7 AI Tools Terbaik yang Cocok untuk Membuat Konten Media Sosial
Bingung cari tools AI terbaik untuk content creator? Simak 7 tools AI gratis yang dapat membantu dalam produksi konten
Senin, 7 September 2026 | 16:06 WIB
OTT singkatan dari over-the-top telah membawa perubahan pada kebiasaan masyarakat menikmati hiburan. Berkat tren streaming video dan virtual talkshow, OTT semakin populer menjadi layanan yang patut kita ulik dan soroti bersama.
Apalagi tren semakin banyaknya netizen yang suka mengakses konten video di berbagai layanan OTT seperti YouTube, Facebook, Instagram, Twitter, TikTok termasuk penyedia layanan OTT semacam Vidio.com, GoPlay, Mola, Netflix, atau Disney+.
Layanan OTT yang semakin ke sini mengacu kepada konten video yang dialirkan melalui internet memiliki pertumbuhan yang sangatlah cepat. Laporan Inmobi mengungkap sebanyak 46% konsumen di Asia Pasifik menyukai konten di platform video over-the-top (OTT). Sementara 53% konsumen menilai platform OTT memiliki konten yang paling menarik.
Selain itu, kemampuan OTT untuk melacak rasio klik-tayang dan informasi pengaruh tayangan yang cepat dan tepat sasaran membuat banyak bisnis telah memasukkan konten OTT sebagai strategi pemasaran.
Bagi content creator, OTT juga menjadi peluang menarik. Beberapa penyedia OTT bahkan bersedia membayar untuk konten video yang kita produksi baik berupa video on demand maupun live streaming.
Umumnya, penyedia OTT berbayar sangat selektif untuk memasukkan konten ke dalam platformnya. Namun, banyak juga penyedia OTT yang terbuka dan membebaskan user untuk mengunggah konten sendiri.
Untuk membangun konten melalui OTT, sebaiknya kamu menyiapkan beberapa rangkaian perangkat agar menghasilkan konten yang lebih berkualitas dan profesional.
Baca juga : Laporan InMobi: Konsumen Asia Pasifik Menyukai Video Premium Platform OTT
Karena OTT adalah fenomena yang relatif baru, teknologi menjadi dasar yang kuat bagi kamu untuk menjadikan OTT sebagai peluang baru. Salah satunya tools untuk melakukan video broadcast untuk mendukung tayangan live streaming agar semakin menarik.
Yuk kenalan dengan tools broadcast yang bisa kamu pelajari sebelum memanage konten yang cocok buat OTT. Berikut 3 tools broadcast yang dapat kamu pelajari.
1. vMix
vMix adalah salah satu software broadcast paling andal yang memungkinkan kamu membuat dan mengedit video dengan puas. vMix memiliki opsi untuk melakukan overlay grafis dan untuk memunculkan komentar dari platform sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dll. Ini memungkinkan kamu membuat video yang menarik audience karena vMix dapat menghadirkan interaksi penonton.
2. OBS
Selanjutnya kamu bisa mempelajari software OBS. Software OBS adalah software open source untuk streaming video dan perekaman video. Aplikasi ini memberikan fasilitas gratis yang tidak kalah canggih dengan software berbayar lainnya.
Meskipun gratis dan kualitas yang mumpuni, kamu perlu memiliki setidaknya pemahaman tentang pengaturan video. Sebab, preset OBS terbilang sulit untuk dilakukan pemula. Selain itu kamu juga harus melakukan perubahan pengaturan seperti bit rate, resolusi, pengaturan kualitas audio secara manual untuk mendapatkan output yang diinginkan.
Baca juga : 3 Alasan OTT Menjadi Platform yang Tepat untuk Konten Kreatif
3. Wirecast
Wirecast merupakan salah satu software yang banyak digunakan untuk menghasilkan video live streaming. Kamu bisa mempelajari software ini untuk membangun konten profesional dan dapat dengan mudah membuat dan mengedit video dengan kualitas yang menyaingi studio canggih dengan sedikit usaha dari tangan editor. Dengan opsi preset bawaan, software ini siap digunakan tanpa harus memiliki keahlian khusus.
Tidak hanya mempelajari software, kamu juga harus tahu trend dan skill apalagi yang dibutuhkan pasar OTT saat ini.
Temukan jawabannya di Digital DNA Episode 3, yang akan membahas mengenai "Potensi Video OTT untuk Industri Film dan Konten Lokal" pada Jumat 8 Oktober 2021, pukul 16.00 WIB di YouTube Digination.id. Yuk set kalendermu!
Bingung cari tools AI terbaik untuk content creator? Simak 7 tools AI gratis yang dapat membantu dalam produksi konten
Senin, 7 September 2026 | 16:06 WIB
Strava resmi menjadi pemungut PPN PMSE. Simak dampaknya bagi pengguna gratis dan premium.
Senin, 7 September 2026 | 13:36 WIB
Jualan di Instagram, TikTok, atau marketplace wajib punya NIB? Simak aturan Permendag 19/2026, masa transisi, dan kewajibannya.
Senin, 7 September 2026 | 11:24 WIB
Pemerintah siapkan 2 Perpres AI 2026 tentang Etika & Roadmap. Cari tahu dampaknya bagi pelaku bisnis selengkapnya di sini!
Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:02 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:24 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:41 WIB
Best practice untuk meningkatkan performa affiliate seller, berikut di antaranya:
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:55 WIB
Walaupun AI sangat cepat dalam memproses informasi, AI tetap memiliki keterbatasan mendasar AI tidak benar-benar memahami manusia.
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:52 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB