitraan Bisa Mensejahterakan Pekerja

GrabPlatform akan memberikan akses ke kombinasi aset inti Grab, dari mulai jaringan distribusi 7,1 juta pengemudi, mitra pengiriman, agen dan pedagang, jangkauan 225 kota di delapan negara Asia Tenggara, serta rangkaian teknologi dan produk yang kuat yang telah dilokalkan.

CEO sekaligus co-founder Grab Anthony Tan mengungkapkan, GrabPlatform dapat memperkuat nilai ekonomi untuk seluruh Asia Tenggara, bahkan dapat menjadi lebih dari apa yang bisa diciptakannya sendiri.

Menurut Tan, Asia Tenggara akan menjadi wilayah dengan perekonomian terbesar keempat pada tahun 2050 dengan semakin banyak orang yang pindah ke kelas menengah, dan infrastruktur teknologi yang semakin meningkat.

"Menggabungkan aset Grab dengan keahlian khusus dari mitra kami akan memungkinkan Grab dan mitra kami tumbuh paling efisien dan cepat untuk melayani lebih banyak pelanggan Asia Tenggara setiap hari," kata Tan.

  • Editor: Wicak Hidayat
  • Sumber: Digital News Asia
TAGS
LATEST ARTICLE

Kuliner Passionmu? Ikutan Ini, Nyok!

Permasalahan dalam Industri kuliner di Indonesia cukup rumit. Tapi, jangan khawatir! Yuk, tengok potensi dan peluangnya.

Senin, 22 April 2019 | 17:13 WIB