3 Tips Bekerja Maksimal di Coworking Space
Zaman berubah, kebiasaan baru pun terbentuk
Senin, 21 Agustus 2017 | 04:03 WIB
Banyak hal yang dapat mempengaruhi performa dan produktivitas karyawan. Selain karena kemampuan karyawan itu sendiri, ada faktor eksternal yang dapat mengganggu kualitas pekerjaan. Salah satunya adalah atasan atau bos.
Seorang atasan seharusnya bisa menjadi contoh dan teladan bagi para karyawannya. Tapi bagaimana jika atasanmu justru selalu bersikap semaunya dan mempermasalahkan hal-hal yang tidak penting? Bisa jadi kamu memiliki bos "beracun" atau toxic boss. Studi tahun 2018 dari Life Meets Work menemukan 56% karyawan Amerika mengklaim mereka memiliki toxic boss.
Eits, jangan buru-buru resign. Agar karir tetap lancar, berikut cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk berdamai dengan keadaan ini.
#1. Analisa situasi
Jika atasan berperilaku kurang menyenangkan, bertindak semaunya atau bahkan bersikap kasar, coba cari tahu alasannya dengan komunikasi. Memang, kemungkinan besar bos akan sulit untuk terbuka dan mendengar karyawannya. Tapi mencoba terbuka tentang hal ini akan berpengaruh besar pada produktivitasmu. Pikirkan tentang timing, dan coba memulai obrolan ketika bosmu dalam suasana tenang. Pastikan juga untuk berlatih dan mengantisipasi reaksi yang tidak diinginkan.
Baca juga: Ayo Ciptakan Lingkungan Kerja yang Inklusif Bagi Difabel!
Bekerja untuk seseorang yang tidak menyenangkan tentu sangat menguras energi. Perlu orang-orang yang selalu mendukung dan mengingatkan bahwa dirimu berharga. Memiliki lingkaran orang-orang yang positif akan membuatmu kuat dalam menghadapi segala situasi.
#3. Jaga pola pikir positif
Ikuti kegiatan yang dapat menjaga pikiran tetap positif di tengah-tengah atmosfir negatif karena hal tersebut dapat memengaruhi emosimu. Pelajari cara untuk membuang pikiran-pikiran negatif ini jauh-jauh. Selalu fokus pada apa yang kamu raih dan selalu bersyukur menjadi kunci agar bisa bangkit ketika menerima serangan emosional.
#4. Ambil cuti
Menjaga kesehatan fisik dan mental sangat penting. Jika perlu, ambil cuti dan temukan aktivitas di luar pekerjaan yang dapat membantumu mengurangi stres. Yoga dan meditasi bisa menjadi pilihan kegiatan untuk merileksasi pikiran. Berlatih untuk berbicara pada diri sendiri dan meningkatkan kepercayaan diri perlu dilakukan. Ingat, kamu tidak memiliki kuasa mengontrol bagaimana atasanmu berperilaku, tetapi kamu bisa mengontrol caramu merespon perilakunya.
Baca juga: Mau Kerja Sambil Liburan? Kunjungi 7 Lokasi Ini
Jika masalah ini tidak bisa dihadapi sendiri, kamu bisa mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan HR. Ceritakan semua tentang masalah yang kamu hadapi dengan atasan dan upaya apa yang sudah kamu lakukan untuk memperbaiki situasi. Mereka mungkin dapat memberikan solusi yang lebih baik.
#6. Take care of yourself
Situasi yang menekan emosional secara terus-menerus akan berpengaruh buruk secara fisik dan mental. Jangan memaksakan dirimu dalam kondisi ini. Bersiaplah untuk meninggalkan perusahaan dan mencari pengalaman yang baru. Resign menjadi solusi terbaik jika memang usaha-usaha tadi tidak memberikan hasil. Setiap hari hanya khawatir, stres dan frustasi dengan perilaku bos, inilah saatnya untuk pergi.
Pernah mengalaminya?
Baca juga: Ini, Lho, Tren Tempat Kerja Digital Modern!
Zaman berubah, kebiasaan baru pun terbentuk
Senin, 21 Agustus 2017 | 04:03 WIB
Kebiasaan suka menunda-nunda pekerjaa ini terkesan sepele namun jika terus-menerus dibiarkan akan berdampak besar. Kebiasaan jelek ini bisa mengganggu karier dan kepercayaan dirimu.
Senin, 19 November 2018 | 14:00 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB