Ini Cara Antler Bantu Startup Indonesia Lebih Sukses!

author Oleh Alfhatin Pratama Jumat, 13 September 2019 | 10:22 WIB
Share
Jussi Salovaara, Co-Founder & Managing Partner, Antler | Foto Istimewa
Share

Dalam rangka mencetak lebih banyak entrepreneur di Indonesia yang mampu membangun startup yang sukses melalui platform dan pendanaan, Antler, salah satu generator startup dan perusahaan pendanaan tahap awal mengumumkan rencana peluncurannya di Jakarta, Selasa (10/8). Tak hanya itu, startup nantinya juga akan didukung oleh ekosistem yang dimilki Antler.

Jussi Salovaara, Co-Founder dan Managing Partner Asia Antler, mengatakan banyak individu di Indonesia yang memiliki motivasi untuk menjadi entrepreneur. "Kami ingin memberi mereka sistem pendukung untuk menciptakan startup yang sukses di Indonesia dan sekitarnya. Kami melihat pasar domestik di Indonesia sangat besar dan terdapat banyak peluang di dalamnya," tambahnya.

Jussi menambahkan di Indonesia masih banyak kekurangan pada wadah dan ekosistem bagi individu yang ingin membangun perusahaannya dari awal. Oleh karena itu, Antler ingin hadir sebagai jembatan pada kesenjangan itu.

Sejak dimulai program pertamanya, Antler telah memiliki partisipan dari Indonesia yang tergabung dalam program pertamanya di Singapura, yaitu Wisnu Nugrahadi, CEO Sampingan, perusahaan penyedia pekerjaan yang sudah membantu lebih dari 150.000 orang mendapatkan pekerjaannya. Sampingan telah menerima pendanaan awal dari Golden Gate Ventures dan meningkatkan bisnis dan timnya dengan sangat cepat.

"Antler telah membantu kami sejak hari pertama. Mereka telah memberikan panduan di bidang-bidang di mana kami tidak memiliki pengalaman sama sekali dan memberi kami akses ke jaringan luasnya yang berisi para mentor dan investor yang luar biasa. Kami tidak akan sampai pada titik ini tanpa dukungan mereka," ujar Wisnu.

Baca juga: Startup, Jangan Asal Implementasi Teknologi Blockchain, Ya!

Yaumi F. Sugiharta, CEO, Base | Foto Istimewa
Selain Sampingan, Antler juga telah mencetak startup Indonesia lainnya melalui program keduanya di Singapura, yaitu Base, sebuah perusahaan kecantikan dan kesehatan yang dipersonalisasi yang mengusung model bisnis direct-to-consumer (DTC). Startup yang baru berdiri selama 6 bulan ini sekarang telah mendapatkan pendanaan awal, yang tidak disebutkan nominalnya, dari East Ventures dan Skystar Capital. Investasi awal ini akan mendorong misi Base untuk mempercepat pertumbuhan konsumen dan merekrut lebih banyak talenta.

"Hanya sebulan setelah Demo Day di Antler kami berhasil mendapatkan pendanaan awal. Kami benar-benar bersemangat untuk bekerja sama dengan East Ventures dan Skystar Capital untuk membangun Base kedepannya. Kolaborasi ini terjadi karena Antler membantu menghubungkan kami dengan jaringan venture capital dan angel investor yang dimiliki Antler di Asia Tenggara. Mereka percaya pada misi kami untuk mendefinisikan kembali industri kecantikan dan kesehatan di Indonesia," jelas Yaumi Fauziah Sugiharta, CEO Base.

Hingga saat ini, Antler telah membangun jaringan penasihat bisnis dan mentor yang luas di seluruh wilayah. Martin Hartono, CEO GDP Venture; Noni Purnomo, Presiden Direktur PT Blue Bird Tbk, dan juga Florian Holm, mantan Co-CEO Lazada Indonesia merupakan para mentor lokal untuk program Antler.

Antler memiliki visi untuk berinvestasi serta membantu mendirikan setidaknya 20 startup di Indonesia setiap tahunnya dan memberikan dukungan bagi para pendiri startup dengan membentuk tim yang tepa Disamping itu mereka juga memberikan pendanaan sejak fase awal, akses ke platform dan jaringan penasihat bisnis global yang dimiliki ekosistemnya.

Baca juga: Menjadi Startup yang Mendunia dengan Cara Berbeda

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Siaran Pers KVB
TAGS
RECOMMENDATION

13 Startup Terpilih Ikuti Program Akselerator Plug and Play

Setelah berhasil mengadakan program akselerator batch pertama di Indonesia pada bulan September 2017 lalu, Plug and Play bekerja sama dengan perusahaan investasi Indonesia Gan Konsulindo (GK) kembali menyelenggarakan program serupa di awal tahun ini

Jumat, 12 Januari 2018 | 05:56 WIB

Pilih Mana: Akselerator atau Inkubator?

Ada dua program yang dapat membantu para founder startup untuk memantapkan bisnisnya yaitu Akselerator dan Inkubator. Keduanya dikenal memiliki arti yang sama, padahal jika dilihat lagi banyak hal yang membedakan. Apa sajakah itu?

Selasa, 9 Oktober 2018 | 11:20 WIB
LATEST ARTICLE

It’s Never Too Late To Start Up

Kata siapa usia 40 tahun sudah terlalu tua untuk membangun startup? Adrian Gunadi, co Founder dan CEO Investree membuktikan bahwa hal tersebut salah...

Selasa, 3 Desember 2019 | 08:15 WIB

DISRUPTO 2019, Mengeksplorasi Tantangan Masa Depan Umat Manusia

DISRUPTO 2019 menjadi momentum untuk mengeksplorasi masa depan manusia dari berbagai aspek dan akan memperlihatkan bagaimana kemajuan teknologi yang telah dicapai manusia saat ini dapat membantu keberlangsungan hidup manusia di masa depan.

Selasa, 12 November 2019 | 08:15 WIB