Pajak E-Commerce Resmi Ditunda: Ini yang Wajib Seller Tahu!
Pajak e-commerce ditunda hingga 31 Oktober 2026. Simak alasan penundaannya dan persiapan yang perlu dilakukan seller.
Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:58 WIB
Saat memasuki kawasan baru, seperti mall maupun destinasi wisata lain, apakah kamu pernah mendapatkan promosi produk secara tiba-tiba melalui SMS atau push notif? Misalnya, ada tawaran dari restaurant yang baru kamu ketahui, atau mungkin diskon menarik dari toko sepatu yang berada disekitar area tersebut.
Promosi atau iklan itu menggunakan teknik pemasaran yang disebut geofencing marketing (geomarketing). Geofencing marketing merupakan layanan pemasaran berbasis lokasi yang digunakan bisnis lokal untuk melibatkan audiens mereka. Pengguna geofencing marketing umumnya melakukan tren pemasaran ini dengan mengirimkan pesan yang relevan kepada pengguna smartphone yang memasuki batas atau wilayah geografis yang telah ditentukan.
Ternyata, geofencing marketing ini sering dimanfaatkan oleh banyak bisnis untuk memasarkan produk atau layanan mereka loh! Yuk, simak informasi lebih lanjut seputar geofencing marketing melalui penjelasan yang telah dirangkum oleh DQLab berikut :
Mengenal Geofencing Marketing
Geofencing marketing menjadi strategi pemasaran melalui perangkat seluler dan desktop yang memberi peluang pada bisnis lokal untuk berinteraksi dengan pelanggan atau klien potensial yang berada di sekitar.
Pemasar dapat mengirimkan penawaran produk atau promosi khusus ke perangkat seluler konsumen atau calon pelanggan saat mereka melakukan pencarian di lokasi tertentu, secara geografis, baik di mall, toko, atau bahkan lingkungan sekitar.
Pasar terus berubah dan pelanggan menemukan diri mereka dibanjiri oleh iklan yang tidak relevan. Geofencing memberi peluang bagi bisnis untuk memanfaatkan dua aspek terpenting dari perjalanan pembeli, yaitu ketika mereka bersinggungan dengan waktu dan lokasi.
Baca juga : Kenali Data Science Melalui Penerapannya di Dunia Pemasaran
Cara Kerja Pemasaran Berbasis Lokasi
Geofencing marketing yang berhasil akan menciptakan interaksi bermakna antara bisnis dengan pelanggan atau pelanggan potensial. Bisnis dapat memanfaatkan strategi pemasaran seluler ini dengan menggabungkan teknologi dan penargetan pelanggan yang tepat, bersama pesan yang dipersonalisasi.
Geofencing tentunya dimulai dengan teknologi. Bentuk pemasaran ini menggunakan teknologi seperti beacon atau sinyal pandu, GPS, bahkan alamat IP. Saat seseorang dengan perangkat seluler memiliki aplikasi atau memasukkan istilah pencarian yang terkait dengan bisnis, kemudian memasuki area tertentu, mereka dapat menerima iklan, pesan, atau pemberitahuan khusus melalui SMS, Push Notif, maupun iklan dalam aplikasi.
Karena audiensnya yang sangat terlokalisasi dan tertarget, strategi geofencing menghasilkan prospek yang lebih sedikit, tetapi jauh lebih berkualitas. Pemasaran Ini menghasilkan klik berkualitas lebih tinggi dan ROI (laba atas investasi) serta ROAS (laba atas belanja iklan) yang lebih baik.
Strategi geofencing marketing bergantung pada pemenuhan kebutuhan pelanggan tepat di mana mereka berada. Hal ini juga bergantung pada pemasar yang benar-benar memahami basis pelanggan dan memanfaatkan kekuatan pencarian "near me".
Tidak lupa, Analisis penelusuran dan data demografi pelanggan memainkan peran penting dalam memastikan kesuksesan jenis pemasaran ini.
Baca juga : Teknik Analisis Data dengan Customer Segmentation
Tips Melakukan Geofencing Marketing
Menurut Acquisio, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk melakukan geofencing marketing. Pertama, dengan membuat geofence. Kamu dapat membuat sebuah titik lokasi atau batas area tertentu. Jika merasa kesulitan, ada banyak layanan geofencing marketing agency andal yang bisa kamu gunakan.
Tips kedua buatlah trigger atau pemicu agar pesanmu bisa terkirim otomatis. Kamu bisa menentukan pemicu, misalnya ketika seseorang sudah diam di area tertentu selama 5 menit. Selain itu, meskipun seseorang telah keluar dari suatu area, kamu tetap bisa mengirimkan mereka pesan selama 30 hari ke depan.
Menyesuaikan promosi dengan perilaku konsumen menjadi tips ketiga untuk melakukan geofencing marketing. Mengirimkan pesan marketing pada sembarang orang yang masuk pada area geofence-mu tentu tidak akan membuahkan hasil yang maksimal. Cara yang lebih baik untuk melakukan geofencing marketing adalah dengan berfokus pada tipe orang yang cocok dengan apa yang kamu tawarkan. Hal ini bisa diketahui dari informasi demografis, kebiasaan berbelanja, hobi, aktivitas di internet, pembelian sebelumnya, dan masih banyak lagi
Geofencing marketing menjadi tren pemasaran berbasis lokasi yang menarik untuk dicoba pada bisnismu. Namun, sebelum melakukannya, kamu perlu mengumpulkan data dan melakukan analisa terlebih dahulu pada tipe orang sesuai dengan apa yang bisnismu tawarkan. Intinya, memahami customer segmentation menjadi hal terpenting untuk beragam pemasaran yang kamu lakukan nantinya!
Kamu bisa mulai belajar mengenai customer segmentation dan data lainnya lebih mudah dengan join kursus online bersama DQLab. DQLab merupakan pelatihan Data Science berbahasa Indonesia yang membantu kamu untuk mempersiapkan karir di bidang data. Untuk informasi selengkapnya klik tautan berikut https://dqlab.id/live-class
Yuk mulai belajar data, karena data untuk semua!
Pajak e-commerce ditunda hingga 31 Oktober 2026. Simak alasan penundaannya dan persiapan yang perlu dilakukan seller.
Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:58 WIB
Untuk membantu peserta mempersiapkan diri, DQLab menghadirkan program Sertifikasi BNSP Gratis yang dilengkapi dengan Pre-Session Mini Bootcamp.
Kamis, 2 Juli 2026 | 13:46 WIB
Diamond Food Indonesia kembali menggelar Diamond Mengajar 2026 untuk membekali siswa SMK dengan keterampilan content creator dan digital marketing melalui kolaborasi dunia industri.
Selasa, 30 Juni 2026 | 11:52 WIB
Menjawab kebutuhan tersebut, FLEI Business Show 2026 resmi dibuka pada Kamis (7/5) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Memasuki penyelenggaraan ke-26, pameran bisnis waralaba dan kemitraan terbesar ini hadir sebagai wadah bagi kamu calon pebisnis yang ingi
Jumat, 8 Mei 2026 | 20:19 WIB
Pahami mengapa data analytics kini menjadi skill wajib bagi semua profesi, mulai dari Marketing hingga HR. Pelajari cara mengubah angka menjadi keputusan strategis tanpa harus mahir coding. Baca selengkapnya tentang pentingnya literasi data di era di
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:34 WIB
Ingin silaturahmi tetap hangat tanpa bikin kantong bolong selama Ramadan tahun ini? Temukan rahasia tetap hemat dan praktis dalam menjalin kebersamaan lewat berbagai terobosan terbaru dari Gojek yang siap memanjakan kamu!
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:22 WIB
Pernah merasa niat ibadah Ramadhan sering keganggu karena jadwal kerja yang padat? Bayangkan ada aplikasi yang nggak cuma ngajarin mengaji, tapi juga jadi teman buat ingetin kamu ibadah tiap hari
Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23 WIB
Sony Indonesia resmi meluncurkan tiga produk audio terbarunya dalam acara bertajuk “The Next Generation Earbuds”, menghadirkan inovasi terbaru yang menggabungkan performa noise cancelling terbaik di kelasnya, desain elegan, serta kenyamanan optimal u
Senin, 16 Februari 2026 | 19:07 WIB
perusahaan dapat memanfaatkan format iklan dengan performa terbaik dari Telegram, didukung oleh bantuan teknis penuh jika berlangganan Telegram Ads melalui KIT Global.
Kamis, 29 Januari 2026 | 13:52 WIB
Dalam kegiatan perkuliahan, mahasiswa hampir selalu berhadapan dengan data. Mulai dari rekap nilai, tugas statistik, laporan praktikum, hingga hasil survei penelitian. Excel membantu mahasiswa mengelola data tersebut secara sistematis dan efisien, se
Kamis, 22 Januari 2026 | 17:56 WIB
Tren pembelajaran digital yang meningkat, termasuk minat yang signifikan terhadap keterampilan AI dan data, mencerminkan kesadaran bahwa continuous learning kini menjadi bagian penting dari strategi karier jangka panjang.
Selasa, 6 Januari 2026 | 15:50 WIB
Pengguna WhatsApp kini dimungkinkan untuk mengirim pesan atau mengobrol dengan pengguna yang menggunakan aplikasi pesan instan berbeda.
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:14 WIB
Layanan ini hadir sebagai solusi konektivitas yang sangat ramah di kantong, serta menawarkan spesifikasi yang tidak main-main.
Kamis, 4 Desember 2025 | 12:10 WIB
Samsung bertaruh besar bahwa AI akan menjadi tulang punggung jaringan 6G.
Jumat, 14 November 2025 | 19:33 WIB
Di tengah 64,2 juta lebih pelaku UMKM yang menopang perekonomian nasional, hanya sebagian yang sudah benar-benar go digital. Kasir digital hadir untuk menjembatani kesenjangan itu dengan aplikasi kasir yang mudah, fleksibel, dan terjangkau. Aplikasi
Rabu, 12 November 2025 | 11:06 WIB