LogoDIGINATION LOGO

Dukung Digitalisasi Pariwisata, Telkomsel Perkuat Jaringan 4G

Oleh Desy Yuliastuti Sabtu, 12 Mei 2018 | 13:19 WIB
Share
Untuk memastikan kesiapan jaringan komunikasi masa Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini di jalur mudik dan berbagai tempat wisata, Telkomsel melakukan agenda tahunan ‘Network Drive Test’ RAFI atau uji coba jaringan bersama media di Lombok, Nusa Tenggara Barat
Share

Untuk memastikan kesiapan jaringan komunikasi masa Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini di jalur mudik dan berbagai tempat wisata, Telkomsel melakukan agenda tahunan ‘Network Drive Test’ RAFI atau uji coba jaringan bersama media di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Vice President Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati mengatakan, uji coba di Lombok dilakukan pertama kalinya, di samping pengujian di berbagai wilayah di Indonesia. Bagi Telkomsel, periode RAFI menjadi momentum yang istimewa, di mana keandalan jaringan dan layanan Telkomsel yang sesungguhnya diuji.

“Kami trennya dari tahun ke tahun bahwa bulan Ramadan khususnya saat lebaran, orang pulang kampung mungkin hanya H-7 sampai H+1, tapi setelah itu kebanyakan orang justru berlibur ke tempat-tempat yang kita nggak bayangkan itu didatangi saat lebaran. Termasuk Lombok, Bali bahkan pulau-pulau yang lain,” kata Adita dalam konferensi pers di Lombok, Jumat (11/5/2018).

Untuk mendigitalisasi jalur mudik dan berbagai destinasi wisata, secara khusus Telkomsel membangun 12.000 base transceiver station (BTS) multi-band Long Term Evolution (LTE) di seluruh Indonesia. Selain itu, Telkomsel menambah kapasitas jaringan pada 579 BTS 4G, mengoperasikan 73 mobile BTS, serta menambah kapasitas gateway internet 66% dari kapasitas existing menjadi 3.288 Gbps.

Baca juga: Digitalisasi Tingkatkan Kontribusi Sektor Pariwisata Sebesar 25%

“Pada periode tersebut, umumnya penggunaan layanan komunikasi lebih tinggi dibanding hari biasa. Untuk itu, sejak jauh-jauh hari Telkomsel menggelar berbagai persiapan dari sisi infrastruktur maupun produk dan layanan agar pelanggan tetap bisa menikmati layanan dengan nyaman pada saat periode RAFI,” jelas Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah.

Dari sisi layanan, Telkomsel menggelar posko layanan di 772 titik strategis di jalur mudik dan lokasi wisata utama (point of interest), yang meliputi Bandar Udara, Terminal Bus, Stasiun Kereta, Dermaga, Rumah Sakit, Area Padat Populasi, Pasar Tradisional, dan Mal. Selain itu, berupaya menjaga ketersediaan kartu perdana dan layanan isi ulang pulsa sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang biasanya meningkat pada periode RAFI.

Semakin meningkatnya jumlah wisatawan karena libur Idul Fitri yang lebih panjang diprediksi juga meningkatkan adopsi pelanggan dalam memanfaatkan layanan uang elektronik T-Cash.

Baca juga: CEO Telkomsel Raih Penghargaan Marketeer of The Year 2017

“Masyarakat bisa memanfaatkan T-Cash untuk transaksi nontunai via QR Code dan mesin EDC. Ke depannya T-Cash juga akan digunakan untuk membantu masyarakat unbank melalui kerja sama dengan berbagai bank. Ini sejalan dengan intruksi presiden bahwa akhir 2019 sudah ada 75 persen masyarakat terjangkau layanan perbankan,” tambah Ririek.

Di sela-sela menyiagakan jaringan dan layanan menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Telkomsel juga menyerahkan bantuan operasional masjid Rp50 juta dan 500 kilogram kurma sebagai ta’jil bagi masyarakat yang berbuka puasa di Masjid Agung Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Di lokasi yang sama juga, diberikan fasilitas “kencleng digital” dalam bentuk QR code uang elektronik T-Cash yang menggantikan fungsi kotak amal.

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Mudahnya Berbisnis di Uni Eropa Lewat Estonia...

Era digital yang semakin terbuka tanpa memandang batas membuat peluang berbisnis juga ikut terbuka lebar. Salah satunya melalui program asal Estonia ini. Yuk, cari tahu lebih lengkap!

Selasa, 18 Juni 2019 | 08:15 WIB

Memata-matai Karyawan, Boleh Nggak Sih?

Penting mengetahui apa yang sebenarnya dilakukan tenaga kerja Anda, namun banyak karyawan menolak untuk dipantau. Tetapi jika pemantauan dilakukan dengan benar, karyawanlah yang mendapat manfaatnya

Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:30 WIB