Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Adopsi blockchain dalam berbagai industri diyakini memiliki tingkat keamanan, transparansi, dan efisiensi yang tinggi. Di beberapa negara, di antaranya Jepang, Uni Emirat Arab, Norwegia, dan Singapura blockchain diadopsi untuk pencatatan data publik, sektor perbankan, hingga pariwisata.
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pun berencana mengaplikasikan blockchain untuk Project Portamento. Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, mengatakan platform Project Portamento akan menjadi jawaban terhadap masalah di industri musik, terutama soal hak cipta dan royalti.
“Bekraf akan memakai blockchain untuk teknologi musik, mulai dari hulu ke hilir untuk masalah hak cipta. Kita punya sistem yang sistem yang transparan untuk meningkatkan kesejahteraan pencipta lagu,” ujar Kepala Bekraf Triawan Munaf dalam konferensi pers peluncuran XBlockchain Summit di Go-Work Coworking Space, Jakarta, Rabu (30/5/2018).
Penerapan blockchain sebagai backbone dalam Project Portamento berperan menghubungkan antara pemilik hak cipta (musisi) dengan konsumen. Musisi yang mendaftarkan karyanya di platform akan langsung mengetahui berapa banyak lagu tersebut diakses atau diunduh secara online.
Baca juga: Blockchain, Teknologi di Balik Bitcoin yang Dilirik Banyak Industri
Selain itu, sistem Project Portamento akan memberikan data perhitungan besaran royalti. Data pun akan bisa terkoneksi langsung dengan lembaga negara, seperti Ditjen Pajak, Kemenkumham terkait kekayaan intelektual, dan pihak lain yang berkepentingan.
Menurut Triawan, saat ini semua masih dilakukan secara manual, belum memiliki ekosistem yang mantap. Adanya sistem berbasis blockchain memastikan added value akan tercapai karena semua bisa dipastikan langsung oleh musisi dan data tak bisa dipalsukan.
Untuk melancarkan proyek ini, Bekraf akan berkoordinasi dengan lembaga perpajakan, pelaku bisnis hiburan, bank, stakeholder, dan perusahaan swasta yang telah lebih dahulu mengadopsi blockchain.
Baca juga: Tantangan Adopsi Blockchain, Dari Teknologi Hingga Kematangan Digital
Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonedia Steven Suhadi menambahkan, penerapan blockchain ini sangat dibutuhkan di Indonesia karena market-nya yang luas, tapi ada tantangan tersendiri.
“Challenge sebenarnya adalah edukasi. Blockchain mirip internet saat muncul pertama kali. Dengan terkoneksi bisa melakukan banyak hal, ini menjadi inovasi jangka panjang,” tuturnya.
Sistem serupa Project Portamento sekilas mirip dengan teknologi yang lebih dahulu diterapkan Copytrack.io. Perusahaan yang berbasis di Berlin ini menjadi salah satu platform yang mampu memvalidasi pengguna dan menghubungkan kekayaan intelektual digital.
Sistem blockchain mampu mengumpulkan serta menyimpan citra dan detail data yang terdaftar dan terdesentralisasi. Melalui jangkauan global, Copytrack mampu mengatasi pencurian karya di lebih dari 140 negara dan mampu membawa kasus ke jalur hukum jika diperlukan.
Baca juga: Blockchain Bisa Dukung Perbankan Hingga Smart City
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pengelolaan sampah organik lebih mudah karena lebih mudah terurai, lantas bagaimana dengan sampah plastik?
Kamis, 8 Januari 2026 | 16:38 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB