Peyumbang Sampah Terbesar yakni Sampah Rumah Tangga, Yuk, Bun Mulai Ubah Sampah jadi Value!
Pengelolaan sampah organik lebih mudah karena lebih mudah terurai, lantas bagaimana dengan sampah plastik?
Kamis, 8 Januari 2026 | 16:38 WIB
Facebook bukan lagi hanya menjadi media sosial, namun juga media sebagian pelaku usaha menyasar pasar, terkhusus usaha kecil menengah (UKM).
Bahkan, fenomena jual beli barang melalui Facebook bukan hal yang asing lagi, baik jual beli online maupun jual beli dengan sistem COD (Cash On Delivery).
Dilansir E-Commerce Times berdasarkan survei G2 Crowd eMarketer, 80% perusahaan kecil Amerika Serikat menggunakan Facebook untuk media pemasaran.
Perusahaan kecil yang dimaksud dalam laporan tersebut merupakan perusahaan dengan kapasitas pekerja kurang dari 250 orang.
Data survei Clutch juga menunjukkan, 71% perusahaan dengan pekerja kurang dari 500 orang menggunakan media sosial, dengan 86% di antaranya memanfaatkan Facebook.
Baca Juga:
Lewat Facebook Messenger Usaha Kecil Bisa Go Digital
Namun, beberapa waktu belakangan ini, Facebook sedang diterpa dengan permasalahan terkait dengan konsultan politik Cambridge Analytica.
Kepopuleran Facebook nampaknya harus meredup karena terdapat pengumpulan data pengguna tanpa sepengetahuan mereka melalui tes kepribadian online.
Menurut juru bicara Clutch Kristen Herhold dalam E-Commerce Times, Isu Cambridge Analytica ini dapat berdampak pada bisnis kecil yang sepenuhnya beroperasi dengan sistem online.
David Thomas, CEO Evident ID, juga menegaskan bahwa pengungkapan Cambridge Analytica mengurangi kepercayaan pengguna terhadap Facebook.
Hal tersebut dapat memberikan penurunan kemampuan UKM untuk secara yakin menjangkau target pasarnya melalui Facebook.
Lalu, apa yang harus dilakukan oleh para pelaku UKM berbasis online untuk mengatasi ketakutan tersebut?
Baca Juga:
Facebook Larang Iklan tentang Mata Uang Digital, Kenapa Ya?
Thomas menjelaskan, pengguna harus dilibatkan dengan memberikan akses kontrol lebih untuk mengelola bagaimana dan kapan data dapat digunakan.
Dengan melakukan hal ini, komitmen perlindungan data perusahaan akan meningkat seiring terminimalisirnya potensi pelanggaran.
Thomas juga menyarankan untuk menerapkan kebijakan data yang ketat, melatih karyawan untuk mengenali risiko dan ancaman, serta mengevaluasi kembali bagaimana data disimpan dan ditangani.
Bahkan beberapa perusahaan kini tidak lagi hanya menggunakan satu basis penyimpanan data, untuk memperketat ases data sensitif penggunanya.
Bagi sebagian orang, Facebook bukan lagi tempat untuk menghabiskan waktunya. Kini, tidak semua orang berada di Facebook atau ingin menggunakan Facebook.
Fratto dari Global Data menyebutkan, pelaku usaha telah melakukan sebuah kesalahan ritel online jika hanya memanfaatkan Facebook dalam menjalankan usahanya.
Seiring menjaga konsistensi perusahaan di Facebook, pelaku usaha sebaiknya memiliki tempat sendiri yang bisa dikontrol secara mandiri.
Dengan memiliki web sendiri, pelaku UKM dapat secara jelas memaparkan tentang penggunaan data yang telah mereka kumpulkan.
Rob Enderle, principal analyst di Enderle Group, merekomendasikan perusahaan untuk membentuk tim penanggulangan krisis.
Selain itu itu, Enderle juga menyarankan agar perusahaan mengembangkan ketrampilan pemasaran initi dengan dana dan sumber daya yang ada.
Pengelolaan sampah organik lebih mudah karena lebih mudah terurai, lantas bagaimana dengan sampah plastik?
Kamis, 8 Januari 2026 | 16:38 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB
Berikut Daftar Password Paling Umum Dibobol Hacker:
Senin, 30 Juni 2025 | 10:25 WIB