THR Cair Setahun Sekali, Simak 4 Strategi Investasi Emas yang Cerdas!
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Perkembangan teknologi digital dan menjamurnya marketplace turut mewadahi kebutuhan perempuan untuk tampil fashionable. Hal ini pula yang dibidik salah satu pemain marketplace fashion di dunia digital, Tinkerlust.
Sayangnya di balik kemudahan berbelanja zaman now, Chief Executive Office (CEO) Tinkerlust, Samira Shihab mengatakan, timbul masalah baru, yaitu timbunan limbah fesyen alias barang-barang yang sudah tidak digunakan lagi.
Menurut Samira, akan lebih baik apabila tumpukan barang dijual kembali. Langkah tersebut selain mengurangi limbah fesyen juga bisa dipakai sebagai trik berhemat bagi yang gemar belanja (shopaholic).
Baca juga: Bagaimana Tranformasi Digital Telah Mengubah Industri Fashion
“Kita mau mengedukasi pembeli kita juga sebagai smart shopper. Banyak di Indonesia yang konsumtif dan sering belanja tapi akhirnya gak terpakai, akhirnya gak tahu mau diapain. Dengan adanya Tinkerlust kita membantu perempuan menjual lagi. Gak perlu khawatir karena pembelinya juga banyak yang mencari barang berkualitas bagus,” kata Samira saat ditemui di acara GDP Power Lunch di Jakarta, Selasa (17/4/2018).
Didirikan sejak 2016, startup Tinkerlust ingin memberikan kemudahan bagi penggunanya baik untuk menjual maupun membeli produk fesyen branded bekas (preloved) berkualitas berupa pakaian, tas, sepatu, aksesoris hingga perlengkapan make up. Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan barang branded yang biasanya mahal dengan harga yang lebih ramah di kantong.
Meskipun bukan platform satu-satunya yang menawarkan penjualan barang preloved, Tinkerlust menawarkan konsep dan servis berbeda untuk para seller-nya.
“Perbedaan Tinkerlust dengan marketplace besar lainnya seperti Tokopedia dan Bukalapak adalah kami menawarkan servis dari awal hingga akhir untuk para penjual. Mulai dari penjemputan barang yang akan dijual, mengkurasi barang, melakukan pengecekan keaslian barang, hingga penilaian harga,” jelas Samira.
Menariknya, Tinkerlust juga membantu dalam hal pemotretan produk agar tampak menarik, memasukkannya ke website, menyediakan customer service, serta melakukan pengiriman hingga barang sampai ke pembeli.
Chief Operating Officer (COO) Tinkerlust, Aliya Amitra menambahkan, setelah dua tahun beroperasi, kini Tinkerlust sudah memiliki ribuan penjual, ribuan branded items termasuk brand lokal, serta lebih dari 2000 merek fashion ternama mulai dari Zara hingga Hermes.
Baca juga: Terungkap, Jam dan Momen Paling Ramai Belanja Online
Dari sisi finasnsial, perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie mengatakan perilaku konsumtif dan senang berbelanja untuk dipakai sebentar mutlak ada dan didominasi kaum hawa. Bahkan tahun 2015 di Amerika Serikat sebuah riset menunjukkan perempuan hanya menggunakan 21 persen dari pembelanjaannya.
Agar kantong tidak jebol, menurut Prita, satu-satunya jalan keluar bagi perempuan adalah melakukan garage sale lewat platform untuk mendapatkan uangnya kembali.
“Meskipun tidak sepenuhnya balik, tapi paling tidak dari situ kita bisa mengumpulkan uang lagi. Pertama bisa untuk tambahan kita menabung dan investasi. Kedua, bisa untuk modal membeli barang baru,” jelasnya.
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB