Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
PT Kioson Komersial Indonesia Tbk. (Kioson), perusahaan teknologi penyedia jasa Online-to-Offline (O2O) e-commerce, mengumumkan hasil kinerja perusahaan selama 2017 dan menunjukkan peningkatan laba yang cukup baik untuk menutup 2017.
Tercatat, laba bersih Kioson selama tahun 2017 mencapai Rp2.938 miliar, dengan penjualan bersih sebesar Rp1.130 miliar atau meningkat sebesar 4306,92% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy). Angka penjualan bersih tersebut merupakan kontribusi dari bisnis produk digital sebesar Rp1.095 miliar serta bisnis gabungan dari e-commerce dan lain-lain mencapai Rp34.120 miliar.
Sementara itu dari sisi aset, Kioson menorehkan angka yang meningkat dengan total aset lancar di tahun 2017 mencapai Rp219 miliar atau meningkat sebesar 5881,8% year on year (yoy). Angka ini didukung oleh beberapa strategi dan ekspansi bisnis yang diterapkan oleh Kioson selama 2017.
Salah satunya adalah ketepatan manajemen perusahaan dengan mengakuisisi PT Narindo Solusi Komunikasi, salah satu perusahaan agregator e-voucher yang memberikan kontribusi revenue Kioson dengan presentase 88% dari total pendapatan perseroan.
Baca juga: Ini Syarat Startup Go Public
Jasin Halim, Direktur Utama Kioson mengungkapkan bahwa pihaknya sangat bangga atas pencapaian ini. Tahun 2017 merupakan tahun yang menjadi salah satu tonggak sejarah perjalanan Kioson sejak mulai beroperasi di 2015.
“Tahun ini kami melakukan beberapa manuver bisnis seperti akuisisi dan menjadi startup pertama di Indonesia yang melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia. Prestasi meningkatnya kinerja perusahaan di akhir 2017 ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang kami lakukan sejak awal 2017 dan kami optimis untuk dapat menorehkan kinerja yang lebih positif di tahun 2018 ini dengan fokus pada ekpansi bisnis dan inovasi teknologi,” ungkap Jasin.
Selama 2017, Kioson fokus untuk melakukan ekpansi bisnis dan perluasan pasar hampir secara merata di berbagai daerah lapisan kedua dan ketiga di Indonesia. Hasilnya, per Desember 2017, sekitar 30.000 pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah yang tersebar di pulau Jawa dan Sumatera telah menjalin kemitraan dengan Kioson. Adapun angka pertumbuhan mitra kios ini mengalami peningkatan sebesar 400% dari tahun 2016 yoy.
Baca juga: Startup Jangan Menunggu Besar Baru ‘Go Public’
Tahun ini, perseroan mulai fokus membangun inovasi teknologi dan kerjasama strategis dengan menjajaki berbagai kemungkinan kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan terkemuka baik di bidang telekomunikasi, perbankan, keuangan, asuransi serta e-commerce sebagai channel penjualan langsung.
Dari segi inovasi, Kioson akan meluncurkan beberapa layanan baru serta melakukan pembaruan pada aplikasi agar memberikan kemudahan kepada para mitra dengan produk-produk inovatif.
“Saat ini, fokus layanan kami terdiri dari tiga kategori, yakni layanan digital dan Payment Point Online Bank (PPOB), layanan Keuangan, serta layanan e-commerce. Ke depannya, kami akan membuka peluang lebih luas kepada berbagai produk dan jasa yang bisa ditawarkan melalui mitra kios kami,” tutup Jasin.
Baca juga: IPO Disebut ‘Exit Strategy’ Paling Efektif untuk Startup
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pengelolaan sampah organik lebih mudah karena lebih mudah terurai, lantas bagaimana dengan sampah plastik?
Kamis, 8 Januari 2026 | 16:38 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB