7 AI Tools Terbaik yang Cocok untuk Membuat Konten Media Sosial
Bingung cari tools AI terbaik untuk content creator? Simak 7 tools AI gratis yang dapat membantu dalam produksi konten
Senin, 7 September 2026 | 16:06 WIB
Ambisi Grab bersaing di pasar Indonesia tidak berhenti begitu saja saat perusahaan transportasi asal Malaysia ini memenangkan Uber untuk Asia Tenggara.
Dilansir melalui halaman CNBC, Co-founder sekaligus CEO Grab Anthony Tan menyebutkan bahwa kemenangan atas Uber merupakan hal yang diimpikannya secara pasti.
Namun kemenangan bukan sebuah hal mudah untuk dialami oleh perusahaan tersebut. Tan menyebutkan tentunya ada perdebatan tentang jumlah bagian yang tepat untuk Uber.
Tan masih ragu apakah memberikan porsi sebesar 27,5 persen ke Uber adalah keputusan yang tepat. Di sisi lain, CEO Uber menyebutkan saham tersebut bernilai beberapa miliar dolar.
Masalah ini memang bukan masalah yang ringan, tapi Tan tidak ingin berlarut-larut di dalamnya. Tan ingin fokus ke masalah besar di wilayah ini selanjutnya.
Bagi Tan, ada masalah besar yang menanti perusahaan, seperti dalam urusan layanan di bidang keuangan.
Baca Juga:
Grab Caplok Uber, Apa yang Harus Dilakukan?
Sebenarnya, gerakan Grab sudah cukup cepat untuk membuat banyak hal terkoneksi dengan sistem keuangan yang dimilikinya setelah mendapat pendanaan dari Softbank dan Didi Chuxing pada bulan Juli lalu.
Perusahaan transportasi ini juga telah meluncurkan GrabPay e-wallet di Asia Tenggara, yaitu sebuah layanan pembayaran elektronik dari perusahaan tersebut.
Akhir bulan lalu, Grab bahkan menandatangani joint venture dengan Credit Saison asal Jepang dalam bentuk Grab Financial Services, serta mengumumkan kemitraan dengan raksasa asuransi Chubb untuk solusi asuransi dalam aplikasi.
Grab sebenarnya bisa saja menghadapi penantang tangguh seperti Uber dalam urusan finansial.
Ada banyak perusahaan besar teknologi asal China yang mulai berkompetisi dalam ruang tersebut melawan WeChat Pay Tencent dan Alibaba yang berafiliasi dengan Ant Financial menyasar Asia Tenggara.
Namun, Tan memilih untuk tidak melawan perusahaan-perusahaan raksasa tersebut. Tan lebih memilih untuk membuka tangan untuk bekerja sama.
Baca Juga:
Grab Mulai Bermain Fintech
Dengan lebih banyak kerja sama, maka akan sangat berguna bagi Grab untuk memenangkan persaingan di pasar terbesarnya, yaitu Indonesia.
Kita semua sudah tahu pastinya, di pasar Indonesia, Gojek juga telah melakukan hal yang serupa dengan melakukan investasi di bidang Financial Technology.
Bahkan bagi Tan, persaingan di Indonesia bukan masalah yang ringan, meskipun Grab dianggapnya telah memimpin pasar transportasi.
Grab terus berinvestasi di Indonesia. Tan meyakini aset Uber Eats dapat menjadi pemain nomor satu di bidang makanan, diikuti dengan perluasan GrabPay dan Grab Financial.
Tan berharap akan lebih mudah menarik pelanggan dalam layanan finansialnya melalui penguatan layanan transportasi dan layanan antar makanannya.
Namun, belum dapat dipastikan apakah perusahaan akan menerima penawaran pendanaan publik dalam rangka membawa Grab ke platform multi-layanan.
Bingung cari tools AI terbaik untuk content creator? Simak 7 tools AI gratis yang dapat membantu dalam produksi konten
Senin, 7 September 2026 | 16:06 WIB
Strava resmi menjadi pemungut PPN PMSE. Simak dampaknya bagi pengguna gratis dan premium.
Senin, 7 September 2026 | 13:36 WIB
Jualan di Instagram, TikTok, atau marketplace wajib punya NIB? Simak aturan Permendag 19/2026, masa transisi, dan kewajibannya.
Senin, 7 September 2026 | 11:24 WIB
Pemerintah siapkan 2 Perpres AI 2026 tentang Etika & Roadmap. Cari tahu dampaknya bagi pelaku bisnis selengkapnya di sini!
Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:02 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:24 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:41 WIB
Best practice untuk meningkatkan performa affiliate seller, berikut di antaranya:
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:55 WIB
Walaupun AI sangat cepat dalam memproses informasi, AI tetap memiliki keterbatasan mendasar AI tidak benar-benar memahami manusia.
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:52 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB