LogoDIGINATION LOGO

3 Jenis Pertanyaan Cari Karyawan Ala Google

author Oleh Sukindar Senin, 28 Mei 2018 | 10:13 WIB
Share
Seperti yang pernah dijelaskan

Seperti yang pernah dijelaskan sebelumnya, keberhasilan sebuah startup atau bisnis tergantung pada individu yang masuk ke dalam tim.

Hal ini ditegaskan oleh Google, karenanya perusahaan raksasa teknologi ini sangat menekankan pada proses wawancara saat mencari karyawan.

Bahkan mantan CEO Google Eric Schmidt dan Adviser Alphabet Jonathan Rosenberg menyebutkan dalam bukunya, wawancara adalah proses mempelajari seseorang dan lebih penting dari sekedar resume.

Dalam buku berjudul “How Google Work” tersebut, kedua penulis juga menyebutkan, terdapat tiga jenis pertanyaan yang biasa digunakan oleh Google dalam menjaring karyawannya.

Pertanyaan Tantangan

Salah satu jenis pertanyaan yang digunakan oleh Google dalam melakukan wawancara adalah pertanyaan yang menantang pelamarnya.

Bukan untuk menciptakan situasi yang tidak nyaman karena wawancara tidak boleh dilakukan secara menegangkan, tetapi untuk mendorong pelamarnya.

Pertanyaan jenis ini bisa digunakan untuk memahami proses pemikiran dari pelamar. Selain itu, bisa digunakan untuk mengetahui batas kemampuan dari pelamar.

Biasanya, pertanyaan ini akan disusul dengan pertanyaan lain untuk menguji kembali jawaban pelamar dan melihat cara mempertahankan posisinya.

Beberapa pertanyaan yang bisa digunakan misalnya, "Apa poin terendah dalam proyek ini?" atau "Mengapa ini berhasil?".

Baca Juga:
9 Penyebab Umum Kegagalan Startup

Pertanyaan Wawasan

Daripada hanya mendengarkan uraian daftar pengalaman dari resume, Google lebih memilih membingkai pelamar dengan pertanyaan tentang wawasan yang diperoleh pelamar saat berada di pekerjaan sebelumnya.

Pertanyaan ini digunakan untuk memaksa pelamar berpikir dari perspektif yang unik di luar jawaban yang dipersiapkannya.

Pertanyaan jenis ini dapat digunakan memahami pelamar secara mendalam, dan secara spesifik bisa digunakan untuk mengukur kemampuan pelamar dalam mendengarkan dan memahami pertanyaan.

Dua pertanyaan favorit Google di antaranya adalah “Bagaimana Anda membayar biaya kuliah?” atau “Apa yang bisa dipelajari dari Anda di luar daftar riwayat di dalam resume?”.

Skenario

Pertanyaan jenis skenario juga menjadi pertanyaan yang sering ditanyakan Google dalam mencari karyawannya, terutama untuk posisi senior, untuk mengukur kemampuan manajemen dan cara mempercayai orang lain.

Pertanyaan seperti ini dapat digunakan untuk mengetahui apakah pelamar akan tipe orang yang mengerjakan tugas sendiri agar tugas selesai dengan sempurna, orang yang mampu mendelegasikan tugasnya, atau orang yang bergantung dengan orang lain.

Salah satu contoh pertanyaan jenis ini adalah “Ketika Anda berada dalam krisis, atau perlu membuat keputusan penting, bagaimana Anda melakukannya?".

  • Editor: Wicak Hidayat
  • Sumber: CNBC
TAGS
LATEST ARTICLE

Ekonomi Digital Indonesia, Dari Market Place ke Services

Berdasarkan kajian Google, Temasek dan Bain & Company, Indonesia punya potensi ekonomi digital yang paling tinggi dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Bagaimana agar potensi tersebut dapat diraih?

Senin, 17 Februari 2020 | 17:24 WIB

Penerapan Artificial Intelligence di Tokopedia

Artificial Intelligence menjadi salah satu hal yang akan terus menjadi tren pada tahun ini. Bagaimana penerapan AI pada salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, Tokopedia?

Kamis, 6 Februari 2020 | 14:47 WIB

Digitalisasi UKM

99,2% pelaku usaha berskala UKM, membangun perekonomian berarti memberikan dukungan bagi UKM; yang salah satunya dengan Digitalisasi UKM

Jumat, 31 Januari 2020 | 14:31 WIB

Trend Teknologi 2020

Kemana arah perkembangan teknologi? Inilah trend teknologi yang akan berkembang pesat pada 2020

Selasa, 28 Januari 2020 | 13:05 WIB

Mau Mulai Bisnis? Keluarlah dari Zona Nyaman!

Zona nyaman memang membuat kita sulit beranjak. Tetapi, untuk memulai bisnis kita harus keluar dari zona nyaman tersebut. Yuk, simak cerita CEO dan Co-Founder Logisly tentang bagaimana ia keluar dari zona nyaman dan memulai bisnisnya.

Senin, 19 Agustus 2019 | 14:28 WIB