WhatsApp Resmi Rilis Fitur Chat Lintas Aplikasi
Pengguna WhatsApp kini dimungkinkan untuk mengirim pesan atau mengobrol dengan pengguna yang menggunakan aplikasi pesan instan berbeda.
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:14 WIB
Data Science menjadi bidang ilmu yang semakin banyak dibutuhkan di berbagai industri. Hal ini juga meningkatnya lowongan pekerjaan profesi Data Science seperti data scientist, data analyst, dan data engineer. Mengingat untuk menjadi praktisi data atau bisnis data-driven, terdapat beberapa syarat yaitu salah satunya menguasai ilmu dan konsep Data Science.
Mulai dari pemahaman proses analisis data, menemukan insight, melakukan analisis prediktif menggunakan Machine Learning, hingga menjelaskan analisis data menggunakan visualisasi data. Dalam proses-proses tersebut, kamu akan melewati salah satu tahapan yaitu Exploratory Data Analysis atau dikenal dengan EDA.
Pada artikel DQLab Universitas Multimedia Nusantara, telah merangkum materi untuk mengenal lebih dalam solusi analisis data melalui talkshow “Setiap Data Punya Cerita: Berkenalan dengan Exploratory Data Analysis (EDA)”. Acara ini dilaksanakan secara daring dengan mengundang pembicara yaitu Ronny Fahrudin, Data Scientist di S3 Innovate Pte.Ltd.
Konsep Data Science dan EDA
Langkah awal sebelum memasuki pembahasan EDA, Ronny memperkenalkan terlebih dahulu ilmu Data Science. Data Science adalah ilmu pengetahuan interdisiplin tentang metode komputasi untuk mendapatkan wawasan berharga yang dapat ditindaklanjuti dari kumpulan data yang mencakup tiga fase yaitu desain data, mengumpulkan data dan analisis data. Sehingga ilmu Data Science tidak akan jauh dari tahapan EDA.
“Kini kita sudah memasuki industri 4.0, yang dimana kita tidak bisa lepas dari google, YouTube, sosial media, e-Commerce, dan aplikasi lainnya dan data-data akan selalu tumbuh setiap harinya sampai akhirnya menjadi Big Data. Adanya penumpukkan Big Data dan untuk menemukan solusi maka dibutuhkannya tahapan Exploratory Data Analysis.” Ujar Ronny
Baca juga : Apakah Data Eksternal Penting untuk Bisnis?
Exploratory Data Analysis (EDA) adalah sebuah proses kritis dalam melakukan investigasi awal pada data dengan tujuan menemukan pola, anomali, menguji hipotesis dan dapat memeriksa asumsi dengan bantuan statistik ringkasan kemudian representasi grafis (visualisasi). EDA bagi bisnis dan praktisi data menjadi sebuah kebutuhan utama agar membantu menemukan wawasan yang tidak terduga dalam data, mengecek kualitas data yang selanjutnya proses cleansing dan processing, hingga dapat menyampaikan wawasan data pada para stakeholder.
Adapun beberapa langkah-langkah dalam EDA, yaitu:
Tujuan Akhir Proses EDA dalam Data Science
Setelah mengumpulkan kumpulan data kemudian menganalisis data menggunakan beberapa tools seperti Python, Numpy, Pandas, atau Scipy, karena tools pemrograman tersebut sangat digunakan ketika melakukan proses EDA.
“Latar belakang saya bukan STEM, dulu saya belajar ini cukup lama tetapi dengan saya fokus dalam pembelajarannya. Sangat penting bagi pemula jika ingin memasuki industri data mengenal dan paham bahasa pemrograman, statistik, dan tools visualisasi data” ungkap Ronny Fahrudin selaku Data Scientist di S3 Innovate Pte.Ltd
Baca juga : 5 Pengaplikasian Blockchain dalam Bisnis
Dengan memahami dasar Data Science, menjadi skill plus di industri terutama bagi kamu pemula yang memasuki bidang data. DQLab.id menjadi salah satu kursus online Data Science yang memberikan kesempatan untuk kamu dalam memulai belajar ilmu Data Science mulai dari belajar menggunakan bahasa pemrograman Python atau R hingga melakukan visualisasi data yang dapat kamu aplikasikan langsung.
Yuk, mulai belajar data karena data untuk semua!
Pengguna WhatsApp kini dimungkinkan untuk mengirim pesan atau mengobrol dengan pengguna yang menggunakan aplikasi pesan instan berbeda.
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:14 WIB
Layanan ini hadir sebagai solusi konektivitas yang sangat ramah di kantong, serta menawarkan spesifikasi yang tidak main-main.
Kamis, 4 Desember 2025 | 12:10 WIB
Samsung bertaruh besar bahwa AI akan menjadi tulang punggung jaringan 6G.
Jumat, 14 November 2025 | 19:33 WIB
Di tengah 64,2 juta lebih pelaku UMKM yang menopang perekonomian nasional, hanya sebagian yang sudah benar-benar go digital. Kasir digital hadir untuk menjembatani kesenjangan itu dengan aplikasi kasir yang mudah, fleksibel, dan terjangkau. Aplikasi
Rabu, 12 November 2025 | 11:06 WIB
Beberapa fitur utama WhatsApp juga telah didukung penuh, di antaranya:
Kamis, 6 November 2025 | 18:07 WIB
Airbnb sedang bertransformasi menjadi semacam media sosial buat traveler. Fitur-fitur baru yang dihadirkan akan membantu para pelancong yang ingin keep in touch dengan teman perjalanan.
Selasa, 28 Oktober 2025 | 19:05 WIB
Pengunjung mendapatkan kesempatan eksklusif untuk mencoba langsung laptop, smartphone, hingga aksesori gaming yang sudah terintregasi AI, bukan sekedar membaca review online.
Senin, 27 Oktober 2025 | 18:32 WIB
Selama ini penyanyi menjadi satu-satunya "bintang"dalam sebuah lagu. Dengan SongDNA, Spotify ingin pendengar tahu siapa saja sosok di balik penciptaan lagu tersebut.
Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:39 WIB
Karya-karya ini tidak hanya menjadi tampilan visual, tetapi juga simbol eksplorasi, ketekunan, dan identitas kreatif generasi muda Indonesia
Selasa, 7 Oktober 2025 | 10:36 WIB
Magnum menggunakan Giuseppe AI milik NotCo untuk melakukan reformulasi produk agar lebih seimbang secara nutrisi, termasuk menciptakan varian berbasis nabati.
Senin, 29 September 2025 | 14:34 WIB
Teknologi biometrik face recognition segera diterapkan untuk registrasi e-SIM. Aturan Komdigi ini dukung keamanan data dan cegah penipuan digital.
Jumat, 26 September 2025 | 17:08 WIB
Format Instagram baru ultra-wide 5120×1080, atau yang sering disebut video geprek, meledak karena ada unsur estetika seperti layar bioskop dalam satu frame.
Kamis, 25 September 2025 | 15:04 WIB
Keunggulan Meta Ray-Ban Display adalah sebagai kacamata pintar yang diharapkan mampu menggantikan peran smartphone dalam kehidupan sehari-hari.
Selasa, 23 September 2025 | 15:32 WIB
Konsumen Indonesia semakin fokus pada value for money
Jumat, 19 September 2025 | 15:42 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merilis Portal Satu Data Jakarta dengan tampilan baru. Bedanya, kali ini tampilannya jauh lebih interaktif berkat tambahan fitur chatbot berbasis AI.
Senin, 15 September 2025 | 14:54 WIB