Peyumbang Sampah Terbesar yakni Sampah Rumah Tangga, Yuk, Bun Mulai Ubah Sampah jadi Value!
Pengelolaan sampah organik lebih mudah karena lebih mudah terurai, lantas bagaimana dengan sampah plastik?
Kamis, 8 Januari 2026 | 16:38 WIB
Kehadiran media sosial dan perkembangan teknologi, peran influencer semakin mendapat perhatian dan menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran di Indonesia. Banyak perusahaan, baik lokal maupun internasional, menggunakan strategi pemasaran melalui influencer untuk mencapai tujuan mereka.
Langkah pertama dalam menyusun strategi influencer marketing adalah mengetahui target audiens kamu. Pahami masalah, minat, dan identifikasi jenis influencer yang mereka ikuti. Pastikan kamu tidak salah memilih influencer, karena ini akan mempengaruhi brand kamu nantinya. Lalu bagaimana memilih influencer yang tepat untuk kampanye? Kamu perlu mempertimbangkan beberapa faktor ini agar tidak salah pilih influencer :
Jumlah Pengikut (Follower Count)
Pertama yang harus kamu perhatikan adalah jumlah pengikut. Melihat berapa banyak pengikut yang dimiliki oleh seorang influencer dapat memberikan gambaran tentang potensi jangkauan kampanye kamu. Namun, penting untuk mempertimbangkan kualitas pengikut juga, seperti tingkat keterlibatan (engagement rate) dan relevansi dengan target pasar kamu. Disisi lain kamu juga harus mempertimbangkan ROI-mu. Ada beberapa tingkatan influencer dari Nano, Mikro, Makro hingga Mega Influencer yang tentu memiliki rate card yang berbeda.
Baca juga : Influencer: Ketahui Tugasnya di Era Digital
Tingkat Keterlibatan (Engagement Rate)
Kamu juga perlu mempertimbangkan engagement rate mereka. Ini adalah persentase interaksi seperti komentar, suka, dan share. Tingkat keterlibatan yang tinggi menunjukkan bahwa audiens aktif dan dekat dengan audience mereka. Jika adanya keterlibatan antara influencer dan audience mereka otomatis ini juga dapat meningkatkan efektivitas kampanye kamu.
Kualitas Konten (Content Quality)
Mengukur kualitas konten yang dibagikan oleh influencer, seperti keaslian, kreativitas, dan relevansi dengan merek kamu, dapat memberikan wawasan tentang sejauh mana konten tersebut efektif dalam menarik perhatian dan mempengaruhi audiens.
Jangkauan (Reach)
Mengukur sejauh mana konten influencer menjangkau audiens potensial adalah metrik penting. Jangkauan dapat dihitung berdasarkan jumlah tayangan, penayangan ulang, atau potensi paparan konten di platform media sosial.
Pertumbuhan Basis Pengikut (Follower Growth)
Mengamati pertumbuhan jumlah pengikut influencer sebelum, selama, dan setelah kampanye dapat memberikan gambaran tentang seberapa efektif kampanye tersebut dalam menarik minat dan meningkatkan kesadaran merek.
Baca juga : Peran Digital Influencer dalam Pemasaran
Konversi dan Penjualan
Melacak jumlah konversi dan penjualan yang dihasilkan dari kampanye influencer marketing adalah metrik kunci untuk mengukur keberhasilannya. Kamu dapat menggunakan tautan afiliasi untuk melacak konversi yang berasal dari influencer.
Interaksi Merek (Brand Interactions)
Mengukur jumlah interaksi langsung antara pengikut dan merek kamu, seperti komentar, pesan langsung, atau pembelian, dapat membantu mengukur tingkat keterlibatan dan minat pengikut terhadap kampanye kamu.
Sentimen Merek (Brand Sentiment):
Memantau sentimen merek yang terkait dengan kampanye influencer dapat memberikan wawasan tentang bagaimana pengikut merespons merek kamu. Hal ini dapat dilakukan dengan menganalisis komentar, pesan langsung, atau tanggapan pengikut terhadap konten yang dibagikan oleh influencer.
Itu dia beberapa faktor agar tidak salah memilih influencer. Perlu diingat untuk selalu lakukan riset yang mendalam sebelum memilih influencer. Baca ulasan, lihat kolaborasi sebelumnya, dan komunikasikan dengan influencer untuk memastikan kesesuaian dan kerjasama yang baik.
Pengelolaan sampah organik lebih mudah karena lebih mudah terurai, lantas bagaimana dengan sampah plastik?
Kamis, 8 Januari 2026 | 16:38 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB
Berikut Daftar Password Paling Umum Dibobol Hacker:
Senin, 30 Juni 2025 | 10:25 WIB