LogoDIGINATION LOGO

IBM Environmental Intelligence Suite Bantu Menangani Risiko Iklim

author Oleh Nur Shinta Dewi Selasa, 12 Oktober 2021 | 14:45 WIB
Share
Farmer using tablet computer in greenhouse. White screen.
Share

IBM hari ini mengumumkan IBM Environmental Intelligence Suite yang memanfaatkan teknologi AI untuk membantu perusahaan mempersiapkan dan merespons risiko cuaca dan iklim yang dapat mengganggu bisnis. 

Menurut "Global Risks Report 2021." Forum Ekonomi Dunia, cuaca ekstrem, kegagalan antisipasi perubahan iklim, dan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh manusia disebut sebagai tiga risiko teratas yang paling mungkin terjadi terhadap bisnis selama sepuluh tahun ke depan. 

IBM Environmental Intelligence Suite yang diumumkan hari ini bertujuan untuk membantu perusahaan merampingkan dan mengotomatisasi pengelolaan risiko lingkungan dan mengoperasionalkan proses yang mendasarinya, termasuk penghitungan dan pengurangan karbon, untuk memenuhi tujuan lingkungan. 

“Masa depan bisnis dan lingkungan sangatlah terkait. Perusahaan tidak hanya mengatasi dampak gangguan cuaca ekstrem pada operasi mereka, namun pemegang saham dan regulator juga akan meminta tanggung jawab perusahaan atas bagaimana operasi mereka berdampak pada planet ini,” kata Kareem Yusuf, Ph.D., Manajer Umum, IBM AI Applications. 

Baca juga : Memberdayakan Green Data Center

Suite ini memanfaatkan data cuaca yang ada dari IBM, penyedia paling akurat secara keseluruhan secara global, analitik geospasial canggih yang sudah digunakan oleh perusahaan di seluruh dunia, dan inovasi baru dari IBM Research. 

Penawaran ini adalah yang pertama untuk menyatukan AI, data cuaca, analitik risiko iklim, dan kemampuan penghitungan karbon yang memungkinkan organisasi menghabiskan lebih sedikit sumber daya untuk menyusun data kompleks, dan menganalisisnya lebih banyak guna mendapatkan wawasan dan mengambil tindakan untuk meningkatkan kinerja operasi mereka.

Berikut solusi SaaS (software as a service) yang dirancang untuk membantu perusahaan:

  • Memantau kondisi lingkungan yang mengganggu seperti cuaca buruk, kebakaran hutan, banjir, dan kualitas udara, serta mengirim peringatan/alert saat terdeteksi;
  • Memprediksi potensi dampak perubahan iklim dan cuaca di seluruh bisnis menggunakan analisis risiko iklim;
  • Mendapatkan wawasan/analisa tentang potensi gangguan operasional dan memprioritaskan upaya mitigasi serta respons;
  • Mengukur dan melaporkan inisiatif lingkungan serta mengoperasionalkan penghitungan karbon, sembari mengurangi beban pelaporan ini pada tim pengadaan dan operasi.

Suite ini memberikan wawasan/analisa lingkungan melalui API, dashboards, peta, dan peringatan/alert yang dapat membantu perusahaan menangani tantangan operasional langsung serta perencanaan dan strategi jangka panjang. 

Misalnya, suite ini dapat digunakan untuk membantu para retailers bersiap menghadapi gangguan pengiriman dan persediaan terkait cuaca yang parah, atau faktor risiko lingkungan, ke lokasi gudang. 

Perusahaan energi dan utility dapat menentukan di mana harus memangkas vegetasi di sekitar saluran listrik atau aset penting mana yang akan memiliki risiko lebih besar terhadap kebakaran hutan akibat perubahan iklim. 

Baca juga : Alibaba Capai 18% Efisiensi Penghijauan dari Peningkatan Algoritma dan Energi Bersih

Suite ini juga dapat digunakan untuk membantu supermarket mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana sistem pendingin berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca mereka secara keseluruhan dan memprioritaskan lokasi untuk perbaikan.

“IBM menyatukan kekuatan AI dan hybrid cloud untuk menyediakan bisnis dengan environmental intelligence yang dirancang untuk membantu mereka meningkatkan kinerja, operasional dan pelaporan lingkungan, menciptakan operasi bisnis yang lebih efisien untuk mengurangi konsumsi sumber daya, dan merencanakan ketahanan dalam menghadapi gangguan iklim,” kata Kareem Yusuf, Ph.D., Manajer Umum, IBM AI Applications. 

Environmental Intelligence Suite dapat diintegrasikan dengan portofolio perangkat lunak IBM yang lebih luas untuk efisiensi tambahan di seluruh operasi bisnis – termasuk IBM Maximo Application Suite untuk membantu perusahaan melindungi dan memperpanjang siklus dari aset penting mereka dan IBM Supply Chain Intelligence Suite untuk membantu membangun rantai pasokan yang lebih berkelanjutan dan tangguh.

Perusahaan juga dapat memanfaatkan keahlian lintas industri IBM Global Business Services untuk membantu merancang, mengimplementasikan, dan mempercepat perjalanan transformasi bisnis lingkungan mereka. 

Strategi ini mencakup pengonsepan ulang operasi, rantai pasokan, manajemen emisi, atau ESG serta pelaporan risiko iklim dengan bantuan teknologi yang muncul untuk membantu organisasi memenuhi tujuan lingkungan mereka.

Untuk detail selengkapnya tentang IBM Environmental Intelligence Suite, kunjungi: ibm.biz/environmental-intelligence.

  • Editor: Nur Shinta Dewi
TAGS
LATEST ARTICLE

Begini Fakta Generasi Sandwich

Generasi sandwich masih berhak happy meski terhimpit dua tanggungan ekonomi sekaligus, apa rahasianya?

Selasa, 18 Januari 2022 | 22:13 WIB

Industri Gaming di Dunia Metaverse 

Jika gaming Indonesia berhasil sukses di dunia Internet, apakah metaverse juga membawa pengalaman yang sama bahkan bisa lebih berpotensi?

Selasa, 4 Januari 2022 | 17:52 WIB