6 Cara Terbaik Microsoft Tangkal Ancaman Siber
Risiko keamanan siber sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan ekonomi di era industri 4
Jumat, 25 Mei 2018 | 06:09 WIB
Paul Gardner Allen atau Paul Allen, laki-laki yang lahir 65 tahun silam di Seattle, Washington, Amerika Serikat (AS), tutup usia Senin, (15/10) karena komplikasi penyakit limfoma non-Hodgkin.
Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai miliarder, ahli teknologi, sekaligus seorang filantropis. Semasa bersekolah sekitar tahun 1968, di Lakeside School, Seattle, Washington, AS, ia berteman baik dengan Bill Gates. Tahun 1975, mereka mendirikan Microsoft, yang sekarang menjadi perusahaan raksasa piranti lunak. Paul menjadi co-founder sekaligus memiliki berkontribusi besar dalam pengembangan teknologi Microsoft. Sayangnya, tahun 1983, ia meninggalkan Microsoft.
Perjalanan co-founder Microsoft itu tidak berhenti di tempat. Tiga tahun berselang, tepatnya tahun 1986, ia mendirikan Vulcan Inc. Perusahaan yang didirikan bersama saudara perempuannya, Jody Allen ini fokus pada investasi dan manajemen proyek.
Baca juga: Kata Siapa Investor Hanya Ingin Cari Untung?
Selain itu, kecintaannya dalam kesenian membuat Paul juga aktif mensponsori museum, perfilman, dan teater. Tahun 1988, Paul berkontribusi terhadap Seattle Cinerama, sebuah teater di kota kelahirannya. Salah satu yang terkenal adalah kepemilikan 18,5% sahamnya terhadap studio animasi DreamWorks, California, AS.
Semenjak keluar dari Microsoft, Paul giat merambah investasinya di bidang olahraga. Ia memiliki tim american football Seattle Seahawks NFL, tim bola basket Portland Trail Blazers NBA, dan saham pada tim sepakbola Liga Utama AS, Seattle Sounders FC. Tahun 2004, Founder Vulcan Inc. itu mendirikan Flying Heritage and Combat Museum, di Washington, AS. Museum itu menampilkan beberapa pesawat pribadi miliknya. Tahun 2006, ia juga mendirikan Living Computer: Museum and Lab di kota yang sama.
Kontribusinya dalam bidang teknologi dan sains juga besar, khususnya bidang kecerdasan buatan (AI/ artificial intelligence). Paul mendirikan Allen Institut for Brain Science tahun 2003 dengan tujuan mempercepat pemahaman otak manusia dalam kesehatan dan penyakit. Institut ini memiliki data lebih dari 63.000 sel otak manusia dari 13 jenis sel saraf rangsang dan penghambatan.
Baca juga: Kecerdasan Buatan Beri Dampak Luar Biasa di Indonesia dan Asia
Paul terus melebarkan kontribusinya dalam bidang AI. Tahun 2013, ia mendirikan Allen Institute for Artificial Intelligence (AI2) yang tujuannya untuk mengeksplorasi AI lebih dalam. Dua tahun kemudian, AI2 meluncurkan mesin pencari ilmiah berbasis AI pertama yang mengalahkan Google Scholar, yaitu Semantic Scholar. Dengan platform ini, ilmuwan dapat dengan cepat dan akurat menemukan jurnal ilmiah. Diluncurkan dengan lebih dari 3 juta jurnal dan terus diperbarui ketika jurnal baru diterbitkan. Beberapa proyek AI2 antara lain Mosaic (Proyek penelitian tentang AI), Euclid (AI yang dapat memecahkan masalah matematika dan geometri), Aristo (AI yang dapat memecahkan masalah ilmu sains), dan inkubator startup.
Paul G. Allen semasa hidupnya telah menyumbangkan lebih dari USD2 miliar untuk mendukung penelitian dan inovasi dalam bidang AI, ilmu saraf, sains, teknologi, pendidikan, dan lainnya. Laki-laki yang telah membuat Microsoft jadi perusahaan raksana seperti sekarang ini meninggalkan dampak yang berkelanjutan terhadap kehidupan manusia sekarang dan di masa depan.
Kamu siap berkontribusi seperti Allen?
Baca juga: Pilih Mana: Akselerator atau Inkubator?
Risiko keamanan siber sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan ekonomi di era industri 4
Jumat, 25 Mei 2018 | 06:09 WIB
Apa pelajaran yang bisa kamu petik dari ditutupnya Path?
Jumat, 21 September 2018 | 16:20 WIB
Apakah Instagram akan menghilang? Bermasalah dengan banyaknya iklan? Mencuri data pribadi untuk kepentingan perusahaan? Atau tidak lagi terlihat inovatif?
Sabtu, 29 September 2018 | 17:05 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB