Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Blockchain merupakan salah satu teknologi revolusioner. Teknologi ini telah membawa banyak manfaat dan solusi bagi beragam jenis industri, dari pasar model hingga bisnis musik.
Meskipun demikian, teknologi yang sedang hype beberapa waktu belakangan ini masih diliputi dengan ketidakpastian untuk urusan pembagian yang adil di beberapa kasus.
Lalu, bagaimana dengan perusahaan yang Anda miliki? Apakah akan ikut mulai menggunakan teknologi ini? Bagaimana Anda akan menggunakan pendekatannya?
Dilansir dalam TechCrunch, menurut Juniper Research, enam dari sepuluh perusahaan besar telah mempertimbangkan atau sedang dalam proses pemanfaatan teknologi Blockchain.
Dalam hasil penelitian tersebut juga disebutkan bahwa dua per tiga dari perusahaan yang telah mencapai tahap proof of concept berharap blockchain dapat terintegrasi pada akhir 2018.
Baca Juga:
Blockchain Bisa Dukung Perbankan Hingga Smart City
Penelitian tersebut juga menuturkan bahwa terdapat tiga jenis perusahaan yang akan paling diuntungkan dan yang paling membutuhkan teknologi blockchain di sistemnya.
Ketiga jenis perusahaan tersebut adalah yang bergerak di bidang transparansi dalam transaksi, sistem penyimpanan current dependence legacy, dan transmisi informasi bervolume tinggi.
Bagi banyak perusahaan, implementasi blockchain bisa dilakukan dengan melakukan pendekatan untuk melihat seberapa ketidakefisienan sistem yang terjadi pada saat ini.
Dengan metode pendekatan implementasi ini, perusahaan hanya perlu merancang dan mengembangkan ulang sistem atau proses yang lama agar lebih cocok dengan dunia digital.
Metode implementasi blockchain ini diklaim lebih dapat memberikan hasil ke perusahaan, dibandingkan perusahaan harus mencari sesuatu yang baru atau teknolgi yang belum diketahui.
Baca Juga:
Blockchain, Teknologi di Balik Bitcoin yang Dilirik Banyak Industri
Hal ini didukung juga oleh Juniper Research yang menyebutkan, mengubah sistem dapat menghasilkan solusi yang lebih baik dan murah dari pada perubahan teknologi dalam mengatasi masalah.
Implementasi blockchain dianggap sebagai solusi bagi beberapa permasalahan. Hal ini dikarenakan kemudahan membayangkannya untuk digunakan pada beragam masalah.
Namun, perlu dipertimbangkan bahwa menggunakan teknologi blockchain untuk mengatasi permasalahan yang telah diketahui pun masih berupa solusi teoritis.
Blockchain dalam bentuk sederhana adalah sebuah alternatif bagi database tradisional. Namun, blockchain memiliki sifat yang cukup jauh berbeda dengan database, terkhusus sifatnya yang terdesentralisasi yang juga membutuhkan biaya.
Permasalahan term permissionless dan privasi juga masih cukup menjadi perbincangan hangat. Hal ini cukup dapat menambah kebingungan bagi beberapa perusahaan.
Di sisi lain, teknologi ini menawarkan solusi untuk bertransaksi yang lebih terpercaya, kapasitas yang lebih fleksibel, dan beberapa penggunaan pada banyak kasus potensial.
Lalu, bagaimana dengan perusahaan Anda?
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB
Berikut Daftar Password Paling Umum Dibobol Hacker:
Senin, 30 Juni 2025 | 10:25 WIB