Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Bank Indonesia bersama perbankan meluncurkan kartu debit berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). GPN sendiri merupakan sistem yang menyatukan berbagai sistem pembayaran atau transaksi perbankan agar saling terkoneksi.
Kartu GPN bisa dimiliki secara gratis dengan menukarkan kartu ATM dan/atau kartu debit di kantor cabang Bank terdekat. Untuk nasabah yang baru membuka rekening maka akan otomatis ditawarkan kartu berlogo GPN.
Per 1 Januari 2022, Bank Indonesia mewajibkan seluruh nasabah bank untuk memiliki minimal satu kartu ATM dan/atau kartu berlogo garuda merah ini. Nantinya, BI juga menargetkan untuk menerbitkan kartu kreditberlogo GPN pada 2019 mendatang.
Nah, hadirnya GPN pasti bikin kamu bertanya-tanya, sebenarnya apa perbedaan kartu debit berlogo GPN dengan kartu berlogo internasional? Lalu apa keuntungannya? Yuk, mengenal lebih jauh kartu jenis ini!
Sebenarnya, perbedaan fungsi kartu debit berlogo GPN tidak terlalu signifikan dengan kartu debit berlogo prinsipal asing, seperti Visa dan Mastercard. Namun, hal yang membedakan adalah pemrosesan transaksi (routing) kartu debit berlogo GPN dilakukan di dalam negeri.
Setelah ada kartu debit berlogo GPN, kartu berlogo Visa dan Mastercard tetap boleh beredar dan digunakan. Akan tetapi, kartu berlogo GPN hanya bisa dipakai untuk berbelanja di dalam negeri saja.
“Kartu berlogo domestik hanya bisa dipakai di domestik. Sedangkan kartu yang berlogo internasional, bisa dipakai di domestik dan internasional. Bedanya apa? Bedanya yang berlogo domestik sudah pasti pemrosesan transaksinya lebih murah,” jelas Kepala Pusat Program Transformasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko.
Merujuk data Bank Indonesia, saat ini perbankan sudah mencetak 400.000 kartu debit berlogo GPN. Selain itu, 98 perbankan juga sudah berkomitmen untuk mencetak dan mengedarkan kartu debit berlogo GPN.
Banyak manfaat yang bisa diperoleh jika mengganti kartu debit kamu dengan kartu debit berlogo GPN, di antaranya mendapat biaya administrasi kartu bulanan mulai dari Rp500 hingga Rp1.000. Ke depannya, biaya transfer dan tarik tunai juga akan turun.
Dar sisi kemananan, kartu berlogo GPN sudah menggunakan teknologi chip (NISCCS) yang lebih aman. Pemrosesan transaksi yang dilakukan di dalam negeri dengan standar nasional juga membuat kerahasiaan data kamu sebagai nasabah lebih terjaga.
Selain itu, dengan kartu debit berlogo GPN kamu bisa bertransaksi menggunakan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Electronic Data Capture (EDC) dari bank mana pun. Banyak pula promo yang dihadirkan pihak perbankan kepada pengguna kartu debit berlogo GPN.
Untuk pedagang, Bank Indonesia memberikan penurunan biaya Merchant Discount Rate (MDR) bagi transaksi yang menggunakan kartu debit berlogo GPN. Sebelumnya MDR yang dibebankan kepada pedagang sebesar 2-3 persen.
Penggunaan kartu debit berlogo GPN memangkas biaya MDR menjadi 1 persen. Penyusutan itu diperkirakan akan ada penghematan sebesar Rp1,3-Rp1,8 triliun bagi sistem keuangan nasional. Dengan menggunakan kartu debit berlogo GPN kamu juga turut berperan mendukung kedaulatan sistem pembayaran nontunai yang lebih baik di Indonesia.
Nah, apalagi manfaat yang kita dapat dari GPN tersebut? Kamu bisa cari tahu dengan ikut diskusi #digitalksid tanggal 29 Juni 2018 nanti. Daftar sekarang, yuk di bit.ly/digitalksid2. Gratis!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pengelolaan sampah organik lebih mudah karena lebih mudah terurai, lantas bagaimana dengan sampah plastik?
Kamis, 8 Januari 2026 | 16:38 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB