Affiliate Jadi Mesin Baru Dongkrak Omzet, Ini Tips Affiliate untuk Seller!
Best practice untuk meningkatkan performa affiliate seller, berikut di antaranya:
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:55 WIB
Perkembangan teknologi digital dan menjamurnya marketplace turut mewadahi kebutuhan perempuan untuk tampil fashionable. Hal ini pula yang dibidik salah satu pemain marketplace fashion di dunia digital, Tinkerlust.
Sayangnya di balik kemudahan berbelanja zaman now, Chief Executive Office (CEO) Tinkerlust, Samira Shihab mengatakan, timbul masalah baru, yaitu timbunan limbah fesyen alias barang-barang yang sudah tidak digunakan lagi.
Menurut Samira, akan lebih baik apabila tumpukan barang dijual kembali. Langkah tersebut selain mengurangi limbah fesyen juga bisa dipakai sebagai trik berhemat bagi yang gemar belanja (shopaholic).
Baca juga: Bagaimana Tranformasi Digital Telah Mengubah Industri Fashion
“Kita mau mengedukasi pembeli kita juga sebagai smart shopper. Banyak di Indonesia yang konsumtif dan sering belanja tapi akhirnya gak terpakai, akhirnya gak tahu mau diapain. Dengan adanya Tinkerlust kita membantu perempuan menjual lagi. Gak perlu khawatir karena pembelinya juga banyak yang mencari barang berkualitas bagus,” kata Samira saat ditemui di acara GDP Power Lunch di Jakarta, Selasa (17/4/2018).
Didirikan sejak 2016, startup Tinkerlust ingin memberikan kemudahan bagi penggunanya baik untuk menjual maupun membeli produk fesyen branded bekas (preloved) berkualitas berupa pakaian, tas, sepatu, aksesoris hingga perlengkapan make up. Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan barang branded yang biasanya mahal dengan harga yang lebih ramah di kantong.
Meskipun bukan platform satu-satunya yang menawarkan penjualan barang preloved, Tinkerlust menawarkan konsep dan servis berbeda untuk para seller-nya.
“Perbedaan Tinkerlust dengan marketplace besar lainnya seperti Tokopedia dan Bukalapak adalah kami menawarkan servis dari awal hingga akhir untuk para penjual. Mulai dari penjemputan barang yang akan dijual, mengkurasi barang, melakukan pengecekan keaslian barang, hingga penilaian harga,” jelas Samira.
Menariknya, Tinkerlust juga membantu dalam hal pemotretan produk agar tampak menarik, memasukkannya ke website, menyediakan customer service, serta melakukan pengiriman hingga barang sampai ke pembeli.
Chief Operating Officer (COO) Tinkerlust, Aliya Amitra menambahkan, setelah dua tahun beroperasi, kini Tinkerlust sudah memiliki ribuan penjual, ribuan branded items termasuk brand lokal, serta lebih dari 2000 merek fashion ternama mulai dari Zara hingga Hermes.
Baca juga: Terungkap, Jam dan Momen Paling Ramai Belanja Online
Dari sisi finasnsial, perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie mengatakan perilaku konsumtif dan senang berbelanja untuk dipakai sebentar mutlak ada dan didominasi kaum hawa. Bahkan tahun 2015 di Amerika Serikat sebuah riset menunjukkan perempuan hanya menggunakan 21 persen dari pembelanjaannya.
Agar kantong tidak jebol, menurut Prita, satu-satunya jalan keluar bagi perempuan adalah melakukan garage sale lewat platform untuk mendapatkan uangnya kembali.
“Meskipun tidak sepenuhnya balik, tapi paling tidak dari situ kita bisa mengumpulkan uang lagi. Pertama bisa untuk tambahan kita menabung dan investasi. Kedua, bisa untuk modal membeli barang baru,” jelasnya.
Best practice untuk meningkatkan performa affiliate seller, berikut di antaranya:
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:55 WIB
Walaupun AI sangat cepat dalam memproses informasi, AI tetap memiliki keterbatasan mendasar AI tidak benar-benar memahami manusia.
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:52 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB