LogoDIGINATION LOGO

Nama Domain Situsmu Sudah Oke?

Oleh Ana Fauziyah Rabu, 27 Februari 2019 | 16:15 WIB
Share
Tips membuat nama blog. (Foto: Pexels)
Share

Bagi yang sedang merintis bisnis online atau ingin menjadi blogger profesional, memiliki situs sendiri merupakan hal yang sangat penting. Sebuah situs bagaikan rumah di mana kamu bisa menerima tamu dan melayani mereka.

Hal pertama yang dilakukan untuk membangun sebuah situs adalah membeli nama domain. Apaan, tuh? Dikutip dari Wikipedia, nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk melengkapi nama server komputer seperti server web atau server e-mail di jaringan komputer atau internet.

Nama domain ini dijalankan untuk memudahkan pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server. Selain itu juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai alamat IP. Nama domain misalnya Digination.id, Wikipedia.com, dan lainnya.

Namun buat yang baru pertama kali membeli domain, mungkin bingung cara memilih nama yang tepat. Memilih nama domain sama halnya dengan memilih nama untuk bisnis. Perlu banyak pertimbangan dan pemikiran karena hal ini akan menjadi identitasmu di dunia maya.

Lalu, bagaimana cara memilih nama domain yang pas? Berikut tips untuk memudahkanmu...

Baca juga: 5 Hal yang Patut Diketahui Sebelum Memberi Nama Startupmu

Panduan memilih nama startup. (Foto: Pexels)
Gunakan nama yang unik

Seperti yang telah disebutkan di atas, nama domain adalah identitasmu di dunia maya. So, nama yang dipilih harus unik sehingga mudah diingat, dicari, diketik, dan disebarkan oleh pengunjung situsmu.

Memilih nama yang unik, gampang-gampang susah. Buatlah nama baru yang mudah diingat dengan  menggunakan kata-kata yang sudah ada tapi jarang digunakan. Kamu bisa mencari kata unik menggunakan kamus thesaurus atau gunakan generator nama domain yang sudah banyak di internet.

Gunakan nama yang pendek

Karena nama domain harus mudah diingat oleh pelanggan, maka pilihlah yang pendek. Jika nama domain terlalu panjang dan ribet, kemungkinan pelanggan akan kesulitan mengingat, bahkan mungkin bisa salah mengetik alamatnya. Nama domain sebaiknya tidak lebih 17 karakter dan tidak lebih dari 5 suku kata.

Hindari menggunakan karakter

Disarankan untuk tidak menggunakan karakter pada domain. Misalnya penambahan angka, tanda penghubung atau hyphen (-), atau karakter-karakter yang tidak perlu lainnya. Penggunaan karakter bisa membuat domain terlihat lebih ribet dan susah dilafalkan.

Baca juga: Bingung Menciptakan Nama Usaha?Ikuti Kaidah Berikut!

Ilustrasi Website (shutterstock)
Gunakan extension yang sesuai

Extension domain merupakan akhiran yang mengikuti nama domain, misalnya .com, .id, .net atau yang lainnya. Extension yang paling populer dan familiar adalah .com, meskipun saat ini sudah banyak tersedia extension yang lebih spesifik sesuai tema atau bidang bisnismu. Extension yang bisa kamu pilih:

  • .ac biasanya digunakan untuk website pendidikan
  • .co biasanya digunakan untuk website perusahaan dan komersial
  • .info biasanya digunakan untuk website yang berisi informasi
  • .org biasanya digunakan untuk website organisasi
  • .me biasanya digunakan untuk website pribadi, blog, atau resume

Cek ketersediaan nama domain

Selanjutnya yang paling penting adalah memastikan bahwa nama domain yang kamu pilih belum digunakan oleh perusahaan lain. Lakukan pengecekan dan research sebelum memilih. Jika menggunakan nama domain yang telah digunakan, kamu bisa terkena masalah hukum dan hak cipta.

Pastikan juga apakah nama tersebut masih tersedia di semua situs media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan Youtube. Disarankan nama domain harus sama dengan nama media sosial untuk membangun branding dan memudahkan pengunjung.

Nama domainmu apa?

Baca juga: Jangan Sampai Bisnismu Gagal Hanya Karena Nama

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Wikipedia Indonesia, disarikan dari berbagai sumber
TAGS
RECOMMENDATION

3 Tips Ubah Masalah Pelanggan Jadi Sukses

Menggunakan poin permasalahan yang dimiliki oleh pelanggan bisa menjadi sebuah kesuksesan bisnis, namun kita harus menyentuh bagian terdalam dari konsumen, yang sebagian besar adalah kebutuhan khusus

Selasa, 24 April 2018 | 16:37 WIB

3 Langkah Terbaik Ubah Stress Jadi Sukses

Hampir semua orang pernah mengalami stres. Namun tak banyak orang yang tahu bahwa stres bisa menjadi motivasi untuk lebih produktif.

Minggu, 20 Januari 2019 | 13:05 WIB
LATEST ARTICLE

Jurus Google Agar Karyawan Capai Target

OKR atau Objective and Key Results adalah metode pengukuran manajemen kerja yang diterapkan oleh Google. Dan membuatnya sukses seperti sekarang ini.

Jumat, 17 Mei 2019 | 10:36 WIB

Cegah Karyawan "Hangus" dengan Metode Ini

Burnout adalah masalah serius dan bisa berakibat buruk bagi karyawan, organisasi dan bisnis. Namun semuanya bisa dikenali, dicegah dan dikelola dengan 4 langkah sederhana ini.

Senin, 6 Mei 2019 | 10:04 WIB

Jangan Salah Langkah Jualan Online

Di era serba digital ini, para entrepreneur dimudahkan dalam memasarkan produknya dengan digital marketing. Tapi, jangan salah langkah ya.

Jumat, 3 Mei 2019 | 10:16 WIB

Rawat Dirimu Agar Bisnis Makin Sukses

Memulai bisnis memang butuh kerja keras dan perjuangan ekstra, namun merawat diri sendiri atau self care adalah hal yang tidak bisa ditinggalkan.

Jumat, 26 April 2019 | 15:52 WIB

Belum Dapat Investor? Coba Crowdfunding Aja!

Sulit cari modal? Coba gunakan crowdfunding. Dengan langkah-langkah ini kamu bisa cepat mendapatkan pendanaan tanpa harus menunggu angel investor datang

Kamis, 28 Maret 2019 | 12:00 WIB

Serba-serbi Pendanaan Startup!

Mencari tahu pilihan pendanaan apa yang paling masuk akal bagi setiap orang terlihat cukup rumit karena kebutuhan setiap startup berbeda.

Jumat, 22 Maret 2019 | 08:05 WIB

Sedang Mencari Funding? Hindari 3 Kesalahan Ini

Memiliki ide brilian, langkah selanjutnya adalah mencari pendanaan. Sebelum bertemu investor, pelajari tiga kesalahan umum ini. Jangan sampai kamu melakukannya

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:10 WIB