LogoDIGINATION LOGO

Mau Keuangan Tetap Aman di Tanggal Tua? Simak Tips Manajemen Keuangan SMART ini!

author Oleh Dewi Shinta N Selasa, 17 Oktober 2023 | 19:21 WIB
Share
Share

Tanggal tua bagi kebanyakan orang ditandai dengan berkurangnya daya beli karena keuangan mulai menipis menjelang gajian. Biasanya kalau di awal bulan masih bisa jajan fancy food, tapi kalau sudah di akhir bulan hanya bisa beli mie instan. Awal bulan, nongkrong bisa sampai 2 kali seminggu. Tapi kalau sudah di akhir bulan, mending sleep call atau maraton drakor.

Ini baru bicara soal makan sehari-hari alias pangan, belum bicara kebutuhan sandang atau pun papan. Bahkan seringkali kita justru mengabaikan kebutuhan utama seperti pangan, sandang serta papan dan lebih memilih untuk memenuhi kebutuhan tersier seperti kebutuhan jalan-jalan sampai konseran. Akibatnya, banyak orang mengalami kesulitan dalam mengalokasikan budget khusus untuk tabungan masa depan, karena gaji bulanan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Yuk upgrade ilmu manajemen keuangan kamu biar tanggal tua bisa tetap have fun! Kuncinya adalah memahami bagaimana mengelola keuangan dengan baik. Sayangnya, masih banyak orang yang belum tahu bagaimana caranya.

Baca juga: Mau Pensiun Dini? Ini Dia Tips Ala Raditya Dika

Berdasarkan survei terbuka yang diselenggarakan blu by BCA Digital di bulan Agustus tahun 2021 lalu terhadap responden usia 18 sampai dengan 34 tahun, 61 persen responden mengaku telah familiar dengan topik manajemen keuangan. Namun, mereka tidak bisa menjelaskan atau mempraktikkan pengelolaan keuangan yang baik dalam keseharian mereka. Selain itu, survei yang sama juga menemukan bahwa 34 persen dari responden malah bingung dan belum memahami cara mengatur keuangan.

Padahal sesungguhnya tidak sulit loh untuk mengelola keuangan. Asal kita berani mulai dari hal yang paling simpel! Yuk upgrade ilmu manajemen keuangan kamu dengan prinsip SMART, yaitu (S)pecific, (M)easurable, (A)chievable, (R)elevant dan (T)ime-bound. Berikut adalah tipsnya:

  1. Specific

Kamu harus spesifik dalam menetapkan tujuan keuangan kamu karena kalau kurang spesifik, maka kamu tidak akan cukup fokus untuk mencapai tujuan keuangan kamu. Misalnya ingin beli rumah di Depok dengan luas tanah mencapai 100-250 m2 dalam 5 tahun ke depan.

  1. Measurable

Pastikan upaya untuk mencapai tujuan keuangan itu terukur dengan menetapkan besaran uang dan waktu yang diperlukan untuk mencapai tujuan keuangan itu. Misalnya dengan mempertanyakan berapa banyak uang yang dibutuhkan dan butuh berapa lama untuk mengumpulkannya.

  1. Achievable

Turunkan tujuan keuangan kamu menjadi rencana kerja atau action plan. Rencana kerja ini akan meliputi langkah-langkah konkrit yang terjangkau ini bisa kamu lakukan demi mencapai tujuan keuangan kamu. Dengan demikian, kamu tinggal mengikuti saja rencana kerja yang telah kamu buat ini. 

Baca juga: 6 Red Flag Finansial dalam Relationship

  1. Relevant

Pastikan tujuan keuangan kamu relevan untuk kamu kedepannya. Beberapa pertanyaan yang bisa ditanyakan pada diri sendiri antara lain adalah (1) seberapa penting tujuan keuangan kamu ini buat kehidupanmu? (2) Apakah ada alternatif lain? (3) Seberapa skeptis kita bisa mencapai tujuan keuanganmu ini?

  1. Time-bound

Tentukan target berapa lama yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan keuanganmu ini. Apakah jangka pendek, menengah atau jangka Panjang? Berapa lama tujuan keuangan jangka pendek? Apakah 1 sampai dengan 3 tahun? Bagaimana dengan jangka Panjang? Apakah 5 sampai dengan 10 tahun? 

Mari mulai dengan menetapkan tujuan keuangan kita sebagai langkah awal untuk meraih financial goals, dengan berani mulai dari dari hal kecil.

 

  • Editor: Dewi Shinta N
TAGS
LATEST ARTICLE