LogoDIGINATION LOGO

Menghadapi Millennials di Dunia Kerja, Mulai dari Sini

Oleh Aulia Annaisabiru Ermadi Selasa, 7 Mei 2019 | 10:42 WIB
Share
Ilustrasi millennials (shutterstock)
Share

Saat ini millennials (generasi yang lahir antara tahun 1980 dan 2000) telah menguasai 35% bursa tenaga kerja dunia. Dan angka ini akan terus tumbuh seiring berjalannya waktu. Diperkirakan pada tahun 2025, kelompok yang disebut juga generasi Y ini akan tumbuh hingga 75% dari populasi pekerja dunia. 

Meskipun banyak stereotipe yang berkembang terkait perilaku dan sifatnya di tempat kerja seperti kutu loncat, serba instan dan manja. Namun nyatanya, mitos itu tidak selalu benar.

Untuk memaksimalkan potensi karyawan millennialsmu, kamu harus tahu bagaimana memahami dan menyesuaikan gaya manajemen dengan generasi ini.

Baca juga: Jangan Pusing, Ini 5 Cara Memperlakukan Millenials di Tempat Kerja

Ilustrasi millenials di tempat kerja (shutterstock)

Berikut adalah empat pedoman penting yang harus kamu pegang untuk mengatur millennials di tempat kerja:

Berikan kesempatan untuk belajar 

Millennials butuh kesempatan banyak untuk berkembang dan belajar. Mereka yang tumbuh dalam budaya instan dan canggih, cenderung memiliki sifat tidak sabar, suka tantangan dan haus akan pengalaman baru.

Sebagai seorang pemimpin, kamu harus membantu mereka untuk mengidentifikasi peluang untuk mengembangkan ketrampilan baru. Misalnya dengan sering menugaskan proyek  baru dan memberikan posisi berbeda pada periode tertentu. Yang paling penting, generasi Y ini ingin 'naik level'.

Baca juga: Pengusaha Milenial, Ini 7 Film Netflix Wajib Tonton

Beri banyak ruang untuk bergerak

Generasi millennials lebih berani membuat keputusan karier dari generasi pendahulunya. Dapat diartikan bahwa, generasi ini bekerja hari ini sekaligus memikirkan posisi yang akan dimiliki keesokan harinya. Mereka tidak mau menunggu lama untuk mencapai tujuannya. Dan mereka tidak takut akan perubahan.

Jika mereka tidak dapat menemukan tujuan jelas untuk pekerjaannya, tidak melihat peluang berkembang, dan sulit mendapatkan keseimbangan hidup, maka mereka lebih memilih untuk keluar.

Untuk membuatnya bertahannya, lebih baik untuk mendiskusikan jalur karier secara berkala, setidaknya setahun sekali.

Baca juga: 4 Kebiasaan Milenial yang Patut Kamu Terapkan!

 

Ilustrasi millenials di tempat kerja (shutterstock)

Jadi mentor, bukan bos

Generasi Y dikenal tidak menyukai struktur hirarki kekuasaan. Mereka lebih suka struktur cair, karena yang mereka butuhkan adalah mentor yang dapat membimbing bukan hanya seorang pengatur.

Generasi ini akan memberikan rasa hormatnya melalui prestise profesional dan konsistensi tindakan dari pemimpinnya yang bisa diteladani. 

Maksimalkan kemampuan digitalnya

Millennials lahir dengan teknologi bahkan disebut sebagai digital natives. Penggunaan sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram adalah bagian dari kehidupan sehari-harinya. Perusahaan tidak boleh menghalangi penggunaan teknologi dan sosial media. Sebaliknya, hal ini bisa membantu perusahaan membangun kompetensi.

 

Kedatangan millennial di dunia kerja adalah sebuah tantangan dan peluang. Millennials datang membawa berbagai potensi yang jika dimanfaatkan dengan benar dapat membantu untuk memajukan perusahaan. Sudah siap menyambutnya?

Baca juga: Pekerja Milenial di Era Gig Economy. Seperti Apa, ya?

  • Editor: Wicak Hidayat
  • Sumber: Forbes, qz
TAGS
RECOMMENDATION

Nasib Fintech di Pundak Millennials?

Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) mencatat sebanyak 135-140 perusahaan berkembang di tahun yang naik secara signifikan sebanyak 78% terhitung sejak tahun 2016 – 2017

Senin, 2 April 2018 | 11:23 WIB
LATEST ARTICLE

Jurus Google Agar Karyawan Capai Target

OKR atau Objective and Key Results adalah metode pengukuran manajemen kerja yang diterapkan oleh Google. Dan membuatnya sukses seperti sekarang ini.

Jumat, 17 Mei 2019 | 10:36 WIB

Cegah Karyawan "Hangus" dengan Metode Ini

Burnout adalah masalah serius dan bisa berakibat buruk bagi karyawan, organisasi dan bisnis. Namun semuanya bisa dikenali, dicegah dan dikelola dengan 4 langkah sederhana ini.

Senin, 6 Mei 2019 | 10:04 WIB

Jangan Salah Langkah Jualan Online

Di era serba digital ini, para entrepreneur dimudahkan dalam memasarkan produknya dengan digital marketing. Tapi, jangan salah langkah ya.

Jumat, 3 Mei 2019 | 10:16 WIB

Rawat Dirimu Agar Bisnis Makin Sukses

Memulai bisnis memang butuh kerja keras dan perjuangan ekstra, namun merawat diri sendiri atau self care adalah hal yang tidak bisa ditinggalkan.

Jumat, 26 April 2019 | 15:52 WIB

Belum Dapat Investor? Coba Crowdfunding Aja!

Sulit cari modal? Coba gunakan crowdfunding. Dengan langkah-langkah ini kamu bisa cepat mendapatkan pendanaan tanpa harus menunggu angel investor datang

Kamis, 28 Maret 2019 | 12:00 WIB

Serba-serbi Pendanaan Startup!

Mencari tahu pilihan pendanaan apa yang paling masuk akal bagi setiap orang terlihat cukup rumit karena kebutuhan setiap startup berbeda.

Jumat, 22 Maret 2019 | 08:05 WIB

Sedang Mencari Funding? Hindari 3 Kesalahan Ini

Memiliki ide brilian, langkah selanjutnya adalah mencari pendanaan. Sebelum bertemu investor, pelajari tiga kesalahan umum ini. Jangan sampai kamu melakukannya

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:10 WIB