LogoDIGINATION LOGO

Sampah Botol Plastik Bisa Ditukar Saldo Go-Pay

Oleh Desy Yuliastuti Senin, 23 April 2018 | 11:11 WIB
Share
Persoalan pengelolaan sampah merupakan masalah serius yang tengah dihadapi masyarakat Indonesia saat ini
Share

Persoalan pengelolaan sampah merupakan masalah serius yang tengah dihadapi masyarakat Indonesia saat ini. Hasil riset Greeneration Foundation, lembaga swadaya masyarakat yang mengikuti isu sampah selama 10 tahun terakhir menyatakan satu orang di Indonesia rata-rata menghasilkan 700 sampah plastik per tahun. Di alam, kantong plastik yang tidak terurai akan menjadi ancaman kehidupan dan ekosistem.

Menjawab masalah tersebut, PT Agung Podomoro Land Tbk, salah satu perusahaan properti dan real estate berkolaborasi bersama Yayasan Agung Podomoro Land, PT Prima Buana Internusa, Inner City Management (PBI-ICM), PT Ari Karya Utama, serta Go-Pay, layanan uang elektronik bagian dari ekosistem Go-Jek, bersama-sama meluncurkan environmental awareness program bertema #TrashForCash.

Dalam acara penandatanganan kerja sama di Podomoro City Jakarta, Senin (23/4/2018), Pemimpin Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) Indra Widjaja Antono berharap program #TrashForCash dapat meningkatkan kepedulian lingkungan sekaligus langkah edukasi di masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar.

"Program ini sekaligus mendukung upaya pemerintah yang tengah gencar menyelesaikan permasalahan sampah di Tanah Air di mana pemerintah Indonesia memiliki target Indonesia Bebas Sampah 2020," kata Indra.

Indra menambahkan, program #TrashForCash yang diluncurkan hari ini (23/4/2018) sekaligus memperingati Hari Bumi Internasional yang jatuh pada 22 April 2018. Jika direspons dengan baik oleh masyarakat, tidak tertutup kemungkinan program tersebut akan direplikasi di kawasan-kawasan lain yang dikelola oleh APL, terutama kawasan dengan tingkat hunian yang tinggi.

"Kami semua ingin menciptakan semangat perubahan akan kesadaran masyarakat terhadap sampah dan ini dapat dimulai dari lingkungan sendiri. Kami berharap gerakan ini nantinya mampu menjadi motor penggerak perubahan di masyarakat yang lebih luas," tambah Indra.

Kolaborasi kreatif dengan ini sekaligus ingin memberikan edukasi dan insentif yang menarik, kreatif, mudah, dan cepat bagi masyarakat untuk memulai peduli dan memilah sampahnya dengan benar.

Diawali dari Sampah Botol Plastik

Untuk berpartisipasi dalam program ini, masyarakat yang ada di kawasan Podomoro City, dapat membawa sampah botol plastik bekas minuman ke booth bank sampah #TrashForCash terdekat untuk perhitungan jumlah dan nilai rupiah dari sampah tersebut.

Adapun harga untuk botol kecil sampai dengan 330 ml akan dihargai 30 rupiah per botol, lalu botol ukuran sedang berukuran sampai dengan 600 ml bernilai 50 rupiah per botol, dan botol ukuran besar sampai dengan 1.200 ml bernilai 70 rupiah per botol.

Setiap botol yang disetorkan akan dicatat di kartu peserta. Kartu ini wajib dibawa setiap peserta melakukan penyetoran sampah botol plastik di booth #TrashForCash. Pada tanggal 25 sampai dengan 30 tiap bulan, peserta bisa menukarkan sampah plastik yang telah mereka setorkan dengan insentif bank sampah berupa saldo Go-Pay.

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Kuliner Passionmu? Ikutan Ini, Nyok!

Permasalahan dalam Industri kuliner di Indonesia cukup rumit. Tapi, jangan khawatir! Yuk, tengok potensi dan peluangnya.

Senin, 22 April 2019 | 17:13 WIB