LogoDIGINATION LOGO

Anak Didik Gerakan 1000 Startup Digital Unjuk Gigi

author Oleh Desy Yuliastuti Jumat, 25 Mei 2018 | 08:38 WIB
Share
Inkubasi Gerakan Nasional 1000 Startup Digital gelombang kedua telah berakhir
Share

Inkubasi Gerakan Nasional 1000 Startup Digital gelombang kedua telah berakhir. Kini terpilih 8 startup baru dengan ide inovatif yang siap memecahkan masalah di Indonesia.

Sejak enam bulan lalu hingga Mei 2017, mereka telah melewati berbagai tahapan mulai dari atas Ignition, Networking, Workshop, Hacksprint, dan Bootcamp​.

Puncaknya pada Kamis, 24 Mei 2018, startup terpilih berkesempatan unjuk gigi dalam Demo Day yang diselenggarakan di Auditorium Anantakupa, Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta.

Demo Day diisi oleh pitching 11 startup dari Indonesia dan Brunei Darussalam. Dari Jakarta ada Bizhare (platform investasi) dan Rentrava (sewa motor untuk wisata). Dari Bandung muncul Kandang.in (perantara peternak) dan Atourin (perencana perjalanan wisata).

Dari Yogyakarta terpilih Wozmi (perantara jasa setrika) dan Carenusa (layanan kesehatan online). Adapun dari Bali terpilih Shushi (pemasaran rumput laut) dan Amacall (layanan pijat ibu dan bayi).

Tiga startup lainnya berasal dari Brunei Darussalam, yakni Soulkoneshken (produksi makanan dan burger organik), Benchlab (penyedia laboratorium), dan Game On (manajemen e-sports). Keikutsertaan mereka sekaligus membuka jalan dan menghadirkan kerja sama antara Indonesia dengan Negeri Petro Dolar tersebut.

Baca juga: Indonesia Empat Besar Negara Penghasil Startup Terbanyak

Dalam tahap Demo Day ini, para peserta mempresentasikan produk mereka selama 5 menit ke hadapan para undangan yang terdiri dari berbagai pihak, yakni Kominfo, partner, advisor, mentor, media, komunitas, kampus; ditambah dengan NGO, serta investor.

Plt. Direktur Pemberdayaan Kominfo, Slamet Santoso dalam pembukaan Demo Day mengatakan, program Gerakan 1000 Startup Digital menjadi tahapan awal yang erat kaitannya dengan digitalisasi tujuh sektor strategis, di antaranya sektor pertanian, kesehatan, pariwisata, pendidikan, dan inklusi keuangan.

“Saya berharap dari 11 ini, apakah dari Brunei atau Indonesia bisa menjadi salah satu unicorn Indonesia ke depan. Ini jadi tahapan dan yang ada kaitannya dengan sektor kita akan dorong dan fasilitasi, kita pertemukan dengan stakeholder. Setiap tahun kita juga ada NextIcorn dan menyiapkan event untuk sharing secara regional,” ujarnya.

Baca juga: Program 1000 Startup Ditarget Tercapai Sebelum 2020

-

Selain sesi pitching, para startup juga mendengarkan sesi diskusi panel dari Sony Rachmadi ​(CEO, RUN System) dan Winda Winanti ​(Product Manager, Bukalapak) yang dimentori oleh Prasetyo Andy Wicaksono (Founder, Code For Indonesia) yang membahas “Pembelajaran dari Program 1000 Startup”.

“Jangan lupa untuk melakukan perencanaan dengan baik. harus punya visi yang jauh lebih tinggi. usahakan jangan sampai mundur dari visi yang kita miliki. Jangan lupa semangat dan jangan mudah menyerah. Jangan pernah takut untuk berencana dan jangan bergerak berdasarkan asumsi dari diri sendiri,” kata Prasetyo mengungkapkan harapannya bagi startup di Indonesia.

Sebagai informasi, Demo Day juga menjadi ‘upacara kelulusan’ program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital. Nantinya, mereka akan langsung menyelami dunia ekonomi digital untuk mengembangkan bisnis dengan bekal ilmu yang didapat selama 6 bulan saat mengikuti program.

Baca juga: Gerakan 1000 Startup Digital Gelombang Ketiga Dimulai

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE