LogoDIGINATION LOGO

Big Data vs Machine Learning, Mana yang Tepat untuk Bisnismu?

author Oleh DQLab Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:29 WIB
Share
Share

 

Big Data, Machine Learning, Data Science menjadi buzzword di era digital ini, karena ilmu-ilmu tersebut memiliki kekuatan yang bisa memberikan berbagai manfaat dalam berbagai sektor industri.

Tujuan utama dalam kegiatan bisnis tidak hanya mendapatkan pelanggan dan menjadi loyal namun juga dapat meningkatkan pendapatan pada bisnis tersebut sehingga membutuhkan kecerdasan tingkat tinggi untuk mendapatkan sebuah wawasan yang membantu mengambil keputusan lebih strategis.

Saat ini, data sering dikatakan sebagai “data is the new oil” karena kekuatannya dapat mengubah dunia melalui analitik dan pemodelan prediksi yang tepat, efisien dan akurat. Namun, pada kedua ilmu tersebut manakah yang lebih tepat untuk bisnismu? Big Data atau Machine Learning?

Pada artikel DQLab kali ini akan membantu kamu untuk mengetahui lebih dekat antara Big Data atau Machine Learning dan kedua ilmunya dalam bisnis di era digital. Penasaran? Yuk, langsung saja simak artikel berikut!

Apa itu Big Data?

Sebelum kamu mengenal lebih dekat dengan Big Data ada baiknya untuk mengetahui apa itu Data sebagai dasar pemahaman agar kamu tidak bingung atau tertukar. Sederhananya data merupakan sebuah simbol atau karakter yang dioperasikan menggunakan sistem komputer, data dapat disimpan dan ditransmisikan ke dalam bentuk sinyal dan direkam pada media perekam mekanis.

Sedangkan Big Data, merupakan kumpulan data yang sangat besar volumenya dan akan meningkat atau tumbuh secara eksponensial dari waktu ke waktu. Sehingga, Big Data sendiri merupakan data yang kompleksitasnya tinggi dan besar maka dari itu dibutuhkan seorang praktisi Data yang ahli dan terampil menggunakan tools untuk memanajemen Big Data tersebut menjadi data yang lebih efisien, mudah dipahami serta mudah diakses jika dibutuhkan.

Baca juga : Kenali Perbedaan Data Scientist, Data Analyst dan Data Engineer

Apa itu Machine Learning?

Dalam kegiatan bisnis dengan menggunakan Big Data, membutuhkan beberapa tools serta metode yang membantu untuk mendapatkan sebuah data yang berwawasan. Machine Learning menjadi sebuah metode analisis data yang mengotomatiskan pembuatan model analitik.

Machine Learning merupakan sebuah cabang Artificial Intelligence atau AI yang dimana sistem pembelajarannya berdasarkan dari data, mengidentifikasi pola serta membantu membuat sebuah keputusan untuk mendukung kegiatan bisnis yang telah dirancang oleh manusia.

Prosesnya dimulai dari melakukan observasi pada data seperti melihat dari pengalaman secara langsung agar mendapatkan sebuah pola yang dapat diidentifikasi dan bisa membuat sebuah prediksi untuk masa depan. Tujuan utama dari Machine Learning yaitu memungkinkan computer science dapat bekerja secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan menyesuaikan tindakan yang sesuai.

Perbedaan Big Data dan Machine Learning

Setelah kamu mengetahui pengertian secara sederhana pada Big Data dan Machine Learning, adapun perbedaan pada kedua ilmu tersebut, berikut beberapa diantaranya:

  • Big Data akan melakukan ekstraksi dan menganalisis untuk mendapatkan sebuah informasi yang berwawasan dari volume data yang besar dan juga mencari pola untuk membantu pengambilan keputusan bagi perusahaan. Jenis data yang didapatkan ada data terstruktur, data semi-terstruktur, dan tidak terstruktur. Sedangkan Machine Learning menggunakan data input dan algoritma untuk memperkirakan hasil masa depan yang tidak diketahui. Singkatnya Machine Learning bertindak seperti manusia dengan membuat sebuah prediksi namun menggunakan algoritma dan data yang dimiliki.

 

  • Big Data pada kegiatannya masih menggunakan manusia karena volume data multidimensi yang besar, sedangkan Machine Learning menggunakan algoritma yang tidak memerlukan campur tangan manusia dalam pengerjaannya.

 

  • Pada lingkup kegunaannya Machine Learning untuk meningkatkan kualitas dalam memprediksi dan analisa lebih cepat, hal ini nantinya akan berpengaruh pada pembuatan keputusan. Selain itu Machine Learning dapat digunakan sebagai virtual assistant sedangkan Big Data lingkup kegunaannya untuk mengoptimalkan kumpulan data menjadi lebih terstruktur agar mudah untuk dianalisis dan sangat membantu dalam kegiatan seperti market analysis, stock analysis, dan lainnya.

Menggunakan Big Data dan Machine Learning dalam Bisnis

Secara kebutuhannya, keduanya tidak dapat dikompetisikan sebab keduanya menjadi pemenuh kebutuhan satu sama lain secara eksklusif. Ketika menggabungkan Big Data dan Machine Learning akan memberikan peluang dan kesempatan untuk mencapai beberapa hasil yang luar biasa.

Dari Big Data akan mendapatkan sebuah analisis yang kuat dibantu dengan Machine Learning dengan algoritma maka akan semakin tepat dan akurat dalam melakukan sebuah prediksi.

Salah satu manfaat yang didapatkan seperti personalisasi pelanggan. Dari Big Data akan mendapatkan semua informasi data pelanggan seperti ‘kegiatan saat berbelanja di situs web’ hingga ‘metode pembayaran pelanggan’, dengan bantuan Machine Learning akan memberikan beberapa prediksi baik produk atau layanan hingga pilihan untuk membayar dalam situs tersebut. Dengan hal ini, pelanggan akan merasa teratasi masalah atau dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan mudah.

Baca juga : Belajar Data Science Secara Otodidak? Berikut langkah-langkahnya!

Yuk, Mulai Aplikasikan Ilmunya di Era Digital!

Mengingat setiap hari Data akan bertambah dan juga perkembangan teknologi yang mendukung, membuat banyak perusahaan dalam kegiatan bisnis telah mengaplikasikan Big Data dan Machine Learning karena hal ini sangat membantu dalam memberikan preferensi pada produk maupun layanan sekalipun.

Adapun ilmu dalam Data Science lainnya yang bisa kamu terapkan dan aplikasikan dalam real case bisnis kamu, jika kamu ingin mencoba pembelajaran Data Science kamu bisa bergabung bersama DQLab. Pembelajaran yang terstruktur akan sangat terlihat seberapa besar pengaruh pada ilmu yang kamu dapatkan dan cara mengaplikasikannya! Yuk, memulai belajar Data Science sebagai langkah awal untuk siap dan lebih unggul di era digital!

  • Editor: Nur Shinta Dewi
TAGS
LATEST ARTICLE

Begini Fakta Generasi Sandwich

Generasi sandwich masih berhak happy meski terhimpit dua tanggungan ekonomi sekaligus, apa rahasianya?

Selasa, 18 Januari 2022 | 22:13 WIB

Industri Gaming di Dunia Metaverse 

Jika gaming Indonesia berhasil sukses di dunia Internet, apakah metaverse juga membawa pengalaman yang sama bahkan bisa lebih berpotensi?

Selasa, 4 Januari 2022 | 17:52 WIB