LogoDIGINATION LOGO

Bingung Cari Makanan Halal di Luar Negeri? Ini Solusinya

author Oleh Desy Yuliastuti Kamis, 21 Juni 2018 | 03:19 WIB
Share
Libur panjang pasca-Ramadan yang bertepatan dengan liburan sekolah, menjadi momen yang selalu dinantikan
Share

Libur panjang pasca-Ramadan yang bertepatan dengan liburan sekolah, menjadi momen yang selalu dinantikan. Banyak keluarga yang merencanakan liburan lebaran dan tengah tahun dalam waktu bersamaan.

Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia melaporkan bahwa ada 9,1 juta wisatawan Indonesia yang berwisata ke luar negeri, naik 8,3% dibandingkan tahun 2016 dengan 8,4 juta wisatawan.

Dengan banyaknya jumlah wisatawan Indonesia yang bepergian ke luar negeri, bagaimana kita memastikan mereka bisa tetap menikmati waktu wisata mereka, dan tetap dapat menemukan pilihan santapan halal dengan mudah?

Solusi masalah tersebut ditawarkan Microsoft dengan memperkenalkan Sofia, sebuah chatbot yang dapat membantu wisatawan Muslim menemukan sajian halal di luar negeri.

Ketika memutuskan untuk belajar di Korea Selatan lima tahun lalu, Mikhail Goh, seorang Muslim, berpikir bahwa tidak akan sulit untuk menemukan makanan halal di negara yang merupakan salah satu kota paling kosmopolitan tersebut. Namun, apa yang ia pikirkan salah.

Bukannya tidak ada pilihan makanan halal sama sekali, tetapi menemukannya tidaklah semudah jika dia berada di Singapura, dimana dia hanya tinggal melakukan pencarian pada situs makanan terkenal seperti HungryGoWhere, atau di Indonesia dimana sebagian besar makanannya halal.

“Jika ada situs web yang membicarakan makanan halal di Korea Selatan, tempat makan tersebut sulit untuk ditemukan, atau setiap informasi yang kutemukan kurang berguna,” ungkap Mikhail, yang kini berada di Singapura. Seringkali, sebagai seorang wisatawan Muslim, kamu harus membuat keputusan berdasarkan informasi yang terbatas.

“Haruskah saya menempuh perjalanan tersebut? Perjalanannya sekitar 40-45 menit berkendara, hanya berdasarkan sebuah gambar yang tidak jelas, dan sangat sedikit informasi yang bisa dipercaya,” katanya.

-

Have Halal, Will Travel

Beberapa tahun kemudian, putus asa dengan kurangnya informasi online, Mikhail bersama dengan istri dan teman baiknya mulai membuat Have Halal, Will Travel (HHWT).

HHWT adalah platform konten yang membantu setiap wisatawan Muslim untuk dapat melakukan perjalanan dengan percaya diri tanpa bantuan pemandu wisata. Mereka mulai memperkenalkan platform tersebut melalui sebuah artikel tentang bagaimana menemukan makanan lokal halal, seperti dim sum di Hong Kong; yang akhirnya bertumbuh menjadi ratusan artikel dan rekomendasi di situs tersebut, serta aplikasi mobile dan saluran media sosial.

HHWT menghadirkan setiap rekomendasinya dari komunitas kontributor dari berbagai belahan dunia, seperti London hingga Bangkok. Seringkali, penulis-penulis ini telah melakukan perjalanan atau hidup di kota-kota tersebut selama bertahun-tahun, memberikan wawasan yang otentik bagi setiap wisatawan cara menemukan makanan halal lokal yang terbaik, tempat beribadah, dan apa saja yang harus diperhatikan saat mengunjungi tempat-tempat tersebut.

HHWT kini menjangkau lebih dari sembilan juta Muslim di Singapura, Malaysia, dan Indonesia setiap bulannya, memberikan informasi yang berharga untuk membantu setiap wisatawan merencanakan perjalanannya ke destinasi-destinasi populer, seperti Hong Kong, Jepang, London, Melbourne, dan Korea Selatan.

Dengan jumlah pembaca situs platform HHWT yang terus bertambah, menjadi jelas bahwa HHWT perlu mengembangkan infrastruktur back-end-nya untuk terus melayani ketertarikan dan permintaan basis penggunanya yang terus berkembang dengan cepat.

“Satu pertanyaan yang tim HHWT tanyakan pada diri mereka adalah bagaimana mereka dapat melayani 8.000 pengguna yang mencari pilihan makanan halal di Tokyo di platform seperti Facebook, email atau komentar website setiap hari?” jelas Mikhail.

 

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Mau Mulai Bisnis? Keluarlah dari Zona Nyaman!

Zona nyaman memang membuat kita sulit beranjak. Tetapi, untuk memulai bisnis kita harus keluar dari zona nyaman tersebut. Yuk, simak cerita CEO dan Co-Founder Logisly tentang bagaimana ia keluar dari zona nyaman dan memulai bisnisnya.

Senin, 19 Agustus 2019 | 14:28 WIB

Ini Dia Konsep Smart City ala TIBCO!

Konsep smart city banyak ditawarkan oleh beberapa perusahaan, salah satunya TIBCO Software Inc. Seperti apa sih konsepnya?

Selasa, 30 Juli 2019 | 11:15 WIB