Pajak E-Commerce Resmi Ditunda: Ini yang Wajib Seller Tahu!
Pajak e-commerce ditunda hingga 31 Oktober 2026. Simak alasan penundaannya dan persiapan yang perlu dilakukan seller.
Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:58 WIB
Tim riset dan analisis global Kapersky (GReAT) mengatakan ada versi trojan mobile banking terbaru dari Zanubis yang mengancam pengguna HP Android.
Versi orisinil Zanubis pertama kali terdeteksi pada 2022 silam. Malware ini menyamar sebagai layanan PDF reader atau aplikasi lembaga pemerintah Peru. Sementara, varian terbaru yang ditemukan pada 2025 ini menyamar sebagai 2 aplikasi baru, yakni perusahaan sektor energi dan bank menurut laman resmi Kaspersky, Senin (2/6/2025).
Dengan teknik rekayasa sosial yang canggih, pengguna dibujuk untuk mengunduh dan memasang aplikasi palsu ini. Kemudian, malware akan mencuri kredensial dan kunci perbankan dari dompet digital atau kripto korban. Zanubis juga melakukan pencatatan tombol dan perekaman layar, di antara fungsi lainnya.
Baca juga: Waspada Malware Mematikan “Cluster Bomb”
Pada HP Android, aplikasi dapat diinstal dari toko aplikasi resmi Google Play Store. Selain itu, aplikasi juga dapat diinstal langsung dari file APK tanpa melalui toko aplikasi resmi.
Zanubis akan berpura-pura menjadi akun resmi perusahaan energi atau perbankan dengan format seperti "Boleta_XXXXXX.apk" ("Tagihan") atau "Factura_XXXXXX.apk" ("Faktur").
Aplikasi ini berpura-pura sebagai alat verifikasi faktur palsu yang mengharuskan pengguna untuk menginstalnya dan memasukkan informasi pelanggan mereka untuk memeriksa berbagai faktur yang belum dibayar.
Saat berpura-pura menjadi perusahaan energi dan bank, korban akan diarahkan untuk mengunduh malware. Setelah pengguna mengunduh dan meluncurkan salah satu file APK, layar akan muncul dengan logo perusahaan yang digunakan untuk menipu, serta menyatakan bahwa pemeriksaan yang dilakukan sedang berlangsung.
Aplikasi tersebut mengharuskan pengguna untuk memberikan izin aksesibilitas dengan alih-alih izin tersebut diperlukan agar aplikasi berjalan normal. Saat aplikasi malware memperoleh izin aksesibilitas, penipu secara diam-diam memantau dan mengambil data pengguna yang sensitif, seperti kata sandi, pesan, dan detail perbankan, dengan membaca konten layar dan notifikasi.
Inilah yang dilakukan penyerang di balik Zanubis untuk mencuri uang dan mendapatkan akses ke informasi pribadi lainnya.
Baca juga: 8 Fitur untuk Meningkatkan Keamanan Pengguna WhatsApp
Kaspersky mendeteksi lebih dari 130 korban dalam operasi terbaru, dan sekitar 1.250 sejak pemantauan malware ini.
Pelaku di balik Zanubis diduga berasal dari Peru. Terdapat penggunaan bahasa Spanyol Amerika Latin yang konsisten dalam kode tersebut, dan para penyerang menunjukkan pengetahuan tentang perbankan dan lembaga pemerintahan Peru.
Kapersky mengingatkan pentingnya pengguna individu dan perusahaan untuk tetap waspada dan meningkatkan tingkat literasi digital, serta menggunakan solusi keamanan tepercaya dan terbukti, untuk menghindari ancaman semacam itu.
Berikut beberapa rekomendasi agar terhindar dari modus penipu maling m-banking:
Pajak e-commerce ditunda hingga 31 Oktober 2026. Simak alasan penundaannya dan persiapan yang perlu dilakukan seller.
Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:58 WIB
Untuk membantu peserta mempersiapkan diri, DQLab menghadirkan program Sertifikasi BNSP Gratis yang dilengkapi dengan Pre-Session Mini Bootcamp.
Kamis, 2 Juli 2026 | 13:46 WIB
Diamond Food Indonesia kembali menggelar Diamond Mengajar 2026 untuk membekali siswa SMK dengan keterampilan content creator dan digital marketing melalui kolaborasi dunia industri.
Selasa, 30 Juni 2026 | 11:52 WIB
Menjawab kebutuhan tersebut, FLEI Business Show 2026 resmi dibuka pada Kamis (7/5) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Memasuki penyelenggaraan ke-26, pameran bisnis waralaba dan kemitraan terbesar ini hadir sebagai wadah bagi kamu calon pebisnis yang ingi
Jumat, 8 Mei 2026 | 20:19 WIB
Pahami mengapa data analytics kini menjadi skill wajib bagi semua profesi, mulai dari Marketing hingga HR. Pelajari cara mengubah angka menjadi keputusan strategis tanpa harus mahir coding. Baca selengkapnya tentang pentingnya literasi data di era di
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:34 WIB
Ingin silaturahmi tetap hangat tanpa bikin kantong bolong selama Ramadan tahun ini? Temukan rahasia tetap hemat dan praktis dalam menjalin kebersamaan lewat berbagai terobosan terbaru dari Gojek yang siap memanjakan kamu!
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:22 WIB
Pernah merasa niat ibadah Ramadhan sering keganggu karena jadwal kerja yang padat? Bayangkan ada aplikasi yang nggak cuma ngajarin mengaji, tapi juga jadi teman buat ingetin kamu ibadah tiap hari
Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23 WIB
Sony Indonesia resmi meluncurkan tiga produk audio terbarunya dalam acara bertajuk “The Next Generation Earbuds”, menghadirkan inovasi terbaru yang menggabungkan performa noise cancelling terbaik di kelasnya, desain elegan, serta kenyamanan optimal u
Senin, 16 Februari 2026 | 19:07 WIB
perusahaan dapat memanfaatkan format iklan dengan performa terbaik dari Telegram, didukung oleh bantuan teknis penuh jika berlangganan Telegram Ads melalui KIT Global.
Kamis, 29 Januari 2026 | 13:52 WIB
Dalam kegiatan perkuliahan, mahasiswa hampir selalu berhadapan dengan data. Mulai dari rekap nilai, tugas statistik, laporan praktikum, hingga hasil survei penelitian. Excel membantu mahasiswa mengelola data tersebut secara sistematis dan efisien, se
Kamis, 22 Januari 2026 | 17:56 WIB
Tren pembelajaran digital yang meningkat, termasuk minat yang signifikan terhadap keterampilan AI dan data, mencerminkan kesadaran bahwa continuous learning kini menjadi bagian penting dari strategi karier jangka panjang.
Selasa, 6 Januari 2026 | 15:50 WIB
Pengguna WhatsApp kini dimungkinkan untuk mengirim pesan atau mengobrol dengan pengguna yang menggunakan aplikasi pesan instan berbeda.
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:14 WIB
Layanan ini hadir sebagai solusi konektivitas yang sangat ramah di kantong, serta menawarkan spesifikasi yang tidak main-main.
Kamis, 4 Desember 2025 | 12:10 WIB
Samsung bertaruh besar bahwa AI akan menjadi tulang punggung jaringan 6G.
Jumat, 14 November 2025 | 19:33 WIB
Di tengah 64,2 juta lebih pelaku UMKM yang menopang perekonomian nasional, hanya sebagian yang sudah benar-benar go digital. Kasir digital hadir untuk menjembatani kesenjangan itu dengan aplikasi kasir yang mudah, fleksibel, dan terjangkau. Aplikasi
Rabu, 12 November 2025 | 11:06 WIB