LogoDIGINATION LOGO

Perang Tren AI ChatGPT vs Bard, Apa Bedanya?

author Oleh DQLab Rabu, 15 Februari 2023 | 11:51 WIB
Share
Share

 

Teknologi Artificial Inteligence (AI) tidak pernah berhenti menunjukkan manfaat penggunaannya di era digital. Banyak perusahaan yang menggunakan AI untuk mendukung berbagai kemudahan yang ditawarkan, tidak terkecuali dua perusahaan besar dunia, Google dan OpenAI.

Ramai diperbincangkan, ChatGPT sebagai teknologi AI yang disokong oleh OpenAI ini disebut mendapatkan pesaing baru, yakni Bard. Bard sendiri merupakan eksperimen AI baru oleh Google dengan tujuan menggabungkan luasnya pengetahuan dunia Google.

Berada di pasar yang sama sebagai chatbot AI, ChatGPT dan Bard memiliki sejumlah perbedaan yang menarik untuk dipahami.

Mengenal ChatGPT & Bard

ChatGPT merupakan chatbot berbasis teknologi  kecerdasan buatan (AI) yang dapat melakukan interaksi percakapan dengan penggunanya. Dengan menggunakan ChatGPT, kamu bisa melakukan percakapan dan hal lainnya dengan basis teks, seperti cara kerja dari sebuah benda, menulis esai, menghitung soal matematika, mendeskripsikan sesuatu, dan sebagainya.

Melalui blog resmi Google, Bard merupakan teknologi AI dengan pemodelan bahasa Google yang dapat memberikan tanggapan segar serta berkualitas tinggi. Model bahasa pada Bard berbentuk mesin pembelajaran yang dapat memberikan prediksi kata dengan menganalisis teks dalam data.

Baca juga: Konsep Artificial Intelligence & Machine Learning

Perbedaan Kedua Tren AI

Seperti yang telah dijelaskan pada bagian pembuka, ChatGPT dan Bard merupakan teknologi AI yang disokong oleh dua perusahaan berbeda. Perbedaan tersebut ternyata menghasilkan sistem yang berbeda pula pada keduanya. 

ChatGPT menggunakan sistem model bahasa Generative Pretrained Transformer 3 atau GPT-3 yang mampu memproduksi teks mirip dengan gaya interaksi manusia. Sedangkan Bard lebih kepada sistem untuk kepentingan dialog menggunakan Language Model for Dialogue Applications (LaMDA).

Jika berbicara mengenai jangkauan informasi, Bard didukung oleh mesin pencari Google yang memiliki jangkauan lebih luas. Bard akan menghasilkan lebih dari teks, seperti gambar, video, dan audio. Meski belum bersifat detail, elemen multimedia ini tentu semakin mendorong  dan menarik penggunanya.

Berbeda dengan Bard. ChatGPT terkadang  menjiplak jawaban dan sering ditemukan salah menjawab soal matematika. Meski begitu, ChatGPT tetap bisa menghasilkan jawaban yang akurat untuk berbagai macam topik.

Baca juga : Ragam Kecerdasan Buatan, Kenali Machine Learning

ChatGPT dan Bard sama-sama menggunakan teknik deep learning dengan tujuan menghasilkan kalimat dan paragraf baru sesuai input yang telah diterima. Tahu kah kamu, teknologi AI merupakan satu dari sekian penerapan ilmu data science!

DQLab sebagai pelatihan Data Science berbahasa Indonesia, siap membantu kamu untuk mempelajari dan mempersiapkan karir di bidang data. Untuk informasi selengkapnya klik tautan berikut https://dqlab.id/live-class

Yuk mulai belajar data, karena data untuk semua!

  • Editor: Nur Shinta Dewi
TAGS
LATEST ARTICLE