Riset! Orang Indonesia Top 2 Dunia Paling Suka Belanja Online
Konsumen Indonesia semakin fokus pada value for money
Jumat, 19 September 2025 | 15:42 WIB
Para penggemar dan praktisi di industri musik tampaknya sedang dimanjakan oleh Spotify. Platform streaming musik dan audio ini sedang mengembangkan fitur baru bernama “SongDNA”. Fitur ini akan membuat kita bisa menikmati musik dengan cara berbeda. Bukan hanya lewat suara, tapi juga lewat cerita di baliknya.
Fitur ini pertama kali ditemukan oleh Jane Manchun Wong, reverse engineer (perekayasa balik) yang sering menemukan fitur tersembunyi di berbagai aplikasi populer. Wong menemukan SongDNA di dalam kode aplikasi Spotify dan berhasil membuat tangkapan layar yang menunjukkan seperti apa tampilannya.
Menurut Jane, SongDNA memungkinkan pengguna melihat siapa saja yang terlibat di balik sebuah lagu atau album, dari penulis, penyanyi latar, produser, teknisi suara, hingga komposer. Selain itu, hubungan antara orang-orang tersebut bisa ditampilkan, sehingga kamu bisa tahu karya-karya lain yang pernah mereka garap bersama.
Jane bahkan memberikan contoh menarik: seorang artis bernama Rei Ami, yang terlibat dalam film animasi KPop Demon Hunters, ternyata juga ikut menyumbangkan suara di beberapa lagu lain di luar film tersebut.
Baca juga: Di Balik Penangkapan 'Bjorka', Kenali Sisi Lain Dunia Hacker
Saingan Baru untuk TIDAL?
Kalau fitur ini benar-benar diluncurkan, Spotify bakal bersaing dengan TIDAL, salah satu layanan streaming yang sudah lebih dulu menghadirkan fitur interactive credits. Di TIDAL, pengguna bisa menjelajahi lagu berdasarkan siapa yang menulis atau memproduserinya.
SongDNA tampaknya mengambil konsep serupa, tapi dengan pendekatan visual yang lebih interaktif. Ketika mengklik nama produser di satu lagu, kamu bakal langsung diarahkan ke daftar karya lain yang ia tangani.
Bagi penikmat musik, ini tentu seru. Sedangkan bagi para praktisi, seperti musisi, penulis lagu, atau sound engineer, fitur ini bisa jadi cara baru untuk menemukan musisi lain untuk diajak kolab bareng.
Nggak lama setelah Wong membagikan temuannya di media sosial, Spotify memperbarui aplikasinya dan menghapus semua referensi terkait SongDNA. Ketika dimintai komentar, pihak Spotify menolak memberikan keterangan lebih lanjut. Tetapi, mereka juga tidak membantah keberadaan fitur tersebut.
Setelah itu reverse engineer lain, Chris Messina, juga mengonfirmasi temuan Jane. Ia menemukan potongan kode yang menunjukkan bahwa SongDNA memang dirancang untuk menampilkan jaringan kolaborator di balik lagu-lagu yang ada di Spotify.
“Kode tersebut menunjukkan fitur ini bisa membantu pengguna mengeksplorasi lebih banyak karya dari para kontributor yang sama,” katanya.
Baca juga: Rayakan Kreativitas Lewat Kolaborasi Teknologi dan Seni, Garmin Hadirkan Draw Your Instinct 2.0
Artinya, karena belum ada pengumuman resmi, kemungkinan besar fitur ini memang masih dalam tahap uji coba internal.
Menambah Kedekatan antara Musisi dan Pendengarnya
Jika benar-benar diluncurkan, SongDNA bisa menjadi langkah besar bagi Spotify untuk merekatkan hubungan antara pendengar dan pencipta lagu. Kita tidak hanya tahu siapa penyanyinya, tapi juga mengenal tim kreatif yang membuat lagu itu menjadi nyata.
Fitur ini juga bisa membuka wawasan baru bagi banyak orang bahwa "bintang" di industri musik bukan cuma penyanyinya, tapi juga tim besar di balik layar. Jane sendiri bilang, fitur ini bisa menjadi cara baru untuk menemukan musik lewat orang-orang yang membuatnya.
Sampai sekarang, Spotify belum mengumumkan kapan SongDNA akan diluncurkan ke publik. Jika akhirnya dirilis, fitur ini bisa menjadi salah satu inovasi paling menarik dalam cara kita memahami dan menghargai musik.
Konsumen Indonesia semakin fokus pada value for money
Jumat, 19 September 2025 | 15:42 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
Keunggulan Meta Ray-Ban Display adalah sebagai kacamata pintar yang diharapkan mampu menggantikan peran smartphone dalam kehidupan sehari-hari.
Selasa, 23 September 2025 | 15:32 WIB
Format Instagram baru ultra-wide 5120×1080, atau yang sering disebut video geprek, meledak karena ada unsur estetika seperti layar bioskop dalam satu frame.
Kamis, 25 September 2025 | 15:04 WIB
Teknologi biometrik face recognition segera diterapkan untuk registrasi e-SIM. Aturan Komdigi ini dukung keamanan data dan cegah penipuan digital.
Jumat, 26 September 2025 | 17:08 WIB
Magnum menggunakan Giuseppe AI milik NotCo untuk melakukan reformulasi produk agar lebih seimbang secara nutrisi, termasuk menciptakan varian berbasis nabati.
Senin, 29 September 2025 | 14:34 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Samsung bertaruh besar bahwa AI akan menjadi tulang punggung jaringan 6G.
Jumat, 14 November 2025 | 19:33 WIB
Di tengah 64,2 juta lebih pelaku UMKM yang menopang perekonomian nasional, hanya sebagian yang sudah benar-benar go digital. Kasir digital hadir untuk menjembatani kesenjangan itu dengan aplikasi kasir yang mudah, fleksibel, dan terjangkau. Aplikasi
Rabu, 12 November 2025 | 11:06 WIB
Beberapa fitur utama WhatsApp juga telah didukung penuh, di antaranya:
Kamis, 6 November 2025 | 18:07 WIB
Airbnb sedang bertransformasi menjadi semacam media sosial buat traveler. Fitur-fitur baru yang dihadirkan akan membantu para pelancong yang ingin keep in touch dengan teman perjalanan.
Selasa, 28 Oktober 2025 | 19:05 WIB
Pengunjung mendapatkan kesempatan eksklusif untuk mencoba langsung laptop, smartphone, hingga aksesori gaming yang sudah terintregasi AI, bukan sekedar membaca review online.
Senin, 27 Oktober 2025 | 18:32 WIB
Selama ini penyanyi menjadi satu-satunya "bintang"dalam sebuah lagu. Dengan SongDNA, Spotify ingin pendengar tahu siapa saja sosok di balik penciptaan lagu tersebut.
Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:39 WIB
Karya-karya ini tidak hanya menjadi tampilan visual, tetapi juga simbol eksplorasi, ketekunan, dan identitas kreatif generasi muda Indonesia
Selasa, 7 Oktober 2025 | 10:36 WIB
Magnum menggunakan Giuseppe AI milik NotCo untuk melakukan reformulasi produk agar lebih seimbang secara nutrisi, termasuk menciptakan varian berbasis nabati.
Senin, 29 September 2025 | 14:34 WIB
Teknologi biometrik face recognition segera diterapkan untuk registrasi e-SIM. Aturan Komdigi ini dukung keamanan data dan cegah penipuan digital.
Jumat, 26 September 2025 | 17:08 WIB
Format Instagram baru ultra-wide 5120×1080, atau yang sering disebut video geprek, meledak karena ada unsur estetika seperti layar bioskop dalam satu frame.
Kamis, 25 September 2025 | 15:04 WIB
Keunggulan Meta Ray-Ban Display adalah sebagai kacamata pintar yang diharapkan mampu menggantikan peran smartphone dalam kehidupan sehari-hari.
Selasa, 23 September 2025 | 15:32 WIB
Konsumen Indonesia semakin fokus pada value for money
Jumat, 19 September 2025 | 15:42 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merilis Portal Satu Data Jakarta dengan tampilan baru. Bedanya, kali ini tampilannya jauh lebih interaktif berkat tambahan fitur chatbot berbasis AI.
Senin, 15 September 2025 | 14:54 WIB
Talenta data tidak hanya sekadar bisa membaca data, tetapi juga mampu mengubah data menjadi insight
Jumat, 12 September 2025 | 15:37 WIB
Pengguna sedang tergila-gila dengan Nano Banana, model terbaru Google untuk editing foto. Selain itu, Google juga memperkenalkan fitur baru di Gemini Ultra dan Pro, yaitu Photo-to-Video.
Senin, 8 September 2025 | 10:00 WIB