LogoDIGINATION LOGO

Hadapi Transformasi Digital, Riset Juga Diperlukan

Oleh Sukindar Senin, 2 Juli 2018 | 03:18 WIB
Share
Teknologi digital tidak hanya mengubah pasar dan perekonomian
Share

Teknologi digital tidak hanya mengubah pasar dan perekonomian. Menurut Alibaba Group, hal tersebut bahkan berpotensi untuk meningkatkan kualitas kehidupan umat manusia.

Executive Chairman Alibaba Group Jack Ma menyebutkan, “Perkembangan teknologi yang semakin pesat telah mengubah berbagai aspek kehidupan masyarakat secara cepat pula. Jadi saat kita melihat berbagai keuntungan dari teknologi, penting juga bagi kita untuk memahami tantangan yang akan kita hadapi serta bagaimana kita dapat bekerja sama untuk menjawab tantangan tersebut.”

Oleh sebab itu, perusahaan yang berbasis di Tiongkok tersebut membentuk Luohan Academy, yakni sebuah platform riset yang terbuka dan berbasis kolaborasi.

Institusi ini dibentuk untuk menghadapi berbagai tantangan universal yang dihadapi oleh masyarakat dunia akibat perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Pada awal pembentukannya, institusi yang akan bekerja sama dengan badan-badan riset internasional untuk menjawab tantangan di berbagai bidang, sementara akan fokus pada bidang ekonomi digital.

Baca Juga:
3 Kunci Sukses Dari Taobao University

“Saya merasa kita hidup di zaman peralihan. Di satu sisi kita mendapatkan berbagai kemudahan yang dihasilkan oleh perubahan teknologi, namun di sisi lain kita juga mendapatkan berbagai tantangan. Kita harus berpikir bagaimana masyarakat akan menghadapi hal ini, terutama pada bidang ekonomi,” ungkap Markus Brunnermeier, profesor ekonomi di  Princeton University.

Profesor yang juga menjadi salah satu anggota akademisi di Luohan Academy juga menyebutkan, untuk menghadapi hal tersebut diperlukan langkah yang matang dalam memanfaatkan teknologi dan ilmu sosial, guna mendapatkan hasil terbaik untuk masyarakat.

“Jangan sampai kita berkata tidak pada teknologi-teknologi baru hanya karena mereka memunculkan tantangan yang baru,” ujar Markus Brunnermeier.

Sebagai tambahan informasi, Nama Luohan diambil dari filosofi ajaran Buddha Tiongkok, di mana terdapat 18 orang yang telah terbebas dari keinginan duniawi, yang merepresentasikan kebijaksanaan, keberanian, dan kekuatan.

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Kuliner Passionmu? Ikutan Ini, Nyok!

Permasalahan dalam Industri kuliner di Indonesia cukup rumit. Tapi, jangan khawatir! Yuk, tengok potensi dan peluangnya.

Senin, 22 April 2019 | 17:13 WIB

Masih Berharap Uang Tunai Dalam Dompet Konsumen?

Semakin praktis dan populernya layanan dompet digital sedikit-banyak akan mendorong konsumen untuk ganti dompet. Masih berharap ada uang tunai dalam dompet konsumen?

Jumat, 5 April 2019 | 10:47 WIB

AI untuk UMKM. Mmm, Seperti Apa, ya?

Dari 60 juta UMKM Indonesia hanya 5 % yang sudah memanfaatkan internet. Untuk mendorong pertumbuhan ini Halosis hadir untuk memajukan UMKM dengan teknologi Artificial Intelligence.

Kamis, 14 Maret 2019 | 09:30 WIB