LogoDIGINATION LOGO

Serba Data dan Teknologi, Ini Dampak Metaverse Bagi Bisnis

author Oleh DQLab Selasa, 20 Desember 2022 | 16:00 WIB
Share
Share

Metaverse diiming-iming akan menjadi dunia baru bagi berbagai kegiatan sehari-hari. Memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR), penggunaan metaverse memungkinkan kita untuk melakukan interaksi secara virtual. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan dalam dunia metaverse seperti bekerja, berkumpul, mengadakan rapat, bermain, mengikuti konser, berbelanja secara online, hingga melakukan pembelian properti digital.

Pengaplikasian metaverse ini tidak muncul begitu saja, penerapannya membutuhkan data dan teknologi secara optimal untuk mendukung kinerjanya. Data digunakan selama proses penggunaan metaverse, dari mulai pembentukannya hingga pengguna di dalamnya.

Melihat data dan teknologi sebagai kunci utama jalannya metaverse, sebenarnya apa dampak penggunaannya bagi bisnis? Yuk, simak penjelasan yang telah dirangkum oleh DQLab Universitas Multimedia Nusantara berikut

Semua Transaksi Dilakukan Secara Virtual

Berbentuk dunia virtual menyebabkan segala bentuk transaksi di metaverse juga dilakukan secara virtual. Dari mulai berbelanja, melakukan pembelian dan pembayaran, teknologi ini memanfaatkan fungsi seperti blockchain serta kripto.

Kripto dan blockchain memastikan terjadinya transaksi dan perlindungan data yang aman. Pembayaran menggunakan aset kripto mempermudah proses transaksi karena sistemnya yang terdesentralisasi dan cepat. Teknologi NFT (non-fungible token) juga memastikan otentisitas dari setiap aset yang dimiliki oleh para pengguna dunia virtual tersebut, yang dapat ditukarkan dan diperjualbelikan kepada pengguna lainnya.

Baca juga : Pahami Macam-macam Teknologi Pendukung Big Data

Inovasi dan Pengalaman Berbeda

Dijalankan secara virtual membuat bisnis yang menggunakan metaverse harus terus memberi inovasi dan pengalaman yang berbeda bagi penggunanya. Memang bisnis yang menggunakan metaverse sudah memberikan pengalaman baru pada penggunanya karena segala aktivitas yang terjadi dijalankan secara virtual. Meski begitu, perlu adanya inovasi yang berbeda dengan kompetitor untuk membuat bisnis tetap bersinar.

Rentannya Keamanan Data dan Privasi

Memanfaatkan data dan teknologi dalam pertumbuhannya tidak menjamin 100%  keamanan serta privasi pengguna maupun bisnis. Ini adalah salah satu dampak negatif yang bisa diberikan oleh metaverse. Oleh karena itu, bisnis harus mampu membuat sistem keamanan menggunakan data science dan teknologi lainnya untuk menjamin keamanan data dan privasi pengguna maupun bisnis yang dijalankan.

Proses Adaptasi 

Tidak semua orang mengerti cara menggunakan metaverse, termasuk teknologi AR dan VR. Bisnis yang menggunakan metaverse harus berupaya secara maksimal untuk memberikan waktu adaptasi bagi para penggunannya agar terbiasa dengan dunia virtual tersebut. Untuk itu, akan ada waktu yang lebih lama bagi para pengguna bisnis untuk menyesuaikan diri dengan teknologi tersebut, meski di era sekarang segala hal sudah bersifat serba teknologi.

Baca juga : Konsep Artificial Intelligence & Machine Learning

Kemunculan metaverse memberikan dampak positif maupun negatif bagi bisnis, dampak lain yang bisa diberikan adalah terbukanya peluang kerja berbagai bidang di metaverse. DQLab merupakan pelatihan Data Science berbahasa Indonesia yang siap membantu kamu untuk memahami seputar AI dan data science serta mempersiapkan karir di bidang data. Untuk informasi selengkapnya klik tautan berikut https://dqlab.id/live-class

Yuk mulai belajar data, karena data untuk semua!

  • Editor: Nur Shinta Dewi
TAGS
LATEST ARTICLE