LogoDIGINATION LOGO

Grab Makin Getol Garap Indonesia

author Oleh Aulia Annaisabiru Ermadi Minggu, 7 Oktober 2018 | 17:10 WIB
Share
Ilustrasi Kurir (Shutterstock)
Share

Grab, perusahaan asal Singapura, makin getol menggarap pasar Indonesia. Termasuk dalam memberikan peluang untuk para pengemudinya untuk menjadi pelaku usaha.

Hal itu misalnya dilakukan melalui kerjasama dengan TrueMoney yang memungkinkan para mitra pengemudi Grab meraup pendapatan tambahan dari agen TrueMoney. Hal ini diharapkan dapat memupuk semangat kewirausahaan pengemudi.

“Sejak tahun lalu, kami telah menciptakan ratusan lapangan pekerjaan di bidang teknologi dan memberdayakan lebih dari 5 juta wirausahawan mikro,” papar Ongki Kurniawan, Executive Director, Grab Indonesia dalam keterangan tertulisnya yang diterima Digination.id.

TrueMoney menyediakan layanan untuk transaksi kebutuhan sehari-hari seperti isi ulang saldo, pembayaran tagihan, pembelian di merchant tertentu dan transfer dana.

Saat ini, seperti dikabarkan oleh Reuters, Grab sedang dalam proses mendapatkan investasi tambahan senilai USD 500 juta dari SoftBank. Pendanaan ini akan menjadikan perusahaan yang didirikan rekan sekampus pendiri Go-Jek, Nadiem Makarim, itu bernilai USD 11 miliar.

Sebelumnya, seperti tertulis di Entrepreneur.com, Grab telah mendapatkan investasi dari berbagai perusahaan terkemuka. Termasuk di antaranya adalah Didi Chuxing, penyedia layanan ride-hailing asal China dan Toyota Motor Corp., perusahaan otomotif dari Jepang.

Indonesia memang dijadikan salah satu target pasar utama Grab. Tentunya, di sini mereka akan bersaing dengan perusahaan asli Indonesia Go-jek, yang sedang getol melakukan ekspansi ke Asia Tenggara.

Go-jek saat ini juga memiliki dukungan investor yang cukup mentereng. Tak kurang dari Google, raksasa internet dari Silicon Valley dan Tencent, raksasa internet dari China, telah menggelontorkan dana ke perusahaan tersebut.

  • Editor: Wicak Hidayat
  • Sumber: Entrepreneur, Reuters
TAGS
RECOMMENDATION
LATEST ARTICLE

Ekonomi Digital Indonesia, Dari Market Place ke Services

Berdasarkan kajian Google, Temasek dan Bain & Company, Indonesia punya potensi ekonomi digital yang paling tinggi dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Bagaimana agar potensi tersebut dapat diraih?

Senin, 17 Februari 2020 | 17:24 WIB

Penerapan Artificial Intelligence di Tokopedia

Artificial Intelligence menjadi salah satu hal yang akan terus menjadi tren pada tahun ini. Bagaimana penerapan AI pada salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, Tokopedia?

Kamis, 6 Februari 2020 | 14:47 WIB

Digitalisasi UKM

99,2% pelaku usaha berskala UKM, membangun perekonomian berarti memberikan dukungan bagi UKM; yang salah satunya dengan Digitalisasi UKM

Jumat, 31 Januari 2020 | 14:31 WIB

Trend Teknologi 2020

Kemana arah perkembangan teknologi? Inilah trend teknologi yang akan berkembang pesat pada 2020

Selasa, 28 Januari 2020 | 13:05 WIB

Mau Mulai Bisnis? Keluarlah dari Zona Nyaman!

Zona nyaman memang membuat kita sulit beranjak. Tetapi, untuk memulai bisnis kita harus keluar dari zona nyaman tersebut. Yuk, simak cerita CEO dan Co-Founder Logisly tentang bagaimana ia keluar dari zona nyaman dan memulai bisnisnya.

Senin, 19 Agustus 2019 | 14:28 WIB