Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Di era yang serba canggih ini, transaksi online bukan lagi hal yang istimewa. Mulai dari belanja kebutuhan sehari-hari hingga pemesanan tiket pesawat kini bisa dilakukan secara online, melalui gawai atau smartphone. Berkembangnya industri jual beli dan jasa online tentu saja tidak lepas dari keberadaan financial technology (teknologi keuangan) atau yang biasa dikenal sebagai fintech.
Perkembangan fintech di Indonesia memang tidak main-main. Berdasarkan data OJK (Otoritas Jasa Keuangan), setidaknya ada 120 perusahaan fintech yang terdaftar dengan ragam produk baik fisik maupun nonfisik. Hal ini membuktikan bahwa peluang perusahaan fintech untuk berkembang di Indonesia cukup menjanjikan.
Meskipun potensi bisnis ini luar biasa, bukan berarti fintech tidak akan mengalami kesulitan. Di Indonesia saja, ada banyak aspek yang dianggap mampu menghambat perkembangan industri ini. Apa saja 3 tantangan yang akan dihadapi para pelaku bisnis fintech? Berikut ulasannya,
1. Kurangnya kesadaran masyarakat
Meskipun hampir semua orang di Indonesia menggunakan smartphone dan merupakan pengguna internet aktif, tapi ternyata tidak semua memanfaatkan keberadaan fintech. Bahkan banyak dari pengguna smartphone yang tidak memiliki rekening di bank.
Hal ini tentu saja dapat menghambat pertumbuhan fintech di negara kita. Karena tanpa konsumen, inovasi produk teknologi keuangan pun akan sia-sia saja.
2. Kurangnya infrastruktur pendukung dari pemerintah
Salah satu infrastruktur yang diharapkan dapat mendukung financial technology adalah E-KTP. Tetapi kurangnya dukungan pemerintah untuk segera memusatkan seluruh data penduduknya membuat keamanan dan kesolidan produk fintech tidak begitu terjamin.
Risiko penipuan dan penyalahgunaan pun masih rentan terjadi. Karena itulah, agar fintech bisa berkembang dengan baik, pemerintah wajid mengeluarkan regulasi khusus untuk menjamin keamanan dua belah pihak. Yaitu konsumen sebagai pengguna fintech dan pemilik perusahaan sebagai penyedia teknologi keuangan.
3. Fintech di Indonesia masih eksklusif
Beberapa perusahaan fintech di Indonesia masih ada yang menciptakan produk mereka agar berfungsi di smartphone tertentu. Padahal jika ingin berkembang pesat, sebuah fintech seharusnya mampu berfungsi di segala macam jenis gadget dan berafiliasi dengan berbagai bank atau lembaga keuangan untuk memperluas jangkauan konsumen.
Keeksklusifan memang akan membuat keuntungan yang didapat berlipat. Tapi di masa yang akan datang, hal ini bisa mengakibatkan mengecilnya jangkauan pasar pengguna fintech dan turunnya angka penggunaan teknologi keuangan di Indonesia.
Itulah 3 tantangan yang dianggap dapat menghambat perkembangan financial technology di Indonesia. Semoga bermanfaat.
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB
Berikut Daftar Password Paling Umum Dibobol Hacker:
Senin, 30 Juni 2025 | 10:25 WIB