LogoDIGINATION LOGO

Tren Pemasaran Aplikasi Game Mobile Di Masa Pandemi

author Oleh Nur Shinta Dewi Senin, 29 Juni 2020 | 16:12 WIB
Share
Share

Game mobile terus menjadi pendorong ekonomi aplikasi. Ketika semua sektor mengalami penurunan di saat pandemi COVID-19, game mobile bahkan mengalami peningkatan yang signifikan. Data Appsflyer, perusahaan analisis pemasaran atribusi dan analisis aplikasi mobile, menunjukan adanya peningkatan untuk genre Casual Gaming dari pembelian dalam aplikasi atau In App Purchases (IAP) hingga 51%.

Peningkatan ini dilihat dari naiknya pengguna dalam hal peng-installan, penggunaan, dan pendapatan. Kenaikan ini seiring diadakannya physical distancing di beberapa wilayah, yang mengharuskan orang di rumah dan mencari hiburan dengan aplikasi gaming.

Appsflyer mengukur efektivitas melalui integrasi dengan mitra media terkemuka, serta kesesuaian Software Development Kit (SDK) yang diterapkan dalam aplikasi klien mereka. Dalam total sampel data, ada sekitar 38 miliar dalam unggahan aplikasi, 20 juta pengguna aplikasi (minimal 3 ribu pemasangan non-organik per kuartal), 4,5 Miliar Pengguna aktif harian, dan 220 juta pengguna aplikasi berbayar.

Peningkatan Berdasarkan Penginstalan, Penggunaan, dan Pendapatan
Secara keseluruhan peningkatan penginstalan masih stabil dalam penginstalan organic, walau sempat ada penurunan pada awal Maret hingga awal April. Hardcore Gaming yang memiliki kurva paling stabil dibandingkan dengan game lainnya.

Berdasarkan peningkatan penggunaan Hyper Casual Gaming masih berada dalam posisi teratas dibandingkan game lainnya, baik sebelum terjadi pandemi dan setelah terjadi pandemi. Game ini juga menunjukan YoY sebesar 69%.

Appsflyer juga mencatat Peningkatan Pendapatan yang dihasilkan oleh pembelian dalam aplikasi atau In App Purchases (IAP). Seperti pada genre Casual Gaming yang 51%. Untuk sementara genre ini fokus pada pendapatan, Appsflyer melihat game Casual sama dengan subkategori lainnya seperti genre Midcore 20% dan Hardcore 30%. Aplikasi gaming saat ini lebih fokus pada pendapatan IAP karena game ini melibatkan lebih banyak pengguna yang membayar.

Berbeda dengan beberapa genre game lainnya, Social Casino mengalami peningkatan 36% dalam pendapatan iklan atau In APP Advertising (IAA). Padahal secara historis game ini difokuskan pada penjualan IAP.

Pertumbuhan Pasar
Dari hasil peng-installan, pertumbuhan dan pendapatan, game-game Hyper Casual telah memikat pemain dari seluruh kawasan di seluruh dunia. Terlepas dari fokus utama mereka, saat ini semakin banyak studio game mulai memasukkan game Hyper Casual pada portofolio mereka.

Persaingan ini menunjukkan jangkauan game Hyper Casual di pasar negara maju dan berkembang. Ini juga dimaksudkan untuk menjadi panduan bagi pemasar yang ingin mendistribusikan kembali anggaran UA mereka di antara pasar yang lebih menawarkan peluang.

Bukan hanya itu pasar terbesar untuk seluruh genre game, masih berada di wilayah Amerika Serikat. Wilayah ini meledakkan 656% jumlah penginstall baru antara 2019 dan 2020. Namun, game developer juga masih memiliki kesempatan untuk berkembang di wilayah Asia Tenggara, Rusia, Brasil, dan Cina yang juga menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan dalam perkembangan game.

Secara keseluruhan, temuan utama pada riset ini, bagian pendapatan yang dihasilkan dari In App Purchases (IAP) pada keseluruhan genre mengalami peningkatan. Dalam pembagian pendapatan yang dihasilkan dari iklan aplikasi Social Kasino pun meningkat 25%.

Sedangkan, pertumbuhan YoY dalam jumlah pemasangan Hyper Casual di AS, mengalami pertumbuhan 656%. Jika dalam retargeting, hasil ini menunjukan kenaikan 104% dengan tingkat retensi 30 hari.

Tren ini menyoroti fakta jika di seluruh genre, game mulai memadukan strategi monetisasi ketika pengguna mereka mulai mengubah perilaku. Mengingat jumlah waktu yang lebih besar di tangan pengguna, tentu akan ada peningkatan dalam eksplorasi genre yang berbeda. Sebab itu, karena orang akan tetap di rumah sampai pulihnya COVID-19, aliran pendapatan pun akan tergantung pada genre yang bergantung pada perubahan perilaku gamers.

  • Editor: Rommy Rustami
TAGS
LATEST ARTICLE

Persiapan 5G di Indonesia

Seperti apa proyeksi 5G dan tren industri telekomunikasi 2021 di Indonesia?

Senin, 21 Desember 2020 | 14:56 WIB