Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Digitalisasi merupakan suatu hal yang tidak bisa dihindari oleh banyak bidang, termasuk di dalamnya telah melahirkan beberapa perusahaan rintisan di bidang fintech.
Namun sayangnya, menurut CEO Mash James Hickson, sebagian besar startup fintech masih fokus terhadap kesalahan yang dilakukan oleh bank tradisional.
Misalnya kesalahan seperti, bank masih terlalu lamban dalam adopsi teknologi, masih belum memusatkan perhatiannya ke pelanggan, dan masih memiliki jurang lebar untuk melakukan perubahan besar-besaran.
Padahal sebenarnya, ada beberapa alasan yang menyebabkan perusahaan rintisan tidak bisa meniru atau mengulang cara yang digunakan oleh bank.
Menurut Hickson, terdapat tiga hal yang perlu dilakukan startup fintech agar dapat menyalip kesuksesan bank tradisional.
Seiring berkembangnya startup, regulasi merupakan tantangan yang sangat besar. Kesalahan dalam menentukan arah dalam lanskap kompleks akan sangat menguras biaya.
Pada titik ini, para pelaku yang sedang merintis bisnis rintisan harus mempersiapkan perusahaannya untuk memasuki lanskap tersebut.
Meskipun masih di tahap awal, startup fintech harus menunjukkan kepada para investor rencana proaktif dalam mengurus berbagai macam peraturan yang berhubungan dengan bisnisnya, termasuk juga perubahannya.
Baca Juga:
Ini 40 Perusahaan Fintech yang Resmi Terdaftar di OJK
Sebagaimana aturan umum yang berlaku, perusahaan rintisan di bidang fintech pun harus memprioritaskan kenyamanan pelanggan dari pada pengelolaan risiko.
Pada sektor ini, proporsi nilai tersebut bergantung pada kemampuan untuk menawarkan solusi yang tidak ditawarkan oleh sistem keuangan tradisional, agar lebih banyak pelanggan yang menggunakan layanannya.
Selain itu, perusahaan fintech harus berlaku seperti perusahaan teknologi lain yang didanai oleh pemodal ventura, di mana juga harus menempatkan tujuan premium dalam pertumbuhannya.
Salah satunya, perusahaan rintisan harus berani menolak pelanggan potensial karena risiko kredit atau faktor lain yang menyakitkan, untuk mendapatkan pertumbuhan secara berkelanjutan.
Meskipun menawarkan solusi yang lebih mudah dan lebih ringan dalam urusan biaya, perusahaan fintech tidak selalu mudah untuk mendapatkan pelanggan.
Hal ini disebabkan, kekawatiran terhadap risiko di bidang teknologi keuangan lebih besar dibandingkan pada teknologi di bidang lain, seperti media sosial atau layanan kendaraan online.
Di sisi lain, bank masih memiliki pengakuan merek yang kuat ketika ingin menjaring lebih banyak pelanggan, serta telah memenuhi kenyamanan digital.
Beberapa hal tersebut tentunya akan meningkatkan biaya akuisisi pelanggan bagi pemain baru yang ingin melakukan pertumbuhan.
Oleh karena itu, untuk sebagian besar startup fintech, bermitra dengan bank dan pemain lain dapat menjadi cara tercepat dan paling efisien untuk berkembang.
Dengan kerja sama seperti ini, startup maupun bank dapat sama-sama belajar dalam mengembangkan ekosistem keuangan yang lebih baik.
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB
Berikut Daftar Password Paling Umum Dibobol Hacker:
Senin, 30 Juni 2025 | 10:25 WIB