Human Skills di Era AI: Ketika Kemampuan Manusia Menjadi Skill Paling Berharga
Walaupun AI sangat cepat dalam memproses informasi, AI tetap memiliki keterbatasan mendasar AI tidak benar-benar memahami manusia.
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:52 WIB
Kejahatan siber senantiasa terus berevolusi dan terus mengalami peningkatan jumlah yang tentu saja dapat mengancam tidak hanya keamanan siber suatu organisasi, namun juga terhadap pribadi seseorang.
Dan saat ini, cryptojacking telah menjadi senjata utama bagi para pelaku kejahatan siber untuk meperoleh banyak keuntungan. Berdasarkan data dari Internet Security Threat Report (ISTR) Volume 23 yang dirilis Symantec, jumlahnya telah meningkat hingga 8,500 persen pada tahun 2017.
Oleh karena itu, saat jenis penyerangan terus berkembang, bisnis dan pribadi harus melakukan beberapa hal yang cukup sederhana untuk mengatisipasi dan mengatasi serangan-serangan tersebut.
Sebagai langkah awal, Symantec merekomendasikan beberapa praktik terbaik bagi pelaku bisnis dan juga orang pribadi untuk melindungi diri dari para penyerang.
Kecerobohan bisa berakibat sangat fatal, karena itulah perusahaan harus menggunakan solusi intelijen ancaman yang canggih untuk membantu Anda menemukan indikator infiltrasi dan merespon lebih cepat terhadap insiden.
Menyiapkan sesuatu untuk hal yang terburuk juga perlu dilakukan. Salah satunya dengan menggunakan manajemen insiden untuk memastikan kerangka keamanan Anda dioptimalkan, terukur, dan dapat diulang, dan pelajaran yang diambil meningkatkan postur keamanan Anda.
Perusahaan juga bisa mempertimbangkan untuk menambahkan retainer dengan pakar dari pihak ketiga untuk membantu mengelola krisis, sebagai tahap persiapan menghadapi berbagai hal yang mengancam.
Selain itu, perusahaan seharusnya menerapkan pertahanan berlapis pada berbagai hal. Hal ini supaya perusahaan mampu mengatasi vektor serangan di berbagai bidang seperti gateway, server email dan endpoint.
Hal tersbut juga harus mencakup otentikasi dua faktor, deteksi intrusi atau sistem perlindungan (IPS), perlindungan terhadap malware yang mengekpos kerentanan situs, dan solusi gateway keamanan web di seluruh jaringan.
Baca Juga:
Cryptojacking Jadi Senjata Nomor Satu Kejahatan Siber
Cukup penting juga, perusahaan seharusnya juga melakukan pelatihan secara berkelanjutan mengenai cara mendeteksi email yang berbahaya bagi seluruh karyawan yang dimilikinya.
Hal ini supaya perusahaan terhindar dari bahaya yang ditimbulkan oleh email spear-phishing dan serangan email jahat lainnya, termasuk kemana harus melaporkan jika ada hal tersebut secara internal.
Yang terakhir, perusahaan juga harus bisa melakukan pemantauan terhadap sumber daya dan jaringan Anda untuk melihat perilaku yang tidak normal dan mencurigakan dan menghubungkannya dengan intelijen ancaman dari para ahli.
Mengubah kata sandi adalah salah satu hal yang cukup sederhana untuk mengantisipasi berbagai macam serangan siber. Namun tentu saja, harus diubah menggunakan kata sandi yang kuat dan unik untuk komputer, perangkat IoT dan jaringan Wi-Fi.
Memperbarui sistem operasi dan software juga perlu dilakukan, mengingat setiap pembaruan sistem biasanya menawarkan beberapa peningkatan, termasuk peningkatan dalam keamanannya dengan patch untuk kerentanannya.
Mewaspadai email juga perlu dilakukan, mengingat serangan siber bisa bermula dari sebuah email. Konsumen sebisa mungkin harus bisa membedakan mana email yang berbahaya atau tidak.
Paling tidak, dapat menghapus email yang tampak mencurigakan yang Anda terima, terutama jika berisi tautan dan/atau lampiran, serta harus sangat waspada terhadap lampiran email Microsoft Office yang menyarankan untuk mengaktifkan makro untuk melihat isinya.
Terakhir, membuat cadangan file penting merupakan salah satu antisipasi yang paling efektif dilakukan agar saat penyerang berhasil merusak data-data penting, konsumen masih memiliki file cadangannya.
Walaupun AI sangat cepat dalam memproses informasi, AI tetap memiliki keterbatasan mendasar AI tidak benar-benar memahami manusia.
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:52 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB