3 Cara Menghidupkan Bisnis
Bagi sebagian orang, musik tidak hanya seni tapi juga bisnis
Senin, 16 April 2018 | 05:02 WIB
Kamu pasti pernah dengar kutipan terkenal dari William Shakespeare “Apalah arti sebuah nama”. Menurut sastrawan asal Inggris tersebut, setangkai bunga Mawar masih tercium wanginya meskipun diberi nama lain yang buruk sekalipun.
Boleh jadi anggapan penulis roman populer Romeo and Juliet itu ada benarnya jika dikaitkan dengan kisah tragis percintaan keduanya yang terhalang restu keluarga. Namun jika dikaitkan dalam dunia bisnis, apa sih pentingnya logo?
Seperti kita ketahui bersama, baru-baru ini aplikasi chatting Slack mengganti logonya dengan tampilan baru. Logo Slack awalnya berupa tagar warna-warni saling tumpang tindih, kini berganti lebih sederhana dan lebih segar berupa susunan balok-balok warna-warni.
Pergantian logo tersebut menimbulkan perdebatan di kalangan penggunanya. Ada yang menyukai desain logo Slack yang lebih simple, pun ada juga yang mengoloknya mirip logo Windows.
Dalam dunia teknologi dan aplikasi, ternyata bukan hanya Slack saja yang mengganti logo. Apple bahkan pernah beberapa kali mengganti logonya dari desain yang rumit menjadi lebih sederhana dan monokrom. Begitu pula dengan IBM, Google, Microsoft, sampai Instagram. Begitu pentingnya logo, banyak perusahaan yang berulangkali mengubahnya.
Baca juga: Jangan Sampai Bisnismu Gagal Hanya karena Nama
“Pelanggan yang membeli dari pesaingmu tidak memilih karena mereka memiliki logo yang lebih baik,” jelas Roy H. Williams, seorang ahli pemasaran, dikutip dari Logomaker, Jumat (25/1).
“Pelanggan lebih peduli tentang hal-hal seperti kualitas produk, prosedur, dan kebijakan yang mungkin memengaruhi mereka. Mereka lebih peduli dengan penawaran, garansi, dan pengalaman yang diciptakan,” tambah Williams.
Williams mencontohkan Wal-Mart yang memiliki nama dan logo yang menurutnya tidak menarik. Namun perusahaan yang berdiri sejak tahun 1962 tersebut berhasil menjadi salah satu perusahaan paling sukses di dunia dalam waktu kurang dari 30 tahun, meskipun memiliki nama dan logo yang menjemukan.
Baca juga: Bingung Menciptakan Nama Usaha? Ikuti Kaidah Ini
Karena logo bukan hanya identitas merek, namun juga mengusung misi dan nilai-nilai perusahaan. Misi dan nilai perusahaan ini berkembang sesuai zaman dan kebutuhan.
Ketika Slack membuat logo dengan bentuk tagar, perusahaan tersebut adalah startup yang masih kecil. Saat ini setelah menjadi perusahaan raksasa, kebutuhan dan brandingnya pun menjadi berbeda. Rebranding perlu dilakukan untuk menyesuaikan dengan perubahan tersebut.
Pelajaran yang bisa kita ambil: jangan biarkan nama atau logo memperlambat dalam menciptakan sesuatu. Tampilan, rasa, dan konsep bisnis tak harus sempurna sejak hari pertama. Itu sebuah proses yang harus dilalui. Jika perlu mengganti logo, pastikan konsumen sudah mengenal nama dan kualitas produkmu lebih dulu.
Jadi, sebelum menghabiskan banyak uang untuk desain logo, rekomendasi skema warna, font dan sejenisnya, tak perlu khawatir dengan logo bisnismu. Menciptakan hubungan yang langgeng dengan pelanggan lebih penting daripada sekadar logo. Pelanggan tentu lebih memilih produk yang berkualitas daripada sekadar produk berlogo cantik, kan?
Yap, apalah arti sebuah logo…
Baca juga: Bikin Logo Bisnis? Coba Aplikasi Ini
Bagi sebagian orang, musik tidak hanya seni tapi juga bisnis
Senin, 16 April 2018 | 05:02 WIB
Budget minimal tapi ingin branding terbaik. Berikut 10 tipsnya!
Senin, 20 Agustus 2018 | 15:55 WIB
Ekonomi akan terus tumbuh dan menguat. Hal ini tentu saja akan berdampak pada bisnis lokal. Apa saja yang akan berubah?
Kamis, 23 Agustus 2018 | 16:15 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB