Indonesia Segera Punya Peraturan AI, Apa Pengaruh untuk Pelaku Bisnis?
Pemerintah siapkan 2 Perpres AI 2026 tentang Etika & Roadmap. Cari tahu dampaknya bagi pelaku bisnis selengkapnya di sini!
Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:02 WIB
Sebagai negara maritim, peluang pengembangan usaha perikanan di Indonesia memiliki prospek yang baik, mengingat potensi besar dan sumber daya perikanan yang beragam. Selain itu, pengembangan usaha kelautan dan perikanan dapat menjadi pendorong dalam pemulihan ekonomi Indonesia yang diperkirakan membutuhkan US$ 82 miliar per tahun atau kisaran 1.108 triliun rupiah.
Data dari CDMI Consulting menyebutkan besarnya potensi ini terlihat dari luasnya areal budidaya perikanan yang terus meningkat dalam enam tahun terakhir (2011-2016). Bahkan hingga akhir 2016 tercatat nilai produksi perikanan Indonesia mencapai Rp 139,2 triliun.
Potensi ini dimanfaatkan menjadi peluang bagi Gibran Huzaifah dan tim untuk berinovasi di bidang budidaya perairan (akuakultur). Meskipun startup di bidang ini dengan implementasi IoT gaungnya kurang begitu terdengar, tapi fokus memecahkan masalah menjadi lebih penting dari sekadar mengikuti tren.
Berbeda dengan anak muda lainnya, sejak 2013 ia memilih akuakultur untuk diaplikasikan ke dunia digital sekaligus memecahkan permasalahan yang ada. Pada 1,5 tahun pertama eFishery fokus pada pengembangan produk kemudian pada 2016 fokus menerapkan ke petani ikan tradisional.
Sebelum memulai eFishery, Gibran cukup lama bergelut di bidang budidaya ikan dan menyadari pentingnya pengelolaan pakan. “Kebutuhan yang ada di pembudidaya adalah gimana caranya teknologi itu bisa membantu operasional mereka lebih efisien, membantu keuntungan bisnis mereka lebih tinggi dengan kasih solusi,” ungkap pria kelahiran 31 Desember 1989 ini kepada Digination.
Ia melihat ada gap teknologi yang besar karena saat ini metode budidaya masih sangat tradisional. “Gimana kalau misalkan kita punya teknologi yang bisa bantu mereka di sisi situ dan nanti dari teknologi ini bisa masuk mengarah ke yang lainnya termasuk ke funding dan marketplace,” tambahnya.
IoT Membantu Operasional Bisnis Jadi Efisien
Ide di balik teknologi IoT untuk mempercanggih budidaya ikan ialah pemberian makan secara terjadwal (smart feeding). Alat pemberi pakan otomatis (feeder) dibuat dari tong berkapasitas 150 dan 50 liter yang dibekali sensor detektor yang mampu memonitor nafsu makan ikan.
Inovasi terletak pada Smart feeder eFishery terhubung pada jaringan internet. Petani ikan bisa mengatur sendiri frekuensi, jadwal pemberian pakan, dan takaran yang sesuai untuk jenisnya (nila, mas, lele, udang) melalui ponsel Android.
Dalam aplikasi Android ada feeding rate yang terprogram sesuai kebutuhan, mulai dari tahap awal hingga masa panen. Selain itu, petani ikan bisa memantau pemberian pakan, mulai dari total konsumsi per hari hingga per bulan. Data kemudian diunggah ke server internet kemudian diubah menjadi informasi bagi para petani ikan dan stakeholder.
“Dari sisi bisnis, biaya pakan ikan yang dikeluarkan pemilik kolam mencakup 60-70% total biaya produksi. Pemberian makan tradisional dengan tangan tidak efisien sedangkan eFishery terbukti menurunkan 25% jumlah pakan, dengan kata lain lebih efisien,” tutur Alumni ITB ini.
Angka efisiensi ini terdengar positf mengingat ada 50 juta petani ikan yang tersebar di seluruh Indonesia.Gibran juga mengakui teknologi ini mampu mempersingkat masa panen dan meningkatkan pendapatan petani ikan.
Walaupun berpotensi besar, bagaimana sebenarnya pengaruh eFishery terhadap ekonomi masyarakat, serta strategi adopsi dan sosialisasi teknologi kepada petani ikan? Nantikan ulasan selanjutnya di Digination.id.
Pemerintah siapkan 2 Perpres AI 2026 tentang Etika & Roadmap. Cari tahu dampaknya bagi pelaku bisnis selengkapnya di sini!
Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:02 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:24 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:41 WIB
Best practice untuk meningkatkan performa affiliate seller, berikut di antaranya:
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:55 WIB
Walaupun AI sangat cepat dalam memproses informasi, AI tetap memiliki keterbatasan mendasar AI tidak benar-benar memahami manusia.
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:52 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB