Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Tak jarang dari kita aktif sebagai pendengar yang baik, namun dalam sudut pandang digital marketer, menjadi pendengar hal yang penting karena dengan kita mendengarkan secara sosial, maka pada akhirnya marketer akan mengetahui dengan tepat yang dibutuhkan pelanggan tanpa harus mencari-cari jawaban tanpa henti.
Di era media sosial, percakapan yang dilakukan oleh audiens sudah transparan, misalnya seperti suatu akun berkomentar dengan men-tag temannya sebagai bentuk sharing konten dan komen tersebut dapat dilihat oleh orang banyak pengguna platform media sosial tersebut. Dengan melihat percakapan tersebut, kita dapat mengetahui serta mampu menilai apa yang dikatakan audiens terhadap merek bisnis.
Dalam dunia digital marketing, hal tersebut disebut dengan social listening. Bagi marketer, social listening menjadi tools marketing yang mampu membantu menganalisis apa yang audiens katakan di media sosial tentang merek bisnis.
Selain itu juga, social listening biasanya juga digunakan sebagai ajang riset secara real-time tentang bisnis kompetitor lainnya di platform media sosial. Untuk penjelasan lebih jelasnya terkait social listening, yuk simak artikel berikut ini sampai selesai.
Social Listening dan Valuenya untuk Bisnis
Secara garis besar, social listening melibatkan analisis dari sebuah percakapan dan tren yang berkaitan dengan merek bisnis kamu. Termasuk percakapan yang relevan dengan bisnis/perusahaan kamu, kompetitor, dan bisnis lainnya di industri. Dari percakapan tersebut, akan mendapatkan sebuah insight yang bisa digunakan oleh para marketer untuk membuat keputusan pemasaran yang tepat. Insight yang didapatkan, bisa melalui dari topik yang audiens bicarakan di kolom komentar maupun semua @mention yang ada di media sosial.
Baca juga: Tujuan Teknik Analisis Data di Sosmed Analytics
Pada social listening, cakupannya lebih luas, karena pada prosesnya menggunakan analisis sentimen (sentiment analysis) guna memahami percakapan di media sosial online. Tujuan utama dari social listening yaitu:
Terlepas dari banyaknya jumlah data yang didapatkan dari social listening, bisnis akan mendapatkan keuntungan dari data. Data tersebut mampu membawa nilai yang berharga bagi audiens/pelanggan dan juga bisnis, adapun keutamaan dari social listening:
Tahapan untuk Memulai Social Listening
Jika ini baru pertama kalinya mengimplementasikan social listening untuk bisnis, berikut 3 tahapan yang bisa kamu coba sekarang:
Baca juga: Fungsi & Penerapan Teknik Analisis Data Tahun 2023
Social listening bukan hanya tentang tracking metrik saja, melainkan mendapatkan insight tentang apa yang diinginkan pelanggan serta bagaimana kita sebagai marketer mampu memenuhi kebutuhan mereka dengan baik. Agar mendapatkan insight yang maksimal dari analisis data, banyak praktisi menggunakan Python sebagai bahasa pemrograman yang akurat dan dapat dimanfaatkan untuk otomatisasi media sosial post.
Ingin belajar lebih lanjut tentang Python dan pengaplikasiannya di industri? Ikuti kelas Bootcamp DQLab, belajar bersama mentor praktisi data profesional secara langsung dan tersedia praktik hands-in project real case di industri. Informasi lebih lanjut kunjungi https://dqlab.id/bootcamp-data-analyst-with-python-and-sql.
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB
Berikut Daftar Password Paling Umum Dibobol Hacker:
Senin, 30 Juni 2025 | 10:25 WIB